MPR RI: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Ke-III oleh Drs. H. Anwar Hafid, M.Si. (Harap Pesantren Jadi Tonggak Implementasi Empat Pilar Kebangsaan)

Minggu, 27 September 2020 06:19

pak anwar

Anggota DPR-MPR-RI Drs H Anwar Hafid menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) di AULA Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo Kabupaten Sigi, Jumat ( 25/9/2020).

Menurut Anwar Hafid, kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini dinilai penting karena MPR menilai masih banyak penyelenggara negara dan kelompok masyarakat yang belum memahami dan mengerti tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

bapak anwar

” Tanpa gerakan nasional pemasyarakatan dan pembudayaan Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, eksistensi dan peranannya dari waktu ke waktu akan memudar,” ujar Anwar Hafid.

Angggota Fraksi Partai Demokrat ini, berharap pondok pesantren bisa menjadi tonggak implementasi empat pilar kebangsaan dan para santri adalah generasi milenial penerus kemajuan bangsa dimana dibebankan kepada mereka untuk menjadi agen perubahan yang mampu menggerakan roda zaman dan memberi warna serta corak kehidupan bangsa.

Apalagi katanya sejak masa reformasi, semua tingkatan sekolah tidak lagi mewajibkan pembelajaran mengenai Pancasila dan budi pekerti. sehingga terjadi kekosongan dalam pembangunan jiwa nilai-nilai kebangsaan.

Belum lagi tambahnya, derasnya arus informasi yang tidak bisa terbendung dengan kemajuan teknologi, sehingga para pemuda terpengaruh dengan hidup modern dan melupakan jati diri bangsa.

pak anwar H

“Oleh karena itu perlu suntikan nilai- nilai jati diri bangsa bahwa kita memiliki nilai-nilai seperti Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. Mengisi ruang-ruang di sanubari para pemuda kita bahwa bangsa ini berdiri dengan perjuangan yang tidak mudah,” katanya.

Terlepas dari semua itu, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Tengah ini tetap mengingatkan untuk tetap menggunakan protap kesehatan ditengah mewabahnya pandemi Covid 19.
” Tetap gunakan masker, menjaga jarak serta mencuci tangan. Karena saat ini pandemi Covid 19 mengalami peningkatan,” cetusnya.

Meski demikian Anwar Hafid juga menekankan bahwa Covid 19, bukanlah penyakit yang menakutkan.
Karena berdasarkan data, bahwa angka kematian terbesar bukan di sebabkan oleh virus corona, tetapi akibat penyakit jantung, liver dan TBC.

Hadir pada kesempatan tersebut, Pimpinan Pondok Pesantren Madinatul Ilmi Dolo Kabupaten Sigi Al-Habib DR Syaid Ali Hasan Al Jufri, Lc. MA dan anggota DPRD Sigi Ustad Anas Umar, Lc..MHi.

bapak anwar H

 

anwar 2

Berita Lainya

Nasional

SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju

Nasional

Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law

Nasional

Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker

Nasional

Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19

Nasional

Luar Biasa! Demokrat Pasang 31 Titik Wifi Gratis di Kota Surabaya bagi Pelajar

Nasional

Libur Panjang Akhir Oktober, Anggota DPR Minta Masyarakat Tak Lupa Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional

PD Tolak Usul MUI Jabatan Presiden 1 Periode: RI Maju 10 Tahun Dipimpin SBY

Nasional

Benny K Harman Tantang Profesor yang Sebut UU Ciptaker Perkecil Peluang KKN

Berita: Nasional - SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju •  Nasional - Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law •  Nasional - Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker •  Nasional - Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19 •  Nasional - Luar Biasa! Demokrat Pasang 31 Titik Wifi Gratis di Kota Surabaya bagi Pelajar •  Nasional - Libur Panjang Akhir Oktober, Anggota DPR Minta Masyarakat Tak Lupa Terapkan Protokol Kesehatan •  Nasional - PD Tolak Usul MUI Jabatan Presiden 1 Periode: RI Maju 10 Tahun Dipimpin SBY •  Nasional - Benny K Harman Tantang Profesor yang Sebut UU Ciptaker Perkecil Peluang KKN •