Partai Demokrat Manggarai Raya Gelar Doa Bersama dan Konsolidasi

Selasa, 23 Maret 2021 11:13

pak benny doa

Di tengah kemelut Partai Demokrat yang hingga kini belum usai, Partai Demokrat Manggarai Raya yang meliputi kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur melakukan doa bersama dan konsolidasi di Melo, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (21/3/2021).

Dalam acara tersebut, Benny K. Harman yang akrab disapa BKH, Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat  (waketum DPP PD) ikut hadir untuk memberikan pengarahan.

Menurutnya, acara doa bersama dan konsolidasi Partai Demokrat sangat penting di tengah kemelut partai.

"Partai Demokrat bagai rumah. Rumah Demokrat ini diambilalih pihak lain. Yang mengambilnya pun tak mempunyai hak. Karena itu, kita berdoa agar ketua umum AHY tabah dan kuat menghadapi kemelut ini. Kita juga berdoa agar Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan seluruh kader sebagai pemilik rumah yang sah agar tetap setia, solid, dan kokoh menyelamatkan partai ini, " kata BKH.

Sebagaimana diketahui bahwa saat ini partai berlambang mercy ini, kepemimpinannya diambilalih melalui Kongres Luar Biasa (KLB) dengan menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum. Soal KLB itu, BKH menilai  itu sebagai kegiatan tidak sah secara hukum.

"Partai Demokrat mengatur soal KLB dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) partai. Pihak yang melakukan KLB harus mematuhi mekanisme yang ada dalam AD dan ART partai. Nyatanya, tak satu pun mekanisme partai yang dipenuhi kelompok KLB. Karenanya, KLB Deli Serdang adalah tidak sah, "tegas BKH dalam rilis yang diterima Pos Kupang.Com, Minggu (21/3/2021).

Dalam pengarahannya, BKH menampik tuduhan kubu KLB bahwa Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY sangat sentralistik dan partai dinasti.

"Tuduhan bahwa di bawah kepemimpinan AHY Partai Demokrat sentralistik dan partai dinasti adalah keliru. Simak sejarah pergantian Ketum Partai Demokrat pada setiap kongres. Sejak kongres pertama kali hingga terpilihnya AHY sebagai ketum pada kongres tahun 2020, banyak ketua yang terpilih secara demokratis dan bukan hanya keluarga pak SBY. Semestinya publik perlu berkaca pada partai lain. Banyak partai yang ketua umumnya tak pernah diganti sejak partai berdiri. Sejak berdirinya partai sampai saat ini, ketua umumnya orang yang sama. Itu sangat sentralistik dan dinastik," tegas Ketua Fraksi Partai Demokrat MPR RI ini.

Pada acara itu, para ketua  DPC dari tiga kabupaten yang hadir mengaku pernah diajak kader partai yang tidak aktif sebelum dan sesudah KLB. 

Rikardus Jani, ketua DPC Manggarai Barat mengaku pernah diajak sebelum dan setelah KLB.

"Saya pernah diajak oleh kader partai yang tak aktif untuk ikut KLB. Itu sebelum kongres. Setelah kongres pun saya diajak untuk bergabung tapi saya tegas mengatakan setia dan solid mendukung mas AHY sebagai ketum, "kata Jani.

Sementara itu, Lucius Modo, Ketua DPC Mangggarai Timur, mengalami hal serupa. Anggota DPRD ini mengaku pernah ditelpon sahabat partai untuk bergabung dengan kelompok KLB.

"Saya juga diajak kawan partai untuk bergabung dengan kubu sebelah tapi saya bilang kami loyal dan kompak mendukung AHY,"imbuh Modo.

Acara doa bersama dan konsolidasi ini diikuti ketua DPC pada tiga kabupaten, ketua PHC, dan segenap kader partai. Selama kegiatan tampak para peserta memakai baju seragam berwarna hitam bertuliskan "selamatkan demokrasi". Selama kegiatan berlangsung, semua peserta diwajibkan mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker dan menjaga jarak. Kegiatan dimulai pada pkl. 12.00 sampai dengan pkl. 16.00 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama.

Setelah doa bersama dan konsolidasi di regio Manggarai Raya, BKH akan melakukan doa bersama dan konsolidasi di kabupaten lain, yaitu Ngada, Nagekeo, Ende dan seterusnya. Manggarai Raya mempunyai wajib pilih kurang lebih 600 ribu.(gem)

 

Berita Lainnya

Nasional

Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen

Nasional

Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Nasional

Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat

Nasional

Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme

Nasional

Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Nasional

Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat

Nasional

Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif

Nasional

Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan

Berita: Nasional - Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen •  Nasional - Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent •  Nasional - Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat •  Nasional - Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme •  Nasional - Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik •  Nasional - Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat •  Nasional - Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif •  Nasional - Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan •