Polemik Revisi Statuta UI Makin Panas, Partai Demokrat: Berhentikan Rektor UI Ari Kuncoro!

Kamis, 22 Juli 2021 16:38

HH (1)

Polemik perubahan statuta Universitas Indonesia (UI) masih menjadi perhatian besar sebagian tokoh yang tidak setuju dengan perubahan tersebut.

Salah satu tokoh yang tidak setuju adalah Politikus Partai Demokrat yang juga anggota Komisi VI DPR RI H.E. Herman Khaeron. Elite Partai Demokrat Herman Khaeron dengan tegas meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk memberhentikan Rektor UI Ari Kuncoro dari jabatan Komisaris BUMN.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah meresmikan perubahan status UI yang memperbolehkan rektornya merangkap jabatan sebagai pejabat BUMN atau BUMD.

Revisi yang ditandatangani Presiden Jokowin adalah terkait perubahan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2013 menjadi PP Nomor 75 Tahun 2021 tentang Statuta Universitas Indonesia (UI).

Dalam aturan sebelumnya, yakni Pasal 35 (c) PP 68 Tahun 2013, rektor dilarang merangkap jabatan sebagai pejabat perusahaan BUMN atau BUMD.

Sementara usai diubah, aturan baru PP 75/2021 Pasal 39 menyebutkan bahwa rangkap jabatan di BUMN/BUMN hanya dilarang untuk jabatan direksi saja.

Oleh karena itu, anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron meminta Menteri BUMN untuk memberhentikan Rektor UI Ari Kuncoro karena dinilai menyalahi aturan.

Lantaran, sebelum statuta UI direvisi Ari Kuncoro sudah terlebih dahulu menjabat sebagai pejabat BUMN tepatnya posisi Komisaris. Melalui akun media sosial Twitter pribadinya @akang_hero, ia dengan tegas meminta Menteri BUMN Erick Thohir untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.

"Sebagai anggota Komisi VI DPR RI saya meminta menteri BUMN @erickthohir untuk memperhatikan aspirasi masyarakat, dengan memberhentikan sdr. Ari Kuncoro (Rektor UI) dan sdr. Indra Iskandar (Sekjen DPR RI) dari jabatan Komisaris BUMN. Atas perhatianya diucapkan terimakasih," tulis Herman Khaeron dikutip Galamedia dari akun twitternya @akang_hero.

Sebelumnya, banyak tokoh lain juga uang meminta Ari Kuncoro untuk dicopot jabatannya dari jabatan Komisaris BUMN. Sementara, hingga saat ini masih belum ada aksi atau pernyataan langsung baik dari Menteri BUMN Erick Thohir maupun dari Presiden RI Jokowi.***

 

Berita Lainnya

Nasional

Politisi Demokrat, Sartono Berbagi Hewan Kurban Disaat Pandemi

Nasional

Sartono Bagikan Puluhan Terop dan Ribuan Kursi ke Warga Ponorogo dan Pacitan

Nasional

Rektor Rangkap Jabatan, Statuta UI Diubah, Bramantyo Sebut 3 Masalah Utama

Nasional

Statuta UI Dirombak, Independensi Kampus dalam 'Gangguan'

Nasional

Tenaga Kesehatan Menjerit dan Jiwa Masyarakat Terancam, Politisi Demokrat: Pusat Jangan Main-main, Segera Drop Anggaran untuk Kebutuhan Daerah Hadapi Covid-19

Nasional

Karutan Depok Tersangka Narkoba, Anggota DPR Ingatkan soal Nusakambangan

Santoso Minta Polri Tindak Tegas Kartel Kremasi Jenazah Covid-19

Nasional

Salurkan Ratusan Ekor Hewan Kurban, Ibas: Semoga Dapat Meringankan Beban Kehidupan Masyarakat

Berita: Nasional - Politisi Demokrat, Sartono Berbagi Hewan Kurban Disaat Pandemi •  Nasional - Sartono Bagikan Puluhan Terop dan Ribuan Kursi ke Warga Ponorogo dan Pacitan •  Nasional - Rektor Rangkap Jabatan, Statuta UI Diubah, Bramantyo Sebut 3 Masalah Utama •  Nasional - Statuta UI Dirombak, Independensi Kampus dalam 'Gangguan' •  Nasional - Tenaga Kesehatan Menjerit dan Jiwa Masyarakat Terancam, Politisi Demokrat: Pusat Jangan Main-main, Segera Drop Anggaran untuk Kebutuhan Daerah Hadapi Covid-19 •  Nasional - Karutan Depok Tersangka Narkoba, Anggota DPR Ingatkan soal Nusakambangan •  - Santoso Minta Polri Tindak Tegas Kartel Kremasi Jenazah Covid-19 •  Nasional - Salurkan Ratusan Ekor Hewan Kurban, Ibas: Semoga Dapat Meringankan Beban Kehidupan Masyarakat •