Legislator PD: Manusia Frustrasi Rawan Direkrut Jaringan Teroris

Selasa, 06 April 2021 15:08

DM (2)

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat (PD), Didik Mukrianto, menyebut munculnya aksi teror disebabkan oleh sejumlah faktor. Bagi Didik, faktor tersebut meliputi rasa ketidakadilan, ekonomi, politik sosial dan budaya, serta ideologi.

"Terorisme ini kalau kita cermati, banyak terjadi dengan dilatarbelakangi oleh sikap subjektif, irasional, tidak logic, dan akhirnya memendam rasa kebencian terhadap berbagai kalangan," kata Didik kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

Didik mengatakan rasa kebencian yang dipendam jaringan teroris bisa terhadap masyarakat atau kelompok tertentu. Bahkan kebencian jaringan teroris ini kerap kali mengarah terhadap pemerintah yang sah. 

"Pada posisi manusia yang frustrasi, tidak punya daya tahan dan konsistensi yang pemahamannya baik dalam perspektif keyakinan dan ideologi, serta tingkat nasionalismenya rendah, mereka memang rawan terekrut oleh jaringan teroris ini," ucapnya.

Dia menilai penting bagi negara secara bersama-sama dengan masyarakat untuk melakukan mitigasi. Pencegahan, kata Didik, dapat dilakukan dengan memperkuat pemahaman keyakinan dan nasionalisme yang utuh bagi seluruh anak bangsanya.

"Dimulai dari penguatan keluarga, tetangga, lingkungan dan masyarakat yang lebih besar. Yang juga tidak kalah penting melakukan deradikalisasi dalam segala bentuk termasuk di media, social media, dan media internet lainnya," ujarnya.

Didik berharap kebijakan negara harus memihak pada pro-kemiskinan, pro-penciptaan lapangan kerja, pro-pertumbuhan, dan pro-lingkungan. Hal itu menjadi bagian penting untuk mengatasi munculnya kemiskinan dan kesenjangan serta penegakan hukum yang adil dan imparsial akan mampu menjawab munculnya ketidakadilan.

"Karena dengan stabilitas ekonomi, politik, hukum, sosial budaya yang kuat dan menjangkau akses kesejahteraan dan rasa keadilan publik akan mampu mencegah memunculkan kebencian dan tindakan teror, selain penguatan ideologi sejak dini juga menjadi bagian yang sangat penting yang harus terus dibumikan dan dimasyarakatkan," katanya.

Sebelumnya, mantan anggota jaringan terorisme Jamaah Islamiyah, Nasir Abas, menyatakan orang-orang yang sudah mempunyai rasa benci terhadap pemerintah cenderung lebih mudah untuk direkrut menjadi teroris ketimbang mereka yang masih nol. Sebab, sikap dan ideologi jaringan teroris selama ini biasanya memang memusuhi pemerintah atau siapa pun yang berkuasa.

"Kalau saya akan merekrut orang untuk jadi teroris, saya akan memilih mereka yang sudah punya rasa kebencian kepada pemerintah ketimbang yang masih nol. Ibaratnya tinggal menambah pupuk sedikit jadilah," kata mantan Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiah untuk wilayah Filipina, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan itu dalam Blak-blakan detikcom, Rabu (31/3).

Berita Lainnya

Nasional

Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen

Nasional

Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Nasional

Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat

Nasional

Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme

Nasional

Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Nasional

Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat

Nasional

Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif

Nasional

Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan

Berita: Nasional - Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen •  Nasional - Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent •  Nasional - Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat •  Nasional - Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme •  Nasional - Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik •  Nasional - Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat •  Nasional - Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif •  Nasional - Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan •