Pemerintah Pusat Harus Gerak Cepat Tangani Pipa Gas Bocor di Madina, Bang Zul : Satu Nyawa Sangat Berarti bagi Kami !

Rabu, 27 Januari 2021 13:01

pak zul

Peristiwa bocornya gas dari kegiatan PT Sorik Merapi Geothermal Plant (SMGP) di Desa Sibanggor Julu, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, yang mengakibatkan sedikitnya lima warga setempat meninggal, langsung mendapat reaksi dari anggota Komisi VII DPR RI Zulfikar Hamonangan, SH.

Diketahui, lima warga tersebut meninggal akibat keracunan gas perusahaan yang sedang membangun power plant pembangkit listrik tenaga bumi tersebut pada Senin malam (25/1/2021).

Politisi Partai Demokrat dari daerah pemilihan Banten tiga/Tangerang raya ini mengaku prihatin dan miris dengan kejadian tersebut. Sebab, bagi Bang Zul, sapaannya, satu nyawa pun sangat berharga bagi dirinya. Pemerintah harus bergerak cepat dan tak boleh diam dengan kejadian yang merenggut nyawa manusia itu.

Ia menilai, pembangunan pembangkit listik panas bumi geothermal selalu saja makan korban jiwa. Pengawasan yang kuat dari pemerintah penting dilakukan.

“Saya mengajak seluruh anggota Komisi VII DPR RI untuk ke lokasi. Kita lakukan sidak pada proyek pembangkit listrik tenga panas bumi ini. Sebab, ini selalu menjadi masalah besar di Kabupaten Mandailing Natal,” ungkap Bang Zul, saat dihubungi Selasa (26/1/2021).

Bang Zul secara tegas menyatakan bahwa PT SMGP harus segera dipanggil Komisi VII DPR RI untuk memberi penjelasan dan mempertanggungjawabkan akibat peristiwa ini.

“Ini bentuk kelalaian yang mengakibatkan kebocoran pada pipa gas dan warga menjadi korban. Jika dibiarkan, berapa banyak lagi korban masyarakat sekitar proyek tersebut,” kata Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat ini.

Kata Bang Zul, jangan sampai ada korban susulan dari kegiatan PT SMGP ini. Masyarakat setempat pun selalu resah atas pembangunan proyek tersebut. Saat awal pembangunan proyek tersebut pun sudah muncul penolakan masyarakat dengan cara menggelar demo.

“Masyarakat menolak pembangunan pembangkit listrik tersebut karena khawatir risiko proyek tersebut. Keresahan dan penolakan masyarakat terjawab dengan peristiwa korban jiwa saat ini. Proyek tersebut belum matang prosesnya dan bahkan tidak melibatkan warga,” ujarnya.

“Saya prihatin. Saya sangat dekat secara emosional dengan daerah itu. Karena orangtua saya pun berasal dari Madina. Saya meminta secepatnya tidak lanjut dari pemerintah, khususnya Kementerian ESDM agar membentuk tim khusus dalam penanganan proyek dan memangil seluruh mitra yang berhubungan dengan proyek tersebut. Saya juga minta pemerintah menghentikan proyek itu jika tidak ada jaminan keselamatan yang pasti untuk masyarakat dan menganti rugi pada pihak korban yang telah meninggal dunia,” katanya serius.

Lebih lanjut Bang Zul meminta pihak kepolisian menyelidiki kasus ini secara tuntas. Jika ada unsur pidananya, pihak yang bertanggungjawab harus diproses secara hukum.

“Bagi saya dan bagi kami Partai Demokrat, satu nyawa melayang sangat berarti. Oleh karena itu, semua pihak harus bergerak cepat menyelesaikan kasus ini. Saya minta jangan lamban penanganannya,” kata Bang Zul. (t7/set)

 

Berita Lainnya

Nasional

DPR Sebut Sistem Pertambangan Nasional Kacau Balau

Nasional

Legislator Demokrat, PPN Sembako dan Pendidikan Menyengsarakan Rakyat!

Nasional

Legislator PD Tak Habis Pikir 'Perempuan' Jadi Alasan Vonis Pinangki Disunat

Nasional

MPR Fraksi Demokrat: Perpanjangan Masa Presiden Bertentangan dengan Konstitusi

Nasional

Partai Demokrat Soroti 60 Ribuan SPDP Mangkrak di Mabes Polri

Nasional

Ibas: RAPBN 2022 Harus Menyentuh Seluruh Lapisan Masyarakat

Nasional

Jika Ada Pajak Sembako, Demokrat Tak Segan-segan Tolak RUU KUP

Nasional

Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas

Berita: Nasional - DPR Sebut Sistem Pertambangan Nasional Kacau Balau •  Nasional - Legislator Demokrat, PPN Sembako dan Pendidikan Menyengsarakan Rakyat! •  Nasional - Legislator PD Tak Habis Pikir 'Perempuan' Jadi Alasan Vonis Pinangki Disunat •  Nasional - MPR Fraksi Demokrat: Perpanjangan Masa Presiden Bertentangan dengan Konstitusi •  Nasional - Partai Demokrat Soroti 60 Ribuan SPDP Mangkrak di Mabes Polri •  Nasional - Ibas: RAPBN 2022 Harus Menyentuh Seluruh Lapisan Masyarakat •  Nasional - Jika Ada Pajak Sembako, Demokrat Tak Segan-segan Tolak RUU KUP •  Nasional - Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas •