Pesan PD ke Ferdinand soal Penahanan: Itu Konsekuensi, Tak Bisa Dihindari

Kamis, 13 Januari 2022 10:52 0

pak didik (4)

Ferdinand Hutahaean ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi terkait kasus cuitan 'Allahmu lemah'. Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto berpesan ke Ferdinand bahwa penahanan adalah konsekuensi yang tak bisa dihindari.

"Jika FH (Ferdinand Hutahaean) sadar atas apa yang dilakukan, maka harusnya siap juga dengan konsekuensinya, termasuk harus berhadapan dengan hukum," ujar Didik saat dihubungi, Selasa (11/1/2022).

Ferdinand memang bukan sosok asing bagi Didik maupun Demokrat. Ferdinand diketahui pernah 'berseragam' biru khas warna Partai Demokrat.

Lebih lanjut Didik menilai proses hukum yang sedang berjalan merupakan bentuk tanggung jawab Ferdinand. Kepala Departemen Hukum dan HAM DPP Demokrat itu menegaskan Ferdinand tidak bisa menghindari proses hukum.

"Saya rasa apa yang dialami Ferdinand saat ini adalah sebagai bagian bentuk pertanggungjawaban dan konsekuensi dari kebebasan berpendapat yang digunakan oleh FH. Pertanggungjawaban hukum ini tidak bisa dihindarkan," kata Didik.

"Penegakan hukum juga harus dilakukan secara adil, tidak tebang pilih dan tidak pandang dulu, serta menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah," lanjut dia.

Terkait penahanan terhadap Ferdinand, Didik menilai hal itu ada dalam ranah kepolisian. Dia meyakini penyidik telah mempertimbangkan penahanan itu sesuai prosedur. Meski begitu, imbuh dia, Ferdinand bisa mengajukan praperadilan.

"Penahanan adalah hak subjektif penyidik. Saya yakin penyidik sudah mempertimbangkan dengan seksama," ujar dia.

"Namun demikian, hak subjektif tersebut bisa diuji di praperadilan jika FH tidak bisa menerima," lanjutnya.

Diberitakan sebelumnya, Polisi menetapkan Ferdinand Hutahaean sebagai tersangka terkait kasus cuitan 'Allahmu ternyata lemah'. Ferdinand lalu ditahan polisi.

"Dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka dengan alasan kesehatan. tapi ketika surat perintah penahanan, yang bersangkutan menandatangani," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, Senin (10/1/2022).

Ferdinand ditahan selama 20 hari ke depan di Rutan cabang Jakarta Pusat di Mabes Polri. Polisi menyatakan berdasarkan kondisi kesehatannya, Ferdinand layak ditahan.

"Hasil pemeriksaan dokter dari Pusdokes layak dilakukan penahanan," katanya.

( sumber : news.detik.com )

 

Berita Lainnya

Nasional

Bupati Penajam Paser Utara Kena OTT, Demokrat Tak Toleransi Tindakan Koruptif

Nasional

Legislator Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap Pelaku Penendang Sesajen

Nasional

Target Sejahterakan Rakyat, Legislator Demokrat Beber Keuntungan Operasi Damai Cartenz 2022 di Papua

Nasional

Anggota DPR Dukung Pemerintah Usut Tuntas Kasus Satelit Kemhan: Harus Berani!

Nasional

PD Singgung Sosok SBY soal Pembahasan RUU IKN: Harus Hati-hati

Nasional

Sartono Hutomo Prihatin Indonesia Melimpah Batubara Tapi Hanya Punya Cadangan Seminggu

Nasional

Sejumlah Distrik Diterjang Banjir, William Wandik: Layak Penguatan Mitigasi Bencana

Nasional

Irwan Fecho Menyarankan Pencabutan Izin Tambang dan HGU Diikuti Moratorium Perizinan

Berita: Nasional - Bupati Penajam Paser Utara Kena OTT, Demokrat Tak Toleransi Tindakan Koruptif •  Nasional - Legislator Apresiasi Langkah Kepolisian Tangkap Pelaku Penendang Sesajen •  Nasional - Target Sejahterakan Rakyat, Legislator Demokrat Beber Keuntungan Operasi Damai Cartenz 2022 di Papua •  Nasional - Anggota DPR Dukung Pemerintah Usut Tuntas Kasus Satelit Kemhan: Harus Berani! •  Nasional - PD Singgung Sosok SBY soal Pembahasan RUU IKN: Harus Hati-hati •  Nasional - Sartono Hutomo Prihatin Indonesia Melimpah Batubara Tapi Hanya Punya Cadangan Seminggu •  Nasional - Sejumlah Distrik Diterjang Banjir, William Wandik: Layak Penguatan Mitigasi Bencana •  Nasional - Irwan Fecho Menyarankan Pencabutan Izin Tambang dan HGU Diikuti Moratorium Perizinan •