WNA masuk di masa PPKM Darurat, Wakil Ketua MPR: Pemerintah harus terbuka atas masukan masyarakat

Kamis, 08 Juli 2021 21:18

-syarief-hasan

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyayangkan sikap Pemerintah mengenai masuknya WNA ke Indonesia di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat).

Pasalnya, jumlah kasus positif maupun meninggal dunia terus meningkat dari hari ke hari dikarenakan merebaknya varian baru Dhelta Covid-19 yang disinyalir berasal dari luar negeri.

Syarief Hasan menilai, sikap yang menganggap masuknya WNA sebagai kejadian yang biasa saja menunjukkan kurangnya sensivitas Pemerintah terhadap kondisi masyarakat.

"Pemerintah melarang berbagai aktivitas masyarakat dengan alasan Covid-19 namun membuka keran masuknya WNA dengan alasan kebijakan reciprocal menunjukkan kurangnya sensivitas dan tidak bisa membedakan keadaan normal atau daturat ditengah-tengah masyarakat kecil yang sedang kesulitan ekonomi karena pembatasan ketat.", ungkap Syarief Hasan.

Apalagi, menurut Syarief Hasan, berbagai kajian juga menunjukkan bahwa varian Deltha yang kini melanda Indonesia itu berasal dari luar negeri.

"Kalau kita sudah mengakui bahwa Pandemi Covid-19 hingga varian Delta berawal dari luar negeri, maka seharusnya kita melakukan pelarangan terhadap masuknya WNA ke Indonesia. Apalagi, Pemerintah sedang memberlakukan PPKM Darurat yang menunjukkan kedaruratan penanganan Pandemi.", ungkap Syarief lagi.

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan menyayangkan sikap Pemerintah mengenai masuknya WNA ke Indonesia di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM Darurat).

Pasalnya, jumlah kasus positif maupun meninggal dunia terus meningkat dari hari ke hari dikarenakan merebaknya varian baru Dhelta Covid-19 yang disinyalir berasal dari luar negeri.

Syarief Hasan menilai, sikap yang menganggap masuknya WNA sebagai kejadian yang biasa saja menunjukkan kurangnya sensivitas Pemerintah terhadap kondisi masyarakat.

"Pemerintah melarang berbagai aktivitas masyarakat dengan alasan Covid-19 namun membuka keran masuknya WNA dengan alasan kebijakan reciprocal menunjukkan kurangnya sensivitas dan tidak bisa membedakan keadaan normal atau daturat ditengah-tengah masyarakat kecil yang sedang kesulitan ekonomi karena pembatasan ketat.", ungkap Syarief Hasan.

Apalagi, menurut Syarief Hasan, berbagai kajian juga menunjukkan bahwa varian Deltha yang kini melanda Indonesia itu berasal dari luar negeri.

"Kalau kita sudah mengakui bahwa Pandemi Covid-19 hingga varian Delta berawal dari luar negeri, maka seharusnya kita melakukan pelarangan terhadap masuknya WNA ke Indonesia. Apalagi, Pemerintah sedang memberlakukan PPKM Darurat yang menunjukkan kedaruratan penanganan Pandemi.", ungkap Syarief lagi.




Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •