Terima Audiensi Buruh, Ibas: FPD akan All-Out Perjuangkan Hak Para Buruh

Rabu, 02 September 2020 21:02

P - serikat buruh

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono menegaskan komitmen fraksinya untuk memperjuangkan hak-hak buruh dalam pembahasan RUU Ciptaker. Hal ini disampaikan ketika menerima aliansi organisasi buruh di Gedung Nusantara 1, Lt.9, Senayan, Jakarta (2/9/2020).

Dalam pertemuan ini, hadir perwakilan 16 serikat buruh seperti Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPKEP SPSI), Federasi Serikat Pekerja Logam, Elektronik, dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPLEM SPSI), Federasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPI), dan Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (FSPKEP – KSPI). Ibas, sapaan Ketua FPD, didampingi antara lain oleh Sekretaris FPD, Marwan Cik Asan, anggota FPD  Bambang Purwanto, Hinca IP Panjaitan, dan Zulfikar Achmad.

‘’Kita akan bersuara memperjuangkan hak-hak buruh atau pekerja. Karena upaya memperbaiki kesejahteraan buruh juga sudah dimulai di era Pak SBY. Tapi DPR RI ini berisi 9 partai, tidak hanya cukup suara Demokrat, sehingga kami juga membutuhkan suara bapak-bapak sekalian. Semangatnya sama, ada yang tidak beres dalam Omnibus Law,’’ kata Ibas.

Dalam kesempatan ini, Koordinator Aliansi Gerakan Kesejahteraan Nasional (Gekanas),  R. Abdullah,  menyatakan bahwa aliansianya terdiri dari 17 federasi buruh nasional, termasuk di dalamnya peneliti, akademisi dan LSM.

‘’Kami sudah Klaster Ketenagakerjaan dan Ketenagalistrikan yang akan kami serahkan sebagai alasan penolakan kami terkait Klaster Ketenagakerjaan. Jadi, kami menolak dengan alasan yang cukup,’’ kata Abdullah.

Menurut Abdullah, alasan penolakan itu antara lain karena dari hasil kajian pihaknya, ada indikasi bertentangan Pancasila dan UUD 1945 terkait ketenagakerjaan dan kelistrikan. Jika RUU Ciptaker disahkan, akan terjadi gradasi dari UU sebelumnya, aspek perlindungan, upah, jaminan sosial. Ada gradasi dari UU sebelumnya.

‘’Omnibuslaw ini adalah UU Investasi dan perburuhan yang dijadikan satu. Dengan adanya gradasi ini, ada kerendahan martabat di mata pemilik usaha, karena kita memiliki keunggulan kompetitif, ini mengorbankan hak,’’ papar Abdullah.

Pendeknya, Aliansi Gekanas menolaj Klaster Ketenagakerjaan diundangkan. ‘’High call-nya mengeluarkan klaster. Moderate call-nya mendorong adanya UU Ketenagakerjaan yang memberikan perlindungan jadi safety net. Low call-nya, silakan membuat UU baru yang menyongsong perubahan tapi di luar omnibus law,’’ papar Abdullah lagi.

Menanggapi hal ini, Ibas menyatakan keinginan FPD untuk memperjuangkan aspirasi kalangan buruh. Tapi tentu, dalam proses ini semangat FPD dan aliansi feredasi buruh harus sama.

‘”Suara kita di DPR ini kecil. Tapi kita akan berjuang dengan dukungan  aliansi federasi. Semangat kita harus sama,’’ papar Ibas. ‘’Intinya tidak boleh ada pasal titipan atau pasal siluman, kalau ada salah ketik ya silakan dperbaiki,’’ tambahnya.

Ibas juga menyarakan bahwa FPD menginginkan pertumbuhan di Indonesia berjalan dengan baik, tapi juga harus berkeadilan.  ‘’Kita pro growth  yang tidak hanya pertumbuhan angka saja, tapi pertumbuhan yang berkeadilan dalam peningkatan kesejahteraan termasuk upah minimum. Nanti silakan didiskusikan lebih lanjut. Industri tumbuh, negara tumbuh.  Kita ingin ada pro jobs, kita tidak pro pengangguran, ada industri 4.0. Atau kita menghadapi smart society. Kalau tidak cocok terusterusan tidak akan ketemu,’’ katanya. (***)

 

Berita Lainya

Nasional

‘Perwira Milenial’ Indramayu Bulatkan Tekad dorong UMKM Naik Kelas

Nasional

Sekolah Tatap Muka Harus Didukung Petunjuk Teknis

Nasional

Pulihnya Pariwisata Nasional Tergantung Kecepatan Penyelesaian Pandemi Covid-19

Nasional

Jokowi Ungkap Kasus Corona Memburuk, Ini Catatan Kritis PD

Nasional

Jelang Libur Akhir Tahun, Demokrat Minta Kesiapan Dilakukan Secara Adaptif dan Responsif

Nasional

Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir

Nasional

Anggota DPR RI Achmad Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Warga Korban Banjir di Rohul

Nasional

Keputusan Libur Akhir Tahun, DPR Harap Pemerintah Utamakan Keselamatan Rakyat

Berita: Nasional - ‘Perwira Milenial’ Indramayu Bulatkan Tekad dorong UMKM Naik Kelas •  Nasional - Sekolah Tatap Muka Harus Didukung Petunjuk Teknis •  Nasional - Pulihnya Pariwisata Nasional Tergantung Kecepatan Penyelesaian Pandemi Covid-19 •  Nasional - Jokowi Ungkap Kasus Corona Memburuk, Ini Catatan Kritis PD •  Nasional - Jelang Libur Akhir Tahun, Demokrat Minta Kesiapan Dilakukan Secara Adaptif dan Responsif •  Nasional - Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir •  Nasional - Anggota DPR RI Achmad Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Warga Korban Banjir di Rohul •  Nasional - Keputusan Libur Akhir Tahun, DPR Harap Pemerintah Utamakan Keselamatan Rakyat •