Nadiem Resmi Dapat Tambahan Tugas, Begini Respons Yoyok Sukawi

Selasa, 04 Mei 2021 05:51

nadiem (1)

Nadiem Makarim resmi mendapat tambahan pekerjaan setelah ia dilantik menjadi Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu 28 April 2021.

Keputusan tentang pengangkatan Nadiem sebagai menteri tertuang dalam Keptusan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Pembentukan dan Pengupahan Kementerian serta Pengangkatan Beberapa Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.

Merespons hal tersebut, salah satu anggota Komisi X DPR RI, Yoyok Sukawi mengatakan bahwa tambahan beban kerja Nadiem menjadi tantangan tersendiri mengingat pekerjaan rumah di bidang pendidikan, kebudayaan, riset, dan teknologi masih cukup banyak di tengah pandemi Covid-19.

Yoyok Sukawi pun berharap Nadiem bisa tetap kerja maksimal di tengah tambahan beban kerja per hari ini.

"Pertama selamat untuk Mas Menteri Nadiem yang mendapat amanah lebih di kabinet. Walaupun dapat tambahan tugas baru, Mas Menteri tetap harus optimal dalam bekerja demi rakyat," tuturnya di Jakarta.

"Saat ini PR di bidang Mas Menteri masih cukup banyak. Salah satunya terkait target pembelajaran tatap muka di Bulan Juli. Ini harus menjadi catatan untuk tetap diupayakan dengan mempersiapkan sematang mungkin," lanjut anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Yoyok Sukawi pun berharap bidang riset dan teknologi yang sekarang diemban Nadiem Makarim mampu menciptakan sebuah inovasi baru mengingat backgroundnya sebagai salah satu mantan CEO aplikasi modal transportasi, Gojek.

"Mas Menteri Nadiem ini kan bakcgroundnya dari Gojek. Nah dari situ kami berharap beliau mampu menciptakan inovasi baru di bidang riset seperti pada saat dulu bisa membesarkan gojek yang saat ini memudahkan kehidupan masyarakat. Bidang riset teknologi harus gaspol," pungkasnya.

Sebagai informasi, tak hanya Nadiem Makarim yang dilantik menjadi Mendikbud-Ristek, pada Rabu sore Presiden Joko Widodo juga melantik Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi Kabinet Indonesia Maju.

 

Berita Lainnya

Nasional

Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas

Nasional

Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona

Nasional

Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati

Nasional

Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina

Nasional

SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You

Nasional

Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan"

Nasional

Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih

Nasional

Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif

Berita: Nasional - Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas •  Nasional - Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona •  Nasional - Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati •  Nasional - Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina •  Nasional - SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You •  Nasional - Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan" •  Nasional - Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih •  Nasional - Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif •