Legislator Minta PLTU Karangkandri Tekan Dampak Negatif FABA

Rabu, 13 Juli 2022 10:59

pak zul h (1)

Anggota Komisi VII DPR Zulfikar Hamonangan mengkritisi pengelolaan limbah abu batu bara atau 'Fly Ash and Bottom Ash' (FABA) PLTU Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah. Menurutnya hal itu memerlukan perhatian dan aksi yang lebih serius untuk menekan dampak negatif dari FABA baik kepada pekerja di lingkungan PLTU maupun masyarakat sekitar.

“Saya merasa ini banyak sekali debu-debu batu bara yang berkeliaran di udara, terlebih angin sangat kencang saat proses pemindahan batu bara dari tongkang pengangkut, tanpa adanya semacam pengaman,” cetusnya saat mengikuti kunjungan kerja ke Cilacap, Jawa tengah pada Senin (11/7/2022).

Ia berpendapat hal itu akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya para pekerja dan masyarakat sekitar. “Sebulan dua bulan tentu tidak akan terasa, tapi sepuluh duapuluh tahun kemudian, bayangkan masyarakat dan pegawai disini kondisi kesehatannya akan seperti apa, bisa saja terkena ISPA, kanker atau gangguan kesehatan akut lain. Itu bahaya sekali,” tegasnya.

Legislator yang akrab disapa Zul tersebut menegaskan petinggi perusahaan pelat merah tersebut tidak boleh menganggap angin lalu dambak negatif yang dibawa FABA kepada lingkungan sekitar. Untuk itu menurutnya diperlukan penanganan dan mitigasi yang sesuai agar FABA tidak membawa dampak buruk kepada seluruh makhluk hidup maupun ekosistem yang berada di sekitar PLTU tersebut dibangun.

“Jadi saya meminta pihak PLTU melakukan sesuatu lah, entah bagaimana caranya agar debu-debu batu bara itu dapat diminimalisir, entah menggunakan inovasi pakai jaring atau apa. Agar debu-debu itu tidak membawa dampak buruk bagi kesehatan manusia,” tutup politisi fraksi Partai Demokrat tersebut. (srw/aha) 

( sumber : dpr.go.id )

Berita Lainnya

Nasional

Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa

Nasional

Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya

Nasional

Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut

Nasional

Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini

Nasional

Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding

Nasional

Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022

Nasional

Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa

Nasional

Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan

Berita: Nasional - Harga Terbang ke Papua Jauh Lebih Mahal daripada ke Eropa •  Nasional - Komisi I DPR Uji Calon Dubes untuk 13 Negara, Ini Daftar Lengkapnya •  Nasional - Legislator Demokrat Dukung Kepala BRIN Diganti: Bikin Karut-Marut •  Nasional - Muslim Minta Pusat Masukkan Aceh dalam Target Investasi Nasional Tahun Ini •  Nasional - Menpan RB Diminta Jelaskan Maksud Anggaran Kemiskinan Rp500 Triliun Habis untuk Rapat dan Studi Banding •  Nasional - Legislator Harap Pertamina Dapat Tingkatkan Kinerja Positif tahun 2022 •  Nasional - Rizki Natakusumah Dukung Semangat Ratifikasi Konvensi Internasional Pelindungan dari Penghilangan Paksa •  Nasional - Kehadiran Badan Pangan Nasional Diharapkan Dapat Atasi Mafia Pangan •