Nakes Keluhkan Pencairan Insentif, Anggota Komisi IX: Pemerintah Harus Segera Cairkan

Senin, 02 Agustus 2021 08:32

LUCY

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Demokrat Lucy Kurniasari mengatakan keluhan insentif tenaga kesehatan (nakes) mengemuka di banyak daerah.

Para nakes menyesalkan pemerintah yang tak kunjung mencairkan insentifnya.

Menurut Lucy keluhan para nakes adalah hal yang sangat wajar. Sebab mereka hanya meminta haknya karena telah menjalankan kewajibannya. 

"Para nakes mengeluhkan hal itu sangat wajar. Mereka sudah melaksanakan kewajibannya dengan bekerja siang malam. Bahkan para nakes mempertaruhkan dirinya kemungkinan tertular Covid-19 demi membantu pasien yang jumlahnya melebihi kemampuan fisiknya," ujar Lucy, kepada wartawan, Sabtu (31/7/2021). 

"Karena itu, sangat beralasan bila para nakes menuntut haknya sebagaimana yang sudah dijanjikan pemerintah. Hak para nakes itu sudah seharusnya mereka terima tanpa berulang memintanya," imbuhnya. 

Lucy mengatakan Pemerintah seharusnya menyelesaikan semua kewajibannya sesuai yang dijanjikan. Hal ini perlu segera dilakukan agar para nakes tidak hilang kepercayaan kepada pemerintah.

Komisi IX DPR RI, lanjutnya, sudah berulang melakukan rapat dengan mitra kerja untuk membahas persoalan insentif para nakes. 

"Bahkan dalam setiap rapat Komisi IX selalu mendesak pemerintah untuk menyelesaikan hak para nakes tersebut," kata dia. 

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya itu menyebutkan pula dalam rapat dengan mitra juga masih ditemukan adanya masalah administrasi para nakes yang belum dipenuhi pihak rumah sakit. Karena itu, pihak rumah sakit harus segera menyelesaikan persoalan tersebut.

Menurutnya kalau persoalan administrasi sudah dipenuhi, tidak selayaknya pemerintah menahan hak para nakes tersebut. Pemerintah pusat juga diminta harus menegur keras pemerintah daerah yang tidak melaksanakan kewajibannya.

"Pemerintah tentu tidak mau dinilai zolim hanya karena terus terlambat melaksanakan kewajibannya membayar insentif nakes. Karena itu, bayarlah sebelum keringat para nakes kering. Hal ini tentu dipahami dan disadari oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah," tandasnya. 




Berita Lainnya

Nasional

Berorientasi Bisnis, Syarief Hasan Sebut Yusril Tutup Mata Atas Pelanggaran Hukum dan Demokrasi

Nasional

Utang Melebihi Setengah Aset, Wakil Ketua MPR: Perlu Langkah Strategis Kurangi Utang

Nasional

Legislator William Wandik Nilai Gugatan Kubu Moeldoko Lemah, Optimis Ditolak MA

Nasional

Demokrat Kubu AHY Optimistis MA Keluarkan Keputusan Seadil-adilnya

Nasional

Judicial Review Pro Muldoko Masuk Kategori “Begal Politik”

Nasional

Perlu Keseriusan Serap Produksi Baja Dalam Negeri, Legislator: Krakatau Steel Sudah Sangat Kompleks

Nasional

Pemerintah Diminta Ambil Sikap soal AUKUS, Jangan Cuma Bilang Khawatir

Nasional

Anggota FPD DPR RI Perjuangkan Peningkatan Upah Guru Honor

Berita: Nasional - Berorientasi Bisnis, Syarief Hasan Sebut Yusril Tutup Mata Atas Pelanggaran Hukum dan Demokrasi •  Nasional - Utang Melebihi Setengah Aset, Wakil Ketua MPR: Perlu Langkah Strategis Kurangi Utang •  Nasional - Legislator William Wandik Nilai Gugatan Kubu Moeldoko Lemah, Optimis Ditolak MA •  Nasional - Demokrat Kubu AHY Optimistis MA Keluarkan Keputusan Seadil-adilnya •  Nasional - Judicial Review Pro Muldoko Masuk Kategori “Begal Politik” •  Nasional - Perlu Keseriusan Serap Produksi Baja Dalam Negeri, Legislator: Krakatau Steel Sudah Sangat Kompleks •  Nasional - Pemerintah Diminta Ambil Sikap soal AUKUS, Jangan Cuma Bilang Khawatir •  Nasional - Anggota FPD DPR RI Perjuangkan Peningkatan Upah Guru Honor •