Suhardi Duka: Anggaran Kecil, Bapanas Harus Efektif dan Efisien untuk Program 2024

Rabu, 07 Juni 2023 09:39

suhardi

Anggota Komisi IV DPR RI Suhardi Duka menyoroti pagu indikatif tahun anggaran 2024 Badan Pangan Nasional (Bapanas) sebesar Rp 441.617.725.000. Melihat kecilnya anggaran yang diberikan Menteri Keuangan kepada Bapanas, Suhardi Duka menilai Bapanas perlu perencanaan yang lebih efisien dan efektif untuk program 2024 agar jangkauannya kuat di masyarakat.

“Anggaran ini tidak banyak memang. Tentu kalau Rp1,2 triliun juga terlalu banyak, tapi Rp441 miliar ini tidak cukup memang. Olehnya itu memang perlu perencanaan yang lebih efisien dan efektif. Agar jangkauannya kuat di masyarakat,” ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi IV dengan Kepala Badan Pangan Nasional di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (5/6/2023).

Menurutnya, Bapanas harus mengurangi biaya administratif. Contohnya pada penyusunan program prognosa pangan sebesar Rp12,5 miliar. Ia menilai perlu lebih efisien. Politisi Fraksi Partai Demokrat itu lebih mendorong pengalokasian anggaran terhadap program seperti pengendalian kerawanan pangan dan bantuan pangan untuk generasi emas, dibanding program yang sifatnya administratif yang sifatnya tidak bisa diukur.

“Ini kan bantuan pangan untuk generasi emas juga untuk menangani stunting. Kerawanan pangan, bagaimana suatu daerah tiba-tiba bencana seperti dilanda paceklik dan sebagainya. Di situlah barangkali ada stok bahan pangan selain BNPB, selain Bulog, Badan Pangan Nasional turun tangan,” ujarnya legislator dapil Sulawesi Barat itu.

Dengan program yang lebih banyak menjangkau masyarakat ini, keberadaan Bapanas diharapkan dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. “Sehingga demikian badan pangan nasional turun tangan, badan pangan nasional ini terasa keberadaannya di tengah kedua kementerian, Kementerian Pertanian dan Perdagangan, ada Badan Pangan Nasional di tengah-tengahnya untuk memberikan aplikasi nyata ke masyarakat kita,” pungkasnya. (gal/rdn)

 

( sumber : dpr.go.id )


Berita Lainnya

Nasional

Dukung Studi Kelautan, BKSAP DPR Kunjungi Kapal OceanX di Priok

Nasional

Wajah Diplomasi Budaya Melalui Pembentukan Asosiasi Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu

Nasional

Tidak Ada Toleransi, DPR Harus Clear dan Clean dari Judi Online

Nasional

Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD

Nasional

Dede Yusuf Mengurai Permasalahan PPDB, Daya Tampung Sekolah Belum Memadai

Nasional

Komisi lll DPR RI Desak Mabes Polri Jelaskan Rekrutmen 11 Taruna Akpol dari NTT: Akan Dibawa dalam Raker dengan Kapolri!

Nasional

Fraksi Demokrat Anggap Kemiskinan Menuju Nol Persen Mustahil

Nasional

BURT Dukung Inovasi Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang

Berita: Nasional - Dukung Studi Kelautan, BKSAP DPR Kunjungi Kapal OceanX di Priok •  Nasional - Wajah Diplomasi Budaya Melalui Pembentukan Asosiasi Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu •  Nasional - Tidak Ada Toleransi, DPR Harus Clear dan Clean dari Judi Online •  Nasional - Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD •  Nasional - Dede Yusuf Mengurai Permasalahan PPDB, Daya Tampung Sekolah Belum Memadai •  Nasional - Komisi lll DPR RI Desak Mabes Polri Jelaskan Rekrutmen 11 Taruna Akpol dari NTT: Akan Dibawa dalam Raker dengan Kapolri! •  Nasional - Fraksi Demokrat Anggap Kemiskinan Menuju Nol Persen Mustahil •  Nasional - BURT Dukung Inovasi Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang •