Sinergitas Warga untuk Program Padat Karya Bandara Wamena

Senin, 24 Agustus 2020 09:10

2

Komisi V DPR RI bersama Kementerian Perhubungan mengunjungi Wamena, melihat dari dekat pelaksanaan program padat karya yang dilakukan oleh Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena.

Anggota Komisi V DPR RI, Willem Wandik mengatakan kegiatan padat karya merupakan instruksi Presiden Joko Widodo, dalam membantu kestabilan perekonomian masyarakat terutama di tengah pandemi Covid-19. Salah satu caranya dengan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap pekerjaan yang dibutuhkan.

Oleh karena itu sebagai anggota parlemen pusat dari dapil Papua, dirinya terus mendukung program pemerintah pusat dalam rangka menjaga kestabilan daya beli masyarakat, seperti melalui program padat karya.

“Program padat karya bukan hanya di Kementerian Perhubungan, tetapi juga di mitra komisi V DPR RI, seperti Kementerian PUPR, serta Kementerian Desa,” jelasnya, Sabtu, 22 Agustus 2020.

Kata Wandik, setiap rapat dengar pendapat bersama mitra Komisi V selalu menyuarakan hal ini, supaya benar-benar bisa mendorong program yang dibutuhkan untuk sinergitas bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah, melalui mitra di daerah, seperti halnya di Wamena dengan UPBU di Kementerian Perhubungan atau Satker atau alai di Kementerian PUPR.

Program padat karya melibatkan stakeholder, agar dapat mendorong partisipasi masyarakat di seluruh daerah. “Masyarakat juga turut ambil bagian dalam program ini, supaya mereka juga dapat dukungan dalam hal pendapatan di tengah pandemi,” ujarnya.

Asri Santosa, selaku Direktur Navigasi Penerbangan, Direktorat Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan menjelaskan sesuai dengan instruksi presiden tentang padat karya ini dilaksanakan di 12 Bandara di seluruh Papua.

Bukan hanya di Wamena, ada juga di Merauke, Sentani dan lainya yang merupakan kegiatan rutinitas dari Kementerian Perhubungan dengan melibatkan maupun memberdayakan masyarakat di sekitar area bandara, agar ikut merasa memiliki bandara.

Kepala UPBU Kelas I Wamena, Faisal Marasabessy mengatakan program padat karya yang dijalankan sejak Februari 2020, dilaksanakan setiap bulannya. Sampai dengan saat ini anggaran yang sudah dikucurkan di UPBU Wamena lebih dari Rp231 juta dengan melibatkan masyarakat setempat di sekitaran bandara.

“Program ini melibatkan masyarakat asli sekitar bandara yang bertujuan membantu perekonomian masyarakat, sehingga mereka bisa menikmati perekonomian sebagaimana biasanya,” katanya.

Selama ini yang program pemeliharaan area bandara, seperti jaringan, bangunan dan drainase. Hal ini yang dilakukan dengan melibatkan masyarakat setempat, karena pekerjaannya sederhana, tidak membutuhkan teknologi. “Artinya cukup dengan peralatan sehari-hari seperti skop, pacul atau parang untuk membantu pekerjaan yang dimaksud,” ujarnya. *** (Stefanus Tarsi)

Berita Lainya

Nasional

Ibas Ajak Nelayan Tetap Produktif

Nasional

Ada Pasal Hilang dari UU Ciptaker, Benny K Harman: Itu Kecerobohan Fatal!

Nasional

Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara

Nasional

Ibas: UMKM Sektor Krusial dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional

SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju

Nasional

Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law

Nasional

Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker

Nasional

Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19

Berita: Nasional - Ibas Ajak Nelayan Tetap Produktif •  Nasional - Ada Pasal Hilang dari UU Ciptaker, Benny K Harman: Itu Kecerobohan Fatal! •  Nasional - Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara •  Nasional - Ibas: UMKM Sektor Krusial dalam Pemulihan Ekonomi Nasional •  Nasional - SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju •  Nasional - Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law •  Nasional - Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker •  Nasional - Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19 •