SBY Terima Gelar Doktor Kehormatan dari ITB

Senin, 25 Januari 2016 00:00

fraksidemokrat.org—Bandung. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono menerima gelar Doktor Honoris Causa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) atas kontribusinya dalam pembangunan berkelanjutan. Penganugerahan doktor kehormatan ini diberikan dalam sidang sidang terbuka di Aula Barat Kampus ITB, Jalan Ganeca Bandung, Senin (25/1/2016).

‘’Sangat membanggakan. Kami turut bahagia, meski ini bukan anugerah gelar honoris causa yang pertama buat Pak SBY. Terbukti, beliau memang teladan bagi bangsa ini. Kontribusi neliau jelas dan diakui secara akademis,’’ kata Sekretaris Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto yang hadir dalam pengukuhan gelar ini.

Bersama Ketua FPD DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono, juga turut hadir—dalam acara ini—pimpinan dan anggota FPD lainnya seperti Anton Sukatono Suratto, Rinto Subekti, Teuku Riefky Harsya, Nurhayati Assegaf, Djoko Udjianto, Marwan Cik Asan, Dede Yusuf, Hemran Khaeron, Guntur Sasono, Sartono Hutomo, Benny K Harman, Ruhut Sitompul, Eko Wijaya, Agus Hermanto, Wahyu Sanjaya, Muslim, Jeffritson Riwu Kore, Venna Melinda, Putu Sudiartana dan Azzam Azman.

Tokoh lain yang tampak hadir, mantan Wakil Presiden Boediono, mantan-mantan menteri M Nuh, Syarief Hasan, Sudi Silalahi, Roy Suryo dan Hatta Rajasa.

Pagi itu, Pak SBY mengenakan baju kebesaran masuk didampingi Rektor ITB Kadarsah Suryadi dan Ketua Majelis Wali Amanat Betti S Alisjahbana serta diikuti para Senat Akademik ITB dan tamu kehormatan seperti mantan Wakil Presiden Boediono dan juga salah satu menterinya Chairul Tandjung. Menyampaikan laporan, Ketua Tim Promotor Prof Dr Ir Benedictus Kombaitan M.Sc mengatakan bahwa ITB tepat memberikan gelar ini pada duta bangsa karena prestasinya yang luar biasa di dalam dan luar negeri.

Pak SBY, menyampaikan pidato ilmiah berjudul "Kontribusi Sains dan Teknologi terhadap Green Economy dan Pembangunan Berkelanjutan" dengan tiga profesor sebagai narasumber, yakni Djoko Suharto, Harijono A Tjokronegoro, dan Widyo Nugroho Sulasdi.

“Sulit saya lukiskan kebanggaan dan kebahagiaan saya, karena hari ini saya mendapat gelar Doktor Kehormatan dari Institut Teknologi Bandung, salah satu universitas kebanggaan Indonesia yang memiliki sejarah panjang dalam pengabdian dan kontribusinya terhadap perjalanan bangsa,” kata SBY.

SBY juga bahagia karena penganugerahan tersebut dilakukan saat dirinya tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI sehingga dapat terhindar dari persepsi-persepsi negatif. "Namun dengan keadaan saya saat ini (tidak menjabat sebagai presiden) lembaga ini terhindar dari buruk sangka. Dan hingga saat ini tidak mudah untuk menemukan obat mujarab untuk buruk sangka dan berpikir negatif," tutur SBY lagi.

Bagi Pak SBY, gelar kehormatan ini bukan yang pertama. Beliau bahkan sudah mendapatkan tak kurang dari 10 gelar Doktor Kehormatan dari dalam dan luar negeri, antara lain Doktor Kehormatan bidang pertanian dari Universitas Andalas Padang, Doktor Kehormatan bidang Kepemimpinan dan Pelayanan Publik dari Nanyang Technological University Singapura April 2013 dan dari Universitas Western Australia di Perth, pada 22 September 2015 lalu. Saat itu, penghargaan diberikan atas jasa SBY dalam berbagai isu dunia, dan juga penguatan hubungan Indonesia–Australia selama menjabat sebagai presiden RI ke-6. (***/ berbagai sumber)

 

Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •