Senin, 30 Maret 2020 23:36

Tak mungkin tinggal diam dan membiarkan Covid-19 menyebar semakin luas, Persaudaraan Istri Anggota Fraksi Partai Demokrat (PIA FDP) DPR RI turut bergerak. Senin (30/3/2020), bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Bekasi, PIA melakukan aksi berantas virus corona dengan menyemprotkan cairan disinfektan ke sejumlah fasilitas umum, pusat keramaian dan permukiman warga di kawasan Kota Bekasi.

‘‘Fraksi Partai Demokrat (FPD) sudah bergerak di berbagai kota. Kami melakukan penyemprotan di Bekasi, karena juga sudah termasuk ‘kawasan merah’ (red zone). Kita ingin berpartisipasi melindungi masyarakat di Bekasi,’’ kata Ketua PIA, Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono.

‘’Tentu saja,  harapannya agar masyarakat terbebas dari virus berbahaya ini,’’ lanjut Aliya.

Kegiatan ini dilakukan agar dapat menghentikan penyebaran virus dan juga mensosialisasi warga untuk hidup sehat dan sadar akan adanya risiko terpapar dan menjadi  carrier  atau ‘pembawa’ virus tersebut. Untuk itu PIA FPD melakukan sosialisasi agar semua pihak yang berdaya dapat secara bersama-sama mengurangi risiko terpapar virus corona yang kian hari makin melumpuhkan berbagai sendi kegiatan warga. Penyemprotan disinfektan di Kota Bekasi, dilakukan di Pasar Baru Bekasi, Terminal Bekasi, permukiman di wilayah terminal dan pasar serta rumah ibadah.

Kota Bekasi saat ini telah dinyatakan sebagai zona merah dengan total warga positif terinfeksi corona mencapai 31 orang. Mereka kini masih diisolasi di rumah sakit rujukan dan satu lainnya dinyatakan sehat. Sementara Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 241, 187 dalam proses pemantauan dan 54 selesai pemantauan. Selain itu, ada 104 pasien yang masih dirawat dari jumlah 117 Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 13 di antaranya dinyatakan sehat dan pulang.

Penyemprotan di Kawasan ini, dilakukan 10 relawan dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar WHO, lengkap dengan sarung tangan, masker, kacamata safety google dan sepatu. Penyemprotan  menghabiskan lebih dari 300 liter disinfektan

Aliya menegaskan bahwa kegiatan Fraksi Partai Demokrat ini akan berjalan terus menerus setiap hari selama minimal satu bulan ke depan, dan fokus ke titik red zone di wilayah Jadebotabek, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat sampai keadaan benar-benar membaik. Kebutuhan penyemprotan ini disediakan secara mandiri oleh PIA bersama UKM/IKM binaan yang memproduksi APD.

‘’Pokoknya kita bergerak, cari APD sendiri dengan menggandeng lembaga usaka kecil binaan. Karena APD saja sekarang ini langka dan pemerintah pun kesulitan menyediakannya. Jadi kita produksi sendiri, sesuai standar medis dan mengacu kepada WHO - standard protocol covid19,’’  kata Aliya.

Langkah konkret ini, berkesinambungan dengan rekomendasi FPD untuk pemerintah beberapa waktu lalu, terkait penanganan Covid-19. Sebagaimana disampaikan dalam rekomendasi tersebut, FPD melakukan segala upaya dan daya, berikhtiar turut serta dalam penanganan virus corona yang sangat serius ini. FPD siap bekerjasama, gotong royong di lapangan membantu menghilangkan kecemasan dan mengurangi derita rakyat akibat wabah corona.

Dalam hal ini, FPD secara aktif di berbagai tempat melakukan aksi kemasyarakatan seperti: fogging dan semprot disinfektan keliling, pembagian masker dan hand sanitizer, pemberian Alat Pelindung Diri (APD) bagi tim medis dan ikut menyosialisasikan physical distancing serta hidup sehat dengan rajin mencuci tangan. Dalam salah satu rekomendasinya, FPD juga mengingatkan dan mendorong terus terciptanya kolaborasi, Koordinasi, dan aksi tanggap, cepat, tepat antara pemerintah pusat dan daerah dengan seluruh stakeholder di dalam negeri dan luar negeri.

‘’Jadi, yang kami lakukan ini merupakan langkah nyata dari gerakan nasional Demokrat lawan corona. Demokrat ambil langkah konkret dalam upaya memutus mata rantai virus. Di atas itu, tentu ini diperuntukan untuk rakyat yang saat ini diliputi kecemasan dan kekhawatiran,’’ kata Aliya.

Di atas itu, Aliya mengimbau agar masyarakat disiplin melakukan protokol Covid-19. ‘’Pemerintah bekerja, kita juga aktif, dan masyarakat ikut protokol. Jangan remehkan pentingnya menjaga kesehatan diri dengan rajin cuci tangan, self hygiene, melalukan social distancing, makan makanan bergizi, olahraga dan cukup istirahat,’’ katanya. (mediafpd)

Berita Lainya

Nasional

Melani Suharli Serahkan Sembako Bagi Para Pedagang Pujasera Nyi Ageng Serang

Nasional

8.000 Paket Sembako dari Vera Vebyanthy

Nasional

Setelah Paser dan Kutim, Program Padat Karya Usulan Irwan Pun Berjalan di Kukar

Nasional

BPJS Naik, Muraz: Pemerintah Jangan Kuping Gajah!

Nasional

Peduli Dampak Covid-19, Herman Khaeron Sambangi Rumah Sakit dan Masyarakat

Nasional

Irwan Fecho: Kebijakan Pak Jokowi Bikin Rakyat Makin Ambyar

Pemda Apresiasi Ibas Sebar Ribuan Paket Sembako untuk Warga

Nasional

RUU Minerba Siap Disahkan, Fraksi Demokrat Menolak

Berita: Nasional - Melani Suharli Serahkan Sembako Bagi Para Pedagang Pujasera Nyi Ageng Serang •  Nasional - 8.000 Paket Sembako dari Vera Vebyanthy •  Nasional - Setelah Paser dan Kutim, Program Padat Karya Usulan Irwan Pun Berjalan di Kukar •  Nasional - BPJS Naik, Muraz: Pemerintah Jangan Kuping Gajah! •  Nasional - Peduli Dampak Covid-19, Herman Khaeron Sambangi Rumah Sakit dan Masyarakat •  Nasional - Irwan Fecho: Kebijakan Pak Jokowi Bikin Rakyat Makin Ambyar •  - Pemda Apresiasi Ibas Sebar Ribuan Paket Sembako untuk Warga •  Nasional - RUU Minerba Siap Disahkan, Fraksi Demokrat Menolak •