RI Masuk Daftar Merah Arab Saudi, Legislator : Perlu Konsistensi Penanganan Pandemi

Jumat, 30 Juli 2021 22:56

saudi

ARAB Saudi akan memberlakukan larangan perjalanan selama tiga tahun bagi warga negara yang nekat bepergian ke negara-negara dalam 'daftar merah' kerajaan, sebagai upaya untuk mengekang penyebaran virus korona dan varian barunya. Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk dalam daftar merah tersebut, karena mengalami peningkatan kasus covid-19 yang cukup signifikan.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah sangat menyayangkan masuknya Indonesia ke dalam daftar merah Arab Saudi.

“Hal ini menjadi rapor buruk dan tentu sangat kami sayangkan karena cukup mencoreng nama baik Indonesia di mata dunia, khususnya dalam kemampuan kita menanggulangi wabah covid-19,” kata Rizki saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (28/7).

Namun di sisi lain, Rizki berharap ke depannya pemerintah akan lebih konsisten dalam mengeluarkan kebijakan yang berkaitan dengan penanggulangan covid-19, khususnya dalam perizinan akses masuk WNA ke Indonesia.

“Masyarakat butuh rasa keadilan, dimana kehidupan sosial dan ekonomi kita semua karena alasan covid 19 serba dibatasi, sehingga seharusnya pemerintah dapat bersikap lebih konsisten dengan menutup keran masuk WNA secara menyeluruh untuk memperkecil kemungkinan penyebaran virus yang lebih masif,” tuturnya.

“Negara lain saja berani melarang masuknya WNI secara tegas ke dalam wilayahnya, kenapa kita tidak?” tegasnya.

Sebelumnya, kantor berita negara SPA mengutip seorang pejabat kementerian dalam negeri yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan beberapa warga negara Saudi, yang pada Mei diperbolehkan bepergian ke luar negeri tanpa izin sebelumnya dari pihak berwenang untuk pertama kalinya sejak Maret 2020, telah melanggar peraturan perjalanan.

"Siapa pun yang terbukti terlibat akan dikenakan pertanggungjawaban hukum dan hukuman berat sekembalinya mereka, dan akan dilarang bepergian selama tiga tahun," kata pejabat itu.

Arab Saudi telah melarang perjalanan atau transit di sejumlah negara termasuk Afghanistan, Argentina, Brasil, Mesir, Ethiopia, India, Indonesia, Lebanon, Pakistan, Afrika Selatan, Turki, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.

"Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa warga negara masih dilarang bepergian secara langsung atau melalui negara lain ke negara bagian ini atau negara lain yang belum mengendalikan pandemi atau di mana jenis baru telah menyebar," jelas pejabat itu.

Arab Saudi yang merupakan negara Teluk terbesar dengan populasi sekitar 30 juta, pada Selasa (27/7) mencatat 1.379 infeksi covid-19 baru, sehingga totalnya menjadi 520.774 kasus dan 8.189 kematian.

Negara itu sempat mengalami penurunan infeksi harian dari angka puncak di atas 4.000 pada Juni 2020 menjadi di bawah angka 100 pada awal Januari. (Straitstimes/OL-7)


Berita Lainnya

Nasional

Berorientasi Bisnis, Syarief Hasan Sebut Yusril Tutup Mata Atas Pelanggaran Hukum dan Demokrasi

Nasional

Utang Melebihi Setengah Aset, Wakil Ketua MPR: Perlu Langkah Strategis Kurangi Utang

Nasional

Legislator William Wandik Nilai Gugatan Kubu Moeldoko Lemah, Optimis Ditolak MA

Nasional

Demokrat Kubu AHY Optimistis MA Keluarkan Keputusan Seadil-adilnya

Nasional

Judicial Review Pro Muldoko Masuk Kategori “Begal Politik”

Nasional

Perlu Keseriusan Serap Produksi Baja Dalam Negeri, Legislator: Krakatau Steel Sudah Sangat Kompleks

Nasional

Pemerintah Diminta Ambil Sikap soal AUKUS, Jangan Cuma Bilang Khawatir

Nasional

Anggota FPD DPR RI Perjuangkan Peningkatan Upah Guru Honor

Berita: Nasional - Berorientasi Bisnis, Syarief Hasan Sebut Yusril Tutup Mata Atas Pelanggaran Hukum dan Demokrasi •  Nasional - Utang Melebihi Setengah Aset, Wakil Ketua MPR: Perlu Langkah Strategis Kurangi Utang •  Nasional - Legislator William Wandik Nilai Gugatan Kubu Moeldoko Lemah, Optimis Ditolak MA •  Nasional - Demokrat Kubu AHY Optimistis MA Keluarkan Keputusan Seadil-adilnya •  Nasional - Judicial Review Pro Muldoko Masuk Kategori “Begal Politik” •  Nasional - Perlu Keseriusan Serap Produksi Baja Dalam Negeri, Legislator: Krakatau Steel Sudah Sangat Kompleks •  Nasional - Pemerintah Diminta Ambil Sikap soal AUKUS, Jangan Cuma Bilang Khawatir •  Nasional - Anggota FPD DPR RI Perjuangkan Peningkatan Upah Guru Honor •