Penusukan Syekh Ali Jaber, Wakil Ketua MPR: Usut Tuntas

Kamis, 17 September 2020 20:43

SYARIEF (1)

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan, menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas kejadian yang menimpa Syekh Ali Jaber. Ia mengutuk keras penusukan ulama kelahiran Madinah ini di kompleks Masjid Afaluddin Tamin Sukajaya, Lampung pada Ahad (13/9) lalu.

Menurut Syarief, kejadian ini harus diusut dengan tuntas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali. “Apabila kejadian ini tidak diselesaikan dengan baik maka dapat menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia dan mempengaruhi kepercayaan masyarakat,” ungkap Syarief.

Ia pun mendorong penyelidikan dilakukan secara terbuka dan hati-hati. Apalagi, beberapa waktu terakhir, muncul pernyataan yang mengatakan pelaku sedang terganggu kejiwaannya sehingga menimbulkan pro dan kontra. “Keterbukaan ini penting untuk mengembalikan kepercayaan publik dan menghindari kecurigaan serta prasangka negatif terhadap penegakan hukum,” ungkapnya lagi dalam siaran pers.

Anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini mendengar banyak sekali berita penyerangan terhadap ulama. “Syekh Ali Jaber hanyalah satu dari sekian banyak tokoh agama yang mendapatkan kekerasan dalam melakukan syiar agama. Bahkan, ada beberapa diantaranya sampai meninggal dunia,” kecam Syarief Hasan.

Ia pun mengharapkan agar kejadian ini tidak memancing kerusuhan dan adu domba di tengah masyarakat. “Kejadian ini sangat memprihatikan dan berpotensi memancing pergolakan di tengah masyarakat. Pemerintah dan aparat hukum harus bergerak cepat mengantisipasi kemungkinan buruk sehingga kerukunan antar umat beragama, dan persatuan Indonesia tetap terjaga yg menjadi  bagian dari pengamalan Pancasila," tegas Syarief.

Ia juga mendorong agar seluruh komponen bangsa tidak mudah terhasut dengan upaya propaganda buruk yang memanfaatkan kejadian ini. “Partai Demokrat mengajak pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dalam setiap kegiatan-kegiatan,” ungkap Syarief.

Berita Lainya

Nasional

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Madura Beri Bantuan Modal untuk Pelaku UMKM: Jangan Tinggalkan Salat

Nasional

Pasal Pendidikan di UU Cipta Kerja, Komisi X: Ini Lepas Kepala, tapi Buntut Masih Dipegang

Nasional

Syarief Hasan : Partai Demokrat Menolak UU Cipta Kerja, Bukan Mendalangi Demo

Nasional

Indonesia Masuk 10 Besar Negara Pengutang Besar, DPR: Sudah Masuk Tingkat Waspada

Nasional

Marwan Cik Asan Bina UMKM dan Bantu WiFi Gratis

Nasional

Imbas Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Pemerintah Diminta Antisipasi Klaster Baru Covid-19

Nasional

Politikus Demokrat: Penolakan Publik Terhadap UU Cipta Kerja Wajar

Nasional

Kutip Marwan Cik Asan, Media Asing Sorot Kontroversi UU Ciptaker

Berita: Nasional - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Madura Beri Bantuan Modal untuk Pelaku UMKM: Jangan Tinggalkan Salat •  Nasional - Pasal Pendidikan di UU Cipta Kerja, Komisi X: Ini Lepas Kepala, tapi Buntut Masih Dipegang •  Nasional - Syarief Hasan : Partai Demokrat Menolak UU Cipta Kerja, Bukan Mendalangi Demo •  Nasional - Indonesia Masuk 10 Besar Negara Pengutang Besar, DPR: Sudah Masuk Tingkat Waspada •  Nasional - Marwan Cik Asan Bina UMKM dan Bantu WiFi Gratis •  Nasional - Imbas Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Pemerintah Diminta Antisipasi Klaster Baru Covid-19 •  Nasional - Politikus Demokrat: Penolakan Publik Terhadap UU Cipta Kerja Wajar •  Nasional - Kutip Marwan Cik Asan, Media Asing Sorot Kontroversi UU Ciptaker •