RUU Kesehatan Perlu Atur Penyederhanaan Syarat Praktik Dokter Luar Negeri

Rabu, 23 November 2022 14:29

pak achmad (2)

Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Achmad mengusulkan kepada Kementerian Kesehatan untuk dapat menyederhanakan syarat bagi dokter lulusan luar negeri untuk dapat berpraktik di Indonesia. Menurutnya, syarat praktik dokter yang ada saat ini banyak dikeluhkan dokter-dokter lulusan luar negeri yang ingin mengabdi di Indonesia Karena itu, aturan penyederhanaan tersebut perlu dimuat dalam pembahasan RUU tentang Kesehatan.

"Ini kan putra-putra terbaik kita yang kuliah di luar negeri dan ingin mengabdi. Berdasarkan pertemuan kami (dengan para dokteri lulusan luar negeri) itu, seolah-olah mereka itu sulit kembali ke kita ini. Kenapa dengan tidak standarnya pengaturan tentang praktik (dokter) itu? Jadi mereka kembali ke Indonesia, sampai enam bulan mereka nganggur dan tidak ada standarnya," kata Legislator Dapil Riau I tersebut.

Demikian mengemuka dalam Raker dengan Menteri Kesehatan (MENKES) dan RDP dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dalam rangka Penyusunan RUU tentang Kesehatan, Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2022).

Standar-standar dokter bisa berprektek itu menurut Achmad di antaranya adalah terkait dengan standar biaya, syarat-syarat, dan waktu pengurusan. Ia pun menyinggung syarat yang lebih sederhana yang diterapkan di luar negeri.

"Standar apa yang harus mereka penuhi, baik standar lamanya mereka menunggu, dan standar biaya pengurusan itu. Hal-hal ini mungkin bisa disederhanakan. Karena mereka suka banding-bandingkan dengan (kondisi prakter dokter di) luar negeri. Jadi kalau mereka tamat di suatu perguruan negeri di luar negeri itu, misalnya di Malaysia, Singapura mereka tidak banyak tes, pokoknya diterima (untuk bisa praktik)," jelasnya.

Untuk itu, penyederhanaan peraturan terkait hal tersebut dinilai penting. Sehingga putra-putri terbaik Indonesia yang lulus dari perguruan tinggi di luar negeri dapat lebih mudah mengabdi di negeri sendiri.

"Jadi ini mungkin perlu pengaturan terhadap aturan-aturan itu, sehingga tidak menimbulkan image bahwa kalau kita sekolah di luar negeri akan sulit kembali ke Indonesia," tutup Politisi Fraksi Partai Demokrat ini. (bia/rdn)

( sumber : dpr.go.id )

Berita Lainnya

Nasional

Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa

Nasional

Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya

Nasional

Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut

Nasional

Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini

Nasional

Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding

Nasional

Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022

Nasional

Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa

Nasional

Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan

Berita: Nasional - Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa •  Nasional - Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya •  Nasional - Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut •  Nasional - Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini •  Nasional - Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding •  Nasional - Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022 •  Nasional - Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa •  Nasional - Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan •