Pemasangan Jargas Tak Ada Kepastian, Bang Zul Minta PGN dan Kementerian ESDM Bangun Komunikasi yang Baik

Minggu, 31 Januari 2021 07:25

pak Zul

Jaringan pipa gas amat sangat dibutuhkan masyarakat. Termasuk masyarakat Tangerang. Rencana pemasangan jaringan pipa gas (jargas) di sejumlah wilayah Tangerang tak kunjung ada kepastian. Di sisi lain, terjadi kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

Anggota Komisi VII DPR RI Zulfikar Hamonangan, SH angkat suara menyikapi persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia pun kerap menerima aspirasi dan keluhan masyarakat terkait tak jelasnya jaringan pipa gas dan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram.

Terkait tak jelasnya pemasangan jaringan pipa gas, ia menilai adanya komunikasi yang kurang baik antara PT Perusahaan Gas Negara (PGN) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Jika tidak ada komunikasi yang baik antara PT PGN dengan Kementerian ESDM, saya yakin target pemasangan dua juta sambungan hingga akhir 2022 akan sulit tercapai,” kata Bang Zul, sapaan Zulfikar, Jumat (29/1/2021).

Bang Zul mengatakan, dengan duduk bersama, PT PGN dan Kementerian ESDM akan dapat mengetahui kendala-kendala yang terjadi.

Dikatakan Bang Zul, sering sekali pada praktiknya masyarakat yang membutuhkan jaringan pipa gas kesulitan dalam pengurusan. Bahkan, ada yang dikenakan biaya oleh oknum. Padahal, jelas-jelas program pemasangan instalasi jargas ini digratiskan.

Saat ini, dengan pertumbuhan penduduk yang makin meningkat dan banyaknya warga yang berada di rumah karena work from home (WFH) begitu membutuhkan komoditi ini. Sementara, terjadi kelangkaan tabung gas 3 kilogram di beberapa pangkalan. Sering juga terjadi antrean atau rebutan antar-masyarakat untuk mendapatkan gas 3 kilogram tersebut.

“Oleh karena itu, saya meminta program jargas ini dapat dipercepat dan ada upaya solusi agar program ini terealisasi. Kalau tidak, rencana yang baik hanya jadi mimpi belaka. Kendala-kendala di lapangan, termasuk persoalan dengan pimpinan daerah seharusnya bukan hal yang sulit, jika PGN dan Kementerian ESDM memanggil pimpinan daerah atas mekanisme izin pemasangan jaringan yang dimohonkan masyarakat,” ujar politisi Partai Demokrat ini.

Bang Zul mengatakan, sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang salah satunya membidangi energi, seringkali menerima pengaduan dari masyarakat di daerah pemilihannya (dapil Banten tiga).

Masyarakat mengadukan tidak adanya kejelasan dan kepastian untuk pemasangan jargas. Ini dialaminya ketika bertemu dengan masyarakat Komplek Sekretariat Negara (Setneg), Kota Tangerang.

“Masyarakat sana merasa dipingpong.
Mereka tidak mendapat kepastian kapan dipasangkan jaringan. Padahal, konsumen yang minat sangat banyak sekali. Untuk itu, saya meminta agar masyarakat diberi kepastian dan umumkan pada masyarakat bahwa program ini gratis. Tindak tegas jika ada oknum yang memungut biaya ke masyarakat. PT PGN merupakan perusahaan BUMN yang membutuhkan banyak konsumen dan jika PGN tidak mampu, bekerja sama dengan swasta agar ada solusi untuk masyarakat,” tegas Kepala Badan Pembinaan Jaringan Konstituen DPP Partai Demokrat ini. (t7/set)

 

Berita Lainnya

Nasional

Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun

Nasional

Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif

Nasional

Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan

Nasional

Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh

Nasional

PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko

Nasional

BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir

Nasional

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian

Nasional

Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi

Berita: Nasional - Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun •  Nasional - Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif •  Nasional - Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan •  Nasional - Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh •  Nasional - PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko •  Nasional - BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir •  Nasional - Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian •  Nasional - Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi •