Marwan Cik Hasan: Tunda Belanja Anggaran yang Baru Berdampak 5-10 Tahun Mendatang

Rabu, 29 Juni 2022 11:10

MCA (1)

Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Marwan Cik Hasan meminta penundaan belanja di Tahun Anggaran 2023 yang baru berdampak lima hingga sepuluh tahun mendatang. Hal itu sejalan dengan rekomendasi dari Panja Rencana Kerja Pemerintah dan Prioritas Anggaran Tahun Anggaran 2023 Banggar DPR RI, di mana pemerintah harus meningkatkan alokasi belanja pusat yang bersifat prioritas dibandingkan non-prioritas.

“Belanja kita hari-hari ini adalah belanja yang betul-betul bisa kita gunakan untuk secara taktis mendorong ekonomi kita untuk bergerak,” jelas Marwan dalam Rapat Banggar DPR RI bersama Pemerintah dan Bank Indonesia, di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (27/6/2022).

Sebab, menurutnya, kondisi ekonomi domestik saat ini sedang tertekan oleh kondisi global, baik disebabkan karena perang Rusia versus Ukraina, kenaikan harga energi, pengetatan likuiditas, dan sebagainya. Apalagi, tambahnya, jumlah uang yang dibelanjakan ini tidak lebih dari 30 persen lagi dari kapasitas fiskal yang dimiliki.

Oleh karena sudah ada mandatori pendidikan dan kesehatan, untuk pembayaran bunga 20 persen. “Jadi, 30 persen ini harus kita pilih dan pilah yang langsung nendang untuk mendorong ekonomi kita di 2023. yang masih 5-10 tahun lagi menurut saya tunda dulu,” ujar Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI tersebut.

Di sisi lain, ia mempertanyakan masih banyaknya anggaran yang dimiliki, baik di pemerintah pusat maupun daerah, sebesar kurang lebih Rp540 triliun. Dengan rincian, yang berasal dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dimiliki pemerintah pusat sebesar Rp340 triliun, maupun Rp200 triliun yang dimiliki oleh pemda.

“Ini artinya masih ada Rp 540 triliun uang yang tidak bergerak. Tentu ini harus menjadi pelajaran yang mahal kepada kita semua untuk pusat dan daerah kenapa dana ini tidak sampai ke rakyat?!” tanya legislator daerah pemilihan (dapil) Lampung II tersebut.

Padahal, menurutnya, anggara tersebutlah yang dapat diharapkan dapat menjadi stimulus untuk bisa menggerakkan ekonomi kita di tengah berbagai tekanan ekonomi tersebut. Ia menduga jangan-jangan dana tersebut tidak mengalir menggerakkan ekonomi masyarakat karena terhambat oleh aturan birokrasi dan hukum yang dibuat pemerintah.

“Tentu saya tidak menyarankan agar kita sembrono, tanpa memperhatikan akuntabilitas. Tetapi jangan sampai birokrasi dan aturan main yang kita buat menyulitkan kita sendiri. Karena uang ini kita harapkan untuk menggerakkan ekonomi kita ini,” tutup Anggota Komisi XI DPR RI itu. (rdn/sf)

( sumber : dpr.go.id )

Berita Lainnya

Nasional

Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa

Nasional

Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya

Nasional

Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut

Nasional

Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini

Nasional

Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding

Nasional

Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022

Nasional

Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa

Nasional

Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan

Berita: Nasional - Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa •  Nasional - Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya •  Nasional - Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut •  Nasional - Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini •  Nasional - Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding •  Nasional - Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022 •  Nasional - Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa •  Nasional - Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan •