Sartono Minta Adanya Langkah Konkret Penyelesaian Konflik Myanmar

Jumat, 10 Maret 2023 09:21

sartono dpr ri

Anggota DPR RI Sartono menilai kekerasan yang terjadi di Myanmar merupakan tragedi kemanusiaan yang luar biasa. Dirinya menginginkan adanya langkah konkret dalam upaya penyelesaian konflik tersebut. Salah satunya adalah dengan menambah kekuatan ASEAN. 

“Harus ada langkah konkret. Dalam artian, kalo ASEAN saja kita tidak cukup, harus ASEAN untuk mengatasi kejahatan kemanusiaan yang luar biasa,” ujar Sartono dalam konferensi pers untuk forum 'Roundtable Discussion on the Myanmar Crisis and ASEAN Issues and the Role of Indonesia and Parliamentarians' di Nusantara II, Senayan, Jakarta, Jumat (3/3/2013).

Legislator Fraksi Partai Demokrat ini tidak ingin negara-negara, khususnya ASEAN, seolah-olah diam saja atas peristiwa ini. Menurutnya, parlemen-parlemen negara ASEAN memiliki kemampuan untuk memberikan suatu pressure kepada pemerintah dan dunia internasional untuk melakukan sesuatu yang lebih kuat untuk menekan konflik di Myanmar.

Selanjutnya, dirinya menilai bahwa implikasi dari kejahatan kemanusiaan di abad modern ini sangat luar biasa. Hal-hal tersebut bisa terkait kepada perdagangan bebas seperti perdagangan narkoba hingga perdagangan manusia. Selain itu, masalah ini menjadi semakin serius karena menciptakan jumlah pengungsi yang luar biasa.

“Ini saya pikir harus mulai bergerak di dalam forum nanti. Harapan saya juga ada suatu keputusan, resolusi di dalam forum ini. Dari Indonesia, sebagai leader, kita harapkan juga kita (bisa) sampaikan hasil ini kepada pemerintah eksekutif  untuk lebih one step forward lah dalam menghadapi kejahatan kemanusiaan yang di Myanmar itu,” pungkasnya.

Senada dengan itu, Mantan Anggota DPR RI yang juga anggota APHR, Eva Sundari mengungkapkan bahwa telah ada himbauan agar parlemen Indonesia mengambil inisiatif terkait permasalahan Myanmar. Sebab menurutnya, selama ini parlemen ASEAN dalam keberjalanannya selalu mengalami problem kepemimpinan dalam penyelesaian kasus tersebut. 

“Nah, kami ingin seluruh Parlemen IPI itu membuat terobosan seperti itu demi rakyat Myanmar yang tadi sudah dideskripsikan menjadi korban luar biasa dalam segala bentuk kekerasan,” ungkapnya. (adl,hal/aha)

( sumber : dpr.go.id )


Berita Lainnya

Nasional

Suhardi Duka minta Badan Pangan Nasional tangani defisit produk beras dan perkuat peran Bulog

Nasional

vera febyanthy soroti kebijakan fiskal dan penerimaan negara

Nasional

Anggota Komisi XI DPR RI, Vera Febyanthy, Soroti Peningkatan Tax Ratio dan Implementasi Pajak Karbon dalam Rapat dengan Kementerian Keuangan

Nasional

Jaga Kewibawaan, Persiapan PON XII di Aceh-Sumut Jangan Sekadarnya

Nasional

Transformasi Digital Harus Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat

Nasional

Anggota DPR Kritik Wacana Presiden Dipilih MPR: Ciptakan Ketidakstabilan

Nasional

Dukung Pengembangan Konsep Perang Modern TNI AD Melalui Penambahan Anggaran Kavaleri

Nasional

Anita Jacoba Minta Perpusnas Perhatikan Perpustakaan di Sekolah-Sekolah Kristen dan 3T

Berita: Nasional - Suhardi Duka minta Badan Pangan Nasional tangani defisit produk beras dan perkuat peran Bulog •  Nasional - vera febyanthy soroti kebijakan fiskal dan penerimaan negara •  Nasional - Anggota Komisi XI DPR RI, Vera Febyanthy, Soroti Peningkatan Tax Ratio dan Implementasi Pajak Karbon dalam Rapat dengan Kementerian Keuangan •  Nasional - Jaga Kewibawaan, Persiapan PON XII di Aceh-Sumut Jangan Sekadarnya •  Nasional - Transformasi Digital Harus Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat •  Nasional - Anggota DPR Kritik Wacana Presiden Dipilih MPR: Ciptakan Ketidakstabilan •  Nasional - Dukung Pengembangan Konsep Perang Modern TNI AD Melalui Penambahan Anggaran Kavaleri •  Nasional - Anita Jacoba Minta Perpusnas Perhatikan Perpustakaan di Sekolah-Sekolah Kristen dan 3T •