Wakil Ketua MPR : Tenaga Kesehatan Adalah Garda Terdepan Lawan Covid-19

Jumat, 12 Februari 2021 15:48

syarief (3)

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan mendesak Pemerintah agar segera mempercepat realisasi insentif kepada tenaga kesehatan yang menangani langsung pasien Covid-19. Menurutnya, selama hampir setahun virus ini mewabah di Indonesia, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien.

Syarief Hasan menilai, insentif tenaga kesehatan harus segera direalisasikan sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih dari Pemerintah kepada garda terdepan.

Insentif tersebut tidak akan mampu membalas jasa, pengorbanan, dan risiko mereka, namun dapat menjadi bentuk apresiasi Pemerintah atas kinerja mereka.”, ungkapnya.

Padahal sejak tahun 2020, melalui PERPPU No. 1 Tahun 2020, Pemerintah melakukan penambahan belanja dan pembiayaan APBN besar-besaran untuk penanganan Pandemi Covid-19, termasuk di dalamnya insentif untuk tenaga kesehatan. Namun, hingga awal tahun 2021, insentif tersebut tidak kunjung cair.

Syarief Hasan menilai, insentif terhadap tenaga kesehatan pernah dijanjikan oleh Presiden RI harus segera direalisasikan.

“Pemerintah harus segera merealisasikannya agar kepercayaan dari tenaga kesehatan tetap terjaga. Sebab, berbahaya ketika tenaga kesehatan tidak percaya dengan pemerintah dikarenakan janji Pemerintah yang tidak kunjung ditepati.”, ungkap Syarief.

Hal tersebut terlihat pada aksi demonstrasi tenaga kesehatan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah di beberapa rumah sakit di daerah, salah satunya di RSUD Pirngadi Medan pada Rabu, (10/2/2021). Mereka melakukan aksi mengelilingi rumah sakit sebagai bentuk protes dan kekecewaan terhadap perhatian Pemerintah.

Ia juga mendorong Pemerintah Pusat untuk segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah terkait verifikasi data tenaga kesehatan.

“Seharusnya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan dapat berkoordinasi langsung dengan Dinas Kesehatan di daerah-daerah untuk segera menyelesaikan persoalan ini.”, ungkapnya.

Ia juga mendorong tahapan pencairan insentif bagi tenaga kesehatan dipermudah. Memang, dari rilis setkab.go.id disebutkan bahwa ada lima tahapan dalam pencairan insentif bagi tenaga medis.

“Terlalu panjangnya rantai birokrasi membuat pengimplementasian kebijakan insentif bagi tenaga kesehatan terhambat. Sementara, tenaga kesehatan sangat membutuhkan dana tersebut untuk menghidupi keluarganya.”, tutup Syarief Hasan.

Berita Lainnya

Nasional

Warga Kota Cirebon Butuh Mobil Ambulance, Bisa Datang ke MHK Foundation

Nasional

Nakes Keluhkan Pencairan Insentif, Anggota Komisi IX: Pemerintah Harus Segera Cairkan

Nasional

Demokrat: Doa SBY Sebagai Pesan ke Pemerintah Lebih Ekstra Selamatkan Nyawa Rakyat

Nasional

Politikus Demokrat: Masyarakat Mulai Ragu Komitmen KPK Berantas Korupsi

Nasional

Kunjungan Anggota DPR RI Komisi 6 Dr Ir E Herman Khaeron M.Si Di Desa Prajawinangun Wetan Kaliwedi Cirebon

Nasional

Anwar Hafid; Jangan Lagi Ada Air Mata untuk Tenaga Kesehatan Kita

Nasional

RI Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Legislator : Perlu Konsistensi Penanganan Pandemi

Nasional

Muncul Tagar Tenggelamkan Demokrat, William Wandik: Dukungan Rakyat Ke Demokrat Terus Menguat

Berita: Nasional - Warga Kota Cirebon Butuh Mobil Ambulance, Bisa Datang ke MHK Foundation •  Nasional - Nakes Keluhkan Pencairan Insentif, Anggota Komisi IX: Pemerintah Harus Segera Cairkan •  Nasional - Demokrat: Doa SBY Sebagai Pesan ke Pemerintah Lebih Ekstra Selamatkan Nyawa Rakyat •  Nasional - Politikus Demokrat: Masyarakat Mulai Ragu Komitmen KPK Berantas Korupsi •  Nasional - Kunjungan Anggota DPR RI Komisi 6 Dr Ir E Herman Khaeron M.Si Di Desa Prajawinangun Wetan Kaliwedi Cirebon •  Nasional - Anwar Hafid; Jangan Lagi Ada Air Mata untuk Tenaga Kesehatan Kita •  Nasional - RI Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Legislator : Perlu Konsistensi Penanganan Pandemi •  Nasional - Muncul Tagar Tenggelamkan Demokrat, William Wandik: Dukungan Rakyat Ke Demokrat Terus Menguat •