Menko Luhut Minta Maaf, Irwan Fecho Langsung Bilang Gagal

Senin, 19 Juli 2021 15:26

IRWAN FECHO

Politikus Partai Demokrat Irwan Fecho menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan yang meminta maaf lantaran PPKM Darurat di Jawa Bali belum optimal.

"Bagi saya bukan tidak optimal, tetapi gagal. Terbukti, PPKM se-darurat apa pun tanpa biaya jaminan hidup bagi masyarakat dari pemerintah, akan sia-sia," ucap Irwan dalam keterangannya, Sabtu malam (17/7).

Wakil sekretaris Fraksi Demokrat DPR itu menyarankan sebaiknya kebijakan PPKM Darurat yang tengah dievaluasi pemerintah tidak perlu dilanjutkan.

"Lebih baik pemerintah fokus meningkatkan akselerasi vaksinasi, juga penguatan layanan kesehatan serta bantuan pemerintah pada masyarakat dan pelaku usaha," ucap Irwan.

Yang lebih penting lagi, lanjut Irwan, perang melawan Covid-19 ke depan harus dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi lebih baik pimpin langsung daripada didelegasikan lagi kepada satu menteri atau yang lain.Tertibkan buzzerp yang noice, juga ganti komunikator istana yang lebih diterima dan dipercaya oleh masyarakat," ujar politikus asal Kalimantan Timur itu.

Anggota Komisi V DPR RI itu juga mendorong Presiden Jokowi menginisiasi pertemuan dengan para presiden dan eks wakil presiden RI guna mendapatkan masukan yang lebih luas dan jernih.

"Ini perang kita bersama. Saya yakin akan ada rekomendasi yang strategis dan prioritas bagi bangsa ini untuk mengatasi Covid-19 dan pulihkan ekonomi nasional pasca pertemuan," pungkas Irwan Fecho.

Sebelumnya, Menko Luhut Binsar Panjaitan selaku koordinator PPKM Darurat di Jawa-Bali menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh rakyat.

"Dari lubuk hati yang paling dalam saya ingin minta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia jika dalam PPKM Jawa dan Bali ini belum optimal," kata Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers di Jakarta pada Sabtu (17/7). (fat/jpnn)


Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •