Sabtu SBY Gelar Diskusi dengan Netizen soal Revisi UU KPK

Selasa, 16 Februari 2016 00:00

fraksidemokrat—Jakarta. Fraksi Partai Demokrat dan Partai Demokrat tegas menolak revisi UU KPK. Tapi menyerap langsung suara masyarakat, sangat penting.  Atas dasar inilah, Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan menggelar diskusi dengan netizen terkait masalah-masalah terkait revisi UU KPK.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Dr Hinca IP Pandjaitan XIII menyampaikan bahwa acara “Diskusi Netizen bersama Ketua Umum Partai Demokrat Prof  Dr H Susilo Bambang Yudhoyono dan Pengurus Harian DPP serta Fraksi Demokrat  DPR-RI dengan topik Perlukah Revisi UU KPK yang semula diadakan pada hari Selasa, 16 Feb diundur pada Sabtu, 20 Februari pukul 10.00, di Raflesh-Hill Cibubur.

“Diskusi Netizen  bersama Pak SBY dan Pengurus Harian DPP serta Fraksi Demokrat  DPR-RI diundur menjadi Sabtu, 20 Februari pukul 10.00, di Raflesh-Hill, Cibubur.  Pengunduran jadwal acara ini karena persoalan teknis saja,” Hinca Pandjaitan menyampaikan pada website demokrat melalui pesan pendek, Senin (15/2/2016).

Sebelumnya Ketua Divisi Komunikasi Publik DPP-PD Imelda Sari mengatakan, diskusi netizen  bersama SBY dan Pengurus Harian DPP serta Fraksi Demokrat  DPR-RI tersebut dilakukan untuk menyerap aspirasi terkait revisi UU KPK. Diskusi netizen ini adalah bentuk kepedulian Partai Demokrat untuk mendapatkan aspirasi langsung masyarakat terkait pro dan kontra draft Revisi UU KPK.

Saat ini tim bentukan SBY dan Partai  Demokrat telah menyerap aspirasi yang masuk, baik yang setuju maupun tidak setuju untuk revisi UU KPK melalui Twitter dan FB @SBYudhoyono dengan hashtag #uukpksby. Terkait hal itu SBY dan jajaran Pengurus Harian DPP  Demokrat serta Fraksi Partai Demokrat DPR-RI ingin bertemu dan berdialog langsung dengan netizen .

SBY, melalui akunnya di media sosial twitter dan facebook, telah menyatakan pada masyarakat agar menyampaikan pandangan terkait permasalahan Revisi UU KPK.

Berikut ajakan SBY agar masyarakat menyampaikan pandangan terkait permasalahan revisi UU KPK di twitter @SBYudhoyono dan facebook SBYudhoyono, kemarin (13/2/2016):

Bagaimana pandangan para Netizen terkait permasalahan Revisi UU KPK?

Apakah Netizen setuju atau tidak setuju?

Apabila setuju, jelaskan alasannya dan materi apa yang perlu diubah atau ditambahkan dalam revisi tersebut?

Apabila tidak setuju, jelaskan pula alasannya.

Silakan tinggalkan jawaban anda di sini. Masukan anda kami tunggu sampai 14 Februari 2016 Pkl. 24.00 dengan hashtag #uukpksby.

Terima kasih.

(kardi/didik)

 

 

Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •