Peduli Banjir, PIA FPD Salurkan Kebutuhan Anak

Kamis, 25 Februari 2021 07:32

pia (1)

Persaudaraan Istri Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat (PIA-FPD) tak tinggal diam membantu warga yang terdampak banjir. Mereka bahu membahu menyediakan kebutuhan bagi para korban, khususnya untuk anak-anak.

‘’Kami menyumbang APD dan berbagai kebutuhan anak seperti selimut, popok, susu, dan lain-lain. Dalam kondisi begini, biasanya kan ada dapur umum untuk pengungsi. Agar lebih terjamin urusan masak memasak, kami juga berikan kompor,’’ kata Aliya Rajasa Baskoro Yudhoyono, Ketua PIA-FPD (21/02/2021).

Aliya berharap, bantuan untuk tanggap darurat ini dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak.

‘’Mungkin tak seberapa, tapi bantuan semacam ini harus cepat. Apa yang bisa kita salurkan untuk kebutuhan sekarang, ya kita berikan,’’ tegasnya.

Menurut Aliya, bantuan ini merupakan buah partisipasi para anggota PIA, yang tentu saja istri-istri anggota DPR RI dari FPD.

‘’Pada dasarnya, kita biasa bertindak cepat untuk aksi-aksi kepedulian sosial semacam ini. Ini memang sudah biasa dilakukan, ada atau tidak ada bencana. Hanya saja, intensitasnya mungkin lebih saat ada bencana. Karena kita ibu-ibu, biasanya lebih mudah memahami kebutuhan-kebutuhan apa saja yang mendesak dalam situasi seperti bencana banjir ini, khususnya untuk ibu dan anak,’’ tambahnya.

Bantuan PIA ini, merupakan bagian dari paket bantuan yang diberikan FPD. Bantuan secara keseluruhan diserahkan Ketua FPD Edhie Bhaskoro Yudhoyono kepada tim yang kemudian menyalurkan ke wilayah-wilayah paling terdampak dan membutuhkan.

‘’Kami turut prihatin. Semoga musibah-musibah yang kita alami ini segera berlalu. Terpenting saat ini, semua pihak harus bijak dan sama-sama meningkatkan kepedulian sosial,’’ kata Edhie Baskoro.

Sementara Sekretaris FPD, Marwan Cik Asan, menyatakan bahwa para anggota FPD dan PIA selalu memperlihatkan kekompakan dan rasa peduli saat menghadapi situasi seperti sekarang.

‘’Kita selalu fokus pada kebutuhan mendesak rakyat, tanggap darurat. Peduli itu harus, dan hal-hal seperti ini sudah dan akan selalu ditradisikan,’’ kata Marwan.

Ia juga menambahkan, bantuan dari PIA FPD cukup lengkap untuk kebutuhan anak. Hal ini penting karena seringkali, para pemberi sumbangan terlalu fokus pada kebutuhan-kebutuhan orang dewasa.

‘’Padahal orangtuanya justru repot kalau kebutuhan anak tidak ada atau kurang,’’ katanya.

Marwan juga menambahkan, FPD tak hanya memberikan kebutuhan makanan, pakaian, selimut, alat mandi dan alat masak, tapi juga alat evakuasi untuk warga yang terjebak.

‘’Kami ada beberapa perahu karet. Ini juga penting karena di beberapa tempat, kalau banjir besar seperti ini, kebutuhan evakuasi warga yang terjebak sangat tinggi,’’ tuturnya.

Berita Lainnya

Nasional

Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen

Nasional

Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital

Nasional

Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi

Nasional

Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani

Nasional

Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri

Nasional

Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi

Nasional

Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan

Nasional

Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun

Berita: Nasional - Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen •  Nasional - Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital •  Nasional - Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi •  Nasional - Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani •  Nasional - Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri •  Nasional - Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi •  Nasional - Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan •  Nasional - Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun •