Rizki Natakusumah Angkat Bicara: Kemlu RI, Umumkanlah Kepada Dunia, KKB Papua itu Musuh Bersama

Sabtu, 22 April 2023 18:31

Rizki-Natakusumah-sebut-KKB-Bersama-jadi-musuh-bersama-dunia

Rizki Natakusumah, anggota Komisi I DPR RI angkat bicara terkait aksi biadab KKB Papua yang menembak prajurit TNI di Distrik Mugi-Mam, Kabupaten Nduga, Sabtu 15 April 2023 petang.

Dikatakannya, kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata itu tak bisa diberi ampun. Tindakannya tak hanya membuat Indonesia Berduka, tetapi juga telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

Apalagi aksi brutal itu dilakukan ketika prajurit TNI sedang melakukan operasi pencarian pilot Susi Air, Philips Mark Merthens yang sampai sekarang masih disandera kelompok Egianus Kogoya.

Menurut dia, atas tindakan kejam kelompok separatis teroris tersebut, maka pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) harus segera mengumumkan kepada dunia, bahwa KKB Papua merupakan musuh bersama.

"Makanya kami mendesak Kemlu sebagai corong pemerintah ke luar negeri, untuk menyampaikan kepada dunia, bahwa KKB merupakan kelompok yang patut dijadikan musuh bersama," tandas Rizki.

Dikatakannya, aksi yang dilakukan selama ini tak bisa dijustifikasi, sehingga upaya apa pun yang dilakukan jaringan kelompok ini di luar negeri, harus segera dibatasi keberadaannya.

Terkait penembakan yang dialami para prajurit TNI saat mencari pilot Susi Air, Rizki berharap mereka bisa tetap berpikir jernih dalam rangka menyelesaikan misi pembebasan ini.

Menurut dia, strategi dan rencana pembebasan tetap harus berjalan dan berfokus pada pendekatan persuasive seperti yang disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.

"TNI tetap harus menjaga diri dari provokasi yang dilakukan oleh KKB. Karena kasus ini tengah menjadi perhatian dunia internasional," kata dia.

Sementara itu, Rizki menyesalkan penembakan yang KKB lakukan terhadap Pratu Miftahul Arifin. Dia turut berduka cita atas gugurnya Pratu Miftahul Arifin.

"Semoga keluarga dan partner prajurit TNI kuat menghadapi berita duka ini," ujar Rizki.

Kronologi Penembakan

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono memaparkan kronologi soal peristiwa prajurit Satuan Tugas (Satgas) Batalion Infanteri (Yonif) Raider 321/Galuh Taruna yang diserang KKB saat operasi pencarian pilot Susi Air, Philips Mark Methrtens (37).

Adapun penyerangan tersebut terjadi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu 15 April 2023 pukul 16.30 WIT.

Akibat penyerangan itu, satu prajurit Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Pratu Miftahhul Arifin gugur.

Julius mengatakan, penyerangan itu terjadi ketika Satgas Yonif Raider 321 sedang mendekati posisi penyandera Philips.

“Dari Satgas (Yonif Raider 321) mencoba menyisir mendekati posisi dari para penyandera (KKB), kemudian ada serangan dari mereka (kelompok kriminal bersenjata),” kata Julius saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Minggu (16/4/2023).

Akibat penyerangan tersebut, Pratu Miftahul Arifin terjatuh ke jurang dengan kedalaman 15 meter.

Setelah itu, kata Julius, terjadi serangan lanjutan dari KKB terhadap Satgas Yonif Raider 321.

“Ketika (prajurit) mencoba untuk menolong (Pratu Miftahul), (mereka) mendapatkan serangan ulang,” ujar Julius.

Julius membantah bila disebutkan ada enam prajurit yang gugur akibat penyerangan susulan itu. Dia mengatakan, kondisi prajurit lain yang mendapatkan serangan susulan itu masih didalami.

“Kondisi lainnya masih dalam tahap pendalaman,” ucap dia.

“Untuk jumlah korban nanti akan kami data ulang, dan kami sampaikan,” kata Julius.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel (Kav) Herman Taryaman mengatakan, penyerangan tersebut terjadi pada Sabtu, sekira pukul 16.30 WIT.

“Kejadian penyerangan oleh gerombolan KST (kelompok separatisme separatis teroris) terhadap prajurit TNI yang sedang melaksanakan tugas di wilayah Kabupaten Nduga dalam rangka pencarian pilot Susi Air,” kata Herman saat dihubungi, Minggu. (*)

( sumber : kupang.tribunnews.com )


Berita Lainnya

Nasional

Wajah Diplomasi Budaya Melalui Pembentukan Asosiasi Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu

Nasional

Tidak Ada Toleransi, DPR Harus Clear dan Clean dari Judi Online

Nasional

Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD

Nasional

Dede Yusuf Mengurai Permasalahan PPDB, Daya Tampung Sekolah Belum Memadai

Nasional

Komisi lll DPR RI Desak Mabes Polri Jelaskan Rekrutmen 11 Taruna Akpol dari NTT: Akan Dibawa dalam Raker dengan Kapolri!

Nasional

Fraksi Demokrat Anggap Kemiskinan Menuju Nol Persen Mustahil

Nasional

BURT Dukung Inovasi Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang

Nasional

Komisi X Bersama Alumni Perguruan Tinggi Bahas Revolusi Pembiayaan Pendidikan

Berita: Nasional - Wajah Diplomasi Budaya Melalui Pembentukan Asosiasi Parlemen Berbahasa Indonesia-Melayu •  Nasional - Tidak Ada Toleransi, DPR Harus Clear dan Clean dari Judi Online •  Nasional - Apresiasi Pembiayaan Pendidikan di Kota Semarang Capai 20 Persen APBD •  Nasional - Dede Yusuf Mengurai Permasalahan PPDB, Daya Tampung Sekolah Belum Memadai •  Nasional - Komisi lll DPR RI Desak Mabes Polri Jelaskan Rekrutmen 11 Taruna Akpol dari NTT: Akan Dibawa dalam Raker dengan Kapolri! •  Nasional - Fraksi Demokrat Anggap Kemiskinan Menuju Nol Persen Mustahil •  Nasional - BURT Dukung Inovasi Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang •  Nasional - Komisi X Bersama Alumni Perguruan Tinggi Bahas Revolusi Pembiayaan Pendidikan •