Srikandi Demokrat: Wadah Gerakan Perempuan Progresif dan Inklusif

Senin, 19 September 2022 15:12
srikandi
 
Misi Partai Demokrat untuk memajukan dan memberdayakan perempuan harus sepenuhnya didukung para perempuan di dalam partai itu sendiri. Karena itulah kehadiran Solidaritas Kaum Perempuan Demokrat Indonesia (Srikandi) memiliki peran strategis saat ini. Srikandi baru saja diresmikan keberadaannya oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat (15/09/22).
 
“Srikandi adalah wadah bagi seluruh perempuan yang terafiliasi atau menjadi bagian dari struktur keluarga besar Partai Demokrat untuk saling berkolaborasi dalam mewujudkan cita-cita perjuangan Partai Demokrat,” kata Annisa Pohan, Ketua Srikandi dalam pidatonya.
 
Istri Ketua Umum Partai Demokrat AHY Annisa menganalogikan Srikandi sebagai payung atau rumah yang menaungi semua perempuan Demokrat. Lembaga ini diharapkan dapat mengintegrasikan seluruh kegiatan perempuan Demokrat dan tercipta kerja sama yang baik.
 
Visi Srikandi, menurut Annisa, menjadi pelopor gerakan perempuan progresif dan inklusif dengan menyatukan seluruh kekuatan perempuan Demokrat dalam rangka mendukung Partai mewujudkan Indonesia yang maju dan sejahtera.
 
‘’Adapun misi kita adalah mendukung Partai Demokrat dalam melindungi, memberdayakan, dan memperjuangkan hak kaum perempuan Indonesia; mengayomi seluruh perempuan demokrat dari berbagai elemen organisasi dalam semangat kekeluargaan. Kita juga saling melengkapi dan menguatkan; meningkatkan kapasitas SDM perempuan Demokrat melalui pendidikan politik dan pelatihan keterampilan yang relevan; juga membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai kalangan dalam rangka meningkatkan peran dan kontribusi di bidang sosial dan kemanusiaan,’’ urai Annisa.
 
Ia pun menyoroti proporsi DPR RI 2019-2024 yang minim partisipasi dari keterwakilan perempuan, hanya 21,39 persen di mana jumlah tersebut belum memenuhi jumlah minimal yang diharapkan, yakni sebesar 30 persen.
 
“Tentu (partisipasi perempuan dalam politik) untuk menjaga keseimbangan dan mengakomodasi kepentingan perempuan itu sendiri yang selama ini seolah dianggap terpinggirkan dalam urusan politik,” pungkasnya.
 
Annisa mendorong perempuan Indonesia untuk berada dalam posisi strategis, baik itu eksekutif dan legislatif, supaya dapat memperjuangkan hak-hak dan perlindungan perempuan dalam kebijakan dan undang-undang.
 
Annisa kemudian menutup pidatonya dengan sepenggal kalimat semangat R. A. Kartini, “Marilah wahai perempuan, gadis. Bangkitlah, marilah kita berjabatan tangan dan bersama-sama bekerja mengubah keadaan yang tak terderita ini.” (winda/FPD)
 
( sumber : fraksidemokrat.org )

Berita Lainnya

Nasional

Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024

Nasional

Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres

Nasional

Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar

Nasional

Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam

Nasional

Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan

Nasional

BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia

Nasional

Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim

Nasional

Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima?

Berita: Nasional - Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024 •  Nasional - Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres •  Nasional - Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar •  Nasional - Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam •  Nasional - Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan •  Nasional - BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia •  Nasional - Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim •  Nasional - Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima? •