MPR: Muhammadiyah organisasi yang berkontribusi nyata bagi Indonesia

Selasa, 23 November 2021 10:43

Bapak SH (1)

Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengatakan Muhammadiyah merupakan organisasi keagamaan dan sosial yang telah membuktikan diri dengan ikut serta berkontribusi nyata bagi pembangunan dan kemajuan Indonesia.

"Peran kesejarahan ini telah diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, saya mengucapkan selamat Milad Ke-109 Muhammadiyah," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Ia mengatakan pada usia yang telah melebihi satu abad, PP Muhammadiyah telah berperan dan mewarnai perjalanan hidup bangsa dan negara. Muhammadiyah adalah organisasi yang ikut memajukan kualitas pendidikan dan memberikan kontribusi sosial.

"Ini adalah bukti Muhammadiyah bagian melekat dan menjadi bagian dari sejarah panjang perjalanan republik ini," ujar Syarief Hasan.

Pada usia yang ke-109 itu, ia mendoakan agar Muhammadiyah tetap melanjutkan peran sosial dan keagamaan demi majunya bangsa dan negara.

Ia berpandangan bahwa gerakan pendidikan berupa pembangunan banyak sekolah serta komitmen sosial dalam membantu mengentaskan berbagai persoalan di tengah masyarakat telah menjadikan Muhammadiyah sebagai organisasi yang mampu berjuang secara mandiri.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya lulusan pendidikan yang dirintis dan dikelola Muhammadiyah dan tidak jauh beda dengan kegiatan sosial yang berhasil membantu negara mengentaskan kemiskinan, paparnya.

Komitmen kebangsaan Muhammadiyah dalam membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), mempromosikan nilai-nilai toleransi, dan kritis-kontruktif pada berbagai persoalan kebangsan adalah wujud nyata dari pengejawatahan Pancasila.

Sedari awal, katanya, Organisasi yang didirikan pada 18 November 1912 itu adalah salah satu penopang utama Ibu Pertiwi, terus mewarnai, dan berperan dalam rangkaian panjang sejarah indonesia.

Ruang-ruang pengabdian tersebut , katanya. Perlu terus disemai sehingga pembangunan kebangsaan bukan saja menjadi tugas pemerintah, tetapi menjadi tugas bersama, kata Menteri Koperasi dan UKM era Presiden SBY tersebut. 

 

( sumber : antaranews.com )

Berita Lainnya

Nasional

DPR Ingatkan Sri Mulyani: Dana PEN untuk Ibu Kota Baru Langgar UU

Nasional

BKSAP Serukan Pentingnya Konektivitas Indo-Pasifik untuk Jawab Berbagai Tantangan Regional

Nasional

BKSAP Dorong Pariwisata Bali Dibuka untuk Wisatawan Asing

Nasional

Anggota DPR Soroti Kasus Gala Sky, Minta Menteri PPPA Ikut Selesaikan Masalah Doddy Sudrajat Vs KPAI

Nasional

Komisi VIII DPR Kompak Usir Sekjen Kemensos dari Rapat, Ada Apa?

Nasional

Berikan Catatan Kritis Terkait RUU IKN, FPD DPR: Harus Benar-benar Cermat dan Matang Segala Sesuatunya

Nasional

RUU IKN Disahkan, Anggota Dewan Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Tak Hanya Ruang Kerja, tetapi...

Nasional

Kritisi Pemindahan IKN, Anggota Pansus FPD: Utang Pemerintah Sudah Tembus Rp6.908,87 Triliun

Berita: Nasional - DPR Ingatkan Sri Mulyani: Dana PEN untuk Ibu Kota Baru Langgar UU •  Nasional - BKSAP Serukan Pentingnya Konektivitas Indo-Pasifik untuk Jawab Berbagai Tantangan Regional •  Nasional - BKSAP Dorong Pariwisata Bali Dibuka untuk Wisatawan Asing •  Nasional - Anggota DPR Soroti Kasus Gala Sky, Minta Menteri PPPA Ikut Selesaikan Masalah Doddy Sudrajat Vs KPAI •  Nasional - Komisi VIII DPR Kompak Usir Sekjen Kemensos dari Rapat, Ada Apa? •  Nasional - Berikan Catatan Kritis Terkait RUU IKN, FPD DPR: Harus Benar-benar Cermat dan Matang Segala Sesuatunya •  Nasional - RUU IKN Disahkan, Anggota Dewan Ingatkan Pemindahan Ibu Kota Tak Hanya Ruang Kerja, tetapi... •  Nasional - Kritisi Pemindahan IKN, Anggota Pansus FPD: Utang Pemerintah Sudah Tembus Rp6.908,87 Triliun •