Muraz: AZN Terbentur Hukum Harus Didampingi

Kamis, 19 November 2020 04:48

M- MURAZ

Anggota Komisi II dari FPD Mohamad Muraz menyatakan,     aparat sipil negara (ASN) yang tersandung masalah hukum perlu mendapatkan pendampingan.  Tujuannya agar hak-hak mereka sebagai warga negara terlindungi.

Hal ini disampaikan Muraz dalam rapat dengar pendapat umum/ audiensi dengan Ketua Forum Komunikasi Abdi Negara Indonesia (17/11/20).  Forum Komunikasi Abdi Negara Indonesia menyampaikan persoalan pasca dilakukannya pemberhentian dengan tidak hormat (PTHD) terhadap PNS/ASN kepada Komisi II DPR RI.

Menurut Muraz, dalam soal ini harus jelas,     ‘’mana  yang punya motif dan yang hanya perintah atasan karena takut. Itu harus menjadi pertimbangan hakim. Agar tahu apakah mereka pantas dipecat atau tidak,’’ katanya.

Dikatakan, sejak reformasi, banyak sekali ASN dikaitkan dengan masalah korupsi. Para ASN yang tersandung kasus pidana ini tidak boleh mendapat bantuan hukum.  Menurut Muraz, dalam hukum pidana, ada 2 tindak kejahatan. Yakni yang dilakukan dengan niat atau sengaja, tapi juga ada yang karena lalai, tidak tahu aturan, atau karena perintah/tekanan atasannya.

‘’Karena ASN sejak masuk sudah dilatih untuk taat. Banyak sekali ASN yang tersandung kasus korupsi tapi mereka tidak menikmati uangnya,’’ tuturnya.

Kata Muraz, terkait pemecatan ASN adanya di UU ASN No. 5 tahun 2014.

‘’Tapi trend pemecatan yang ada dengan menggunakan SKB. Dahulu tidak ada pemecatan. Baru karena ada SKB ini ada pemecatan,’’ papar legilastor dari Jabar 4 itu.

Dalam pandangan Muraz, putusanya hakim umumnya tidak mencantumkan ASN itu harus dipecat. ‘’Beda dengan kasus poliitisi yang sering dicantumkan dicabut hak politiknya.  Karena hakim yang mengadili tahu persis mana yang sengaja melakukan tindak pidana dan mana yang lalai. Alangkah baiknya dlm putusan pengadilan itu dicantumkan siapa yang harus dipecat dan mana yang tidak. Tentu untuk ini Komisi II perlu berkoordinasi dengan komisi dan lembaga terkait,’’ tambah mantan Walikota Sukabumi itu.

Karena itulah, Muraz menekankan bahwa pendampingan hukum \perlu diberikan kepada mereka/ASN yang terbentur kasus hukum. (***)

 

 

Berita Lainya

Nasional

AHY : Pelatihan Politik Lahirkan Kader Militan Yang Akan Besarkan Partai Demokrat

Nasional

SEREMONIAL, AHY LEPAS PARA PESERTA PENDIDIKAN POLITIK DPC PARTAI DEMOKRAT SURABAYA

Nasional

Komisi VIII DPR RI Bersama Kemenag RI Sosialisasikan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020

Nasional

Mas Bram Kembali Berikan Bantuan pada Pengungsi Merapi

Nasional

Rencana Presiden Jokowi Kurangi Libur Akhir Tahun Kala Pandemi Corona, Ini Respon Fraksi Demokrat

Nasional

Syakir, Bocah Bocor Jantung asal Abdya Sudah di Jakarta, Segala Kebutuhan Ditanggung Teuku Riefky

Nasional

Selain Berikan Bantuan, Sartono Juga Ingatkan Masyarakat Terapkan 3M

Nasional

Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir

Berita: Nasional - AHY : Pelatihan Politik Lahirkan Kader Militan Yang Akan Besarkan Partai Demokrat •  Nasional - SEREMONIAL, AHY LEPAS PARA PESERTA PENDIDIKAN POLITIK DPC PARTAI DEMOKRAT SURABAYA •  Nasional - Komisi VIII DPR RI Bersama Kemenag RI Sosialisasikan Pembatalan Pemberangkatan Haji 2020 •  Nasional - Mas Bram Kembali Berikan Bantuan pada Pengungsi Merapi •  Nasional - Rencana Presiden Jokowi Kurangi Libur Akhir Tahun Kala Pandemi Corona, Ini Respon Fraksi Demokrat •  Nasional - Syakir, Bocah Bocor Jantung asal Abdya Sudah di Jakarta, Segala Kebutuhan Ditanggung Teuku Riefky •  Nasional - Selain Berikan Bantuan, Sartono Juga Ingatkan Masyarakat Terapkan 3M •  Nasional - Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir •