Lubang di Tol Japek Bikin Pecah Ban, PD: Perbaikan Jangan Tunggu Korban!

Jumat, 12 Februari 2021 15:05

irwan 12

PT Jasa Marga telah mengganti kerugian para pengendara yang mobilnya mengalami pecah ban akibat lubang-lubang di Km 39+500 Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Irwan, menegaskan tanggung jawab Jasa Marga tidak begitu saja lepas dengan mengganti rugi.

"Jasa Marga jangan merasa lepas tanggung jawab dari jalan tol yang rusak dan berlubang dengan realisasi klaim ganti rugi. Saya minta jalan rusak dan berlubang itu segera diperbaiki," kata Irwan, saat dihubungi, Selasa (9/2/2021).

Menurut Irwan, kerusakan di Km 39+500 Tol Japek telah berlangsung lama. Dia menegaskan keselamatan pengguna jalan tol adalah yang utama.

"Itu kan kerusakan dan lubang sudah berlangsung lama. Awalnya hanya satu-dua titik. Tapi karena dibiarkan lama jadi tersebar banyak titik. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan yang utama," sebut Irwan.

"Harusnya tiap ada titik rusak atau berlubang segera diperbaiki. Jangan ada sengaja pembiaran, apalagi dengan alasan bisa ganti rugi. Keliru itu," imbuhnya.

Lebih jauh, Irwan kemudian menyinggung kemungkinan terburuk yang bisa terjadi akibat jalan tol rusak dan berlubang. Terlebih lagi, sebut Wasekjen Partai Demokrat itu, saat kondisi sedang musim hujan.

"Itu kalau pecah ban bisa ganti rugi. Bagaimana kalau ada korban jiwa karena jalan rusak dan berlubang memangnya mau ganti kehidupannya?" tegas Irwan.

"Ini sekarang intensitas hujan tinggi, jalanan sering tergenang sehingga jalan rusak berlubang tidak terlihat. Ini sangat rawan terjadi kecelakaan. Jangan menunggu korban jiwa baru diperbaiki," sambung dia.

Seperti diketahui, insiden puluhan mobil mengalami pecah ban di ruas Jalan Tol Japek, tepatnya di Km 39+500, viral di media sosial. Peristiwa pecah ban ini terjadi karena kondisi jalan yang rusak dan berlubang.

Jasa Marga mengakui adanya kejadian tersebut. Jasa Marga bertanggung jawab atas kerusakan yang diderita para pengendara mobil tersebut.

"Untuk beberapa kendaraan yang mengalami bocor ban akibat lubang kemarin, saat ini tengah kami proses klaim ganti ruginya, sesuai ketentuan yang berlaku di perusahaan," ujar General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati, dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (8/2/2021).

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (7/2) dini hari. Peristiwa ban mobil pecah ini terjadi karena banyak jalan yang rusak dan berlubang.

Berita Lainnya

Nasional

Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun

Nasional

Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif

Nasional

Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan

Nasional

Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh

Nasional

PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko

Nasional

BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir

Nasional

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian

Nasional

Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi

Berita: Nasional - Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun •  Nasional - Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif •  Nasional - Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan •  Nasional - Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh •  Nasional - PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko •  Nasional - BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir •  Nasional - Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian •  Nasional - Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi •