Tenaga Kesehatan Menjerit dan Jiwa Masyarakat Terancam, Politisi Demokrat: Pusat Jangan Main-main, Segera Drop Anggaran untuk Kebutuhan Daerah Hadapi Covid-19

Kamis, 22 Juli 2021 16:21

Achmad-dpr-go-id

Pemerintah Pusat diingatkan untuk tidak main-main dan segera mengirim dana penanganan Covid 19 ke daerah-daerah. Pasalnya, tenaga kesehatan di daerah ternyata bahkan sudah terlambat menerima insentif mereka.

Demikian diungkapkan Anggota DPR RI, Achmad kepada urbannews.id, Senin (19/7/2021) pagi saat reses di Pekanbaru, Riau.

“Saya barusan cek ya, itu di Rokan Hulu, tenaga kesehatan sudah terlambat menerima insentif. Beberapa rumah sakit juga sudah mulai kewalahan. Ini bagaimana? Pemerintah pusat jangan main-main lah. Kondisi sekarang sudah sangat genting. Tenaga kesehatan ini garda terdepan penanganan wabah Covid 19 ini. Jangan dong ditelantarkan begitu,” ungkap Politisi Partai Demokrat itu dengan nada geram.

Achmad meminta Pemerintah Pusat segera mendrop anggaran penanganan Covid 19 ke daerah sesuai dengan apa yang telah disampaikan ke masyarakat. “Kondisi ekonomi sekarang sedang sulit. Segera drop lah anggaran itu ke daerah-daerah. Pusat harus serius lah, pantau ini, awasi apakah sampai atau tidak anggaran itu sesuai sasaran,” ujar Achmad.

Menurut Achmad, beberapa posko penyekatan kegiatan masyarakat yang ada di Pekanbaru juga ternyata tidak efektif.

“Poskonya ada, petugasnya nggak ada. Saya cek, ternyata biaya operasional mereka saja tidak ada. Bagaimana mereka mau bertugas? Kalau Pemda mana sanggup lagi untuk menangani ini semua. Jadi pusat jangan main-main lagi lah. Urus ini dengan baik,” ungkap Achmad.

Achmad juga mendesak Menteri Sosial untuk segera mengirimkan bantuan sosial ke daerah-daerah.

“Apakah dalam bentuk sembako, bantuan langsung tunai, bantuan pangan, salurkan semua segera. Jangan tunda-tunda lagi. Aktifkan itu semua mulai dari tingat RT, RW, Lurah dan Camat. Ini kondisi masyarakat sudah memprihatinkan ini,” ungkap Legislator dari daerah pemilihan Riau ini.

Apalagi kata Achmad, Riau termasuk salah satu provinsi di luar Jawa yang memang mengalami kondisi penyebaran wabah cukup menkhawatirkan. “Jadi sekali lagi saya sampaikan, Pemerintah Pusat jangan berleha-leha lagi, segera drop kebutuhan-kebutuhan di daerah ini semua,” ungkap Achmad.

Jiwa Masyarakat Terancam

Mengenai lambatnya penyaluran anggaran penanganan Covid 19 dari Pemerintah Pusat ke daerah-daerah, menurut Achmad ternyata disebabkan oleh sistem keuangan yang dipakai pemerintah.

“Setelah saya periksa, ternyata itu karena anggaran dari pusat itu kan disalurkan ke daerah melalui kabupaten dan kota dalam bentuk DAK. Ini kan lama. Butuh proses cukup panjang. Kalau DAK kan keluarnya dalam bentuk proyek, nah ada tarik-menarik lagi di sana. Makin lama ini sampai ke masyarakat. Ini rupanya yang menjadi penyebab lambatnya penyaluran anggaran ke daerah,” ungkap Achmad.

Berita Lainnya

Nasional

Politisi Demokrat, Sartono Berbagi Hewan Kurban Disaat Pandemi

Nasional

Sartono Bagikan Puluhan Terop dan Ribuan Kursi ke Warga Ponorogo dan Pacitan

Nasional

Polemik Revisi Statuta UI Makin Panas, Partai Demokrat: Berhentikan Rektor UI Ari Kuncoro!

Nasional

Rektor Rangkap Jabatan, Statuta UI Diubah, Bramantyo Sebut 3 Masalah Utama

Nasional

Statuta UI Dirombak, Independensi Kampus dalam 'Gangguan'

Nasional

Karutan Depok Tersangka Narkoba, Anggota DPR Ingatkan soal Nusakambangan

Santoso Minta Polri Tindak Tegas Kartel Kremasi Jenazah Covid-19

Nasional

Salurkan Ratusan Ekor Hewan Kurban, Ibas: Semoga Dapat Meringankan Beban Kehidupan Masyarakat

Berita: Nasional - Politisi Demokrat, Sartono Berbagi Hewan Kurban Disaat Pandemi •  Nasional - Sartono Bagikan Puluhan Terop dan Ribuan Kursi ke Warga Ponorogo dan Pacitan •  Nasional - Polemik Revisi Statuta UI Makin Panas, Partai Demokrat: Berhentikan Rektor UI Ari Kuncoro! •  Nasional - Rektor Rangkap Jabatan, Statuta UI Diubah, Bramantyo Sebut 3 Masalah Utama •  Nasional - Statuta UI Dirombak, Independensi Kampus dalam 'Gangguan' •  Nasional - Karutan Depok Tersangka Narkoba, Anggota DPR Ingatkan soal Nusakambangan •  - Santoso Minta Polri Tindak Tegas Kartel Kremasi Jenazah Covid-19 •  Nasional - Salurkan Ratusan Ekor Hewan Kurban, Ibas: Semoga Dapat Meringankan Beban Kehidupan Masyarakat •