Legislator: IA-CEPA Belum Bisa Berjalan Efektif Saat Pandemi

Sabtu, 03 April 2021 17:05 0

Tanpa judul

Indonesia-Australia Comprehensive Economics Partnership Agreement (IA-CEPA) telah diratifikasi sejak beberapa waktu lalu saat pandemi COVID-19. Menurut Anggota Komisi VI DPR RI, Putu Supadma Rudana, IA-CEPA belum dapat berjalan efektif di saat pandemi terutama pada sektor pariwisata Indonesia.

“Dalam hal ini IA-CEPA seharusnya dapat lebih ditingkatkan perannya dalam membangkitkan kembali industri pariwisata Indonesia, terutama Bali yang sebelumnya paling banyak menerima kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari Australia,” ujar Rudana saat dihubungi SariAgri.id.

Dia mengatakan, jumlah wisman dari Australia masuk tiga besar yang berkunjung ke Bali. Selain letak negara berdekatan, wisman Australia memiliki spending yang lebih besar dibandingkan wisman lainnya seperti dari Cina.

“Spending turis Australia juga lebih besar daripada negara lain seperti Tiongkok sehingga IA-CEPA harus didorong agar bisa lebih meningkatkan ekonomi Bali melalui ekspor jasa pariwisata,” katanya.

Di masa pandemi, pembuatan ‘travel bubble’ Indonesia dengan Australia menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk membangkitkan sektor pariwisata.

“Misalnya travel bubble Indonesia-Australia, Indonesia memilih Bali sebagai green zone. Australia juga memilih Sydney untuk area keberangkatan wisatawan Australia. Jadi ada satu travel bubble Bali dan Sydney,” jelasnya.

Konsep travel bubble merupakan sebuah koridor perjalanan yang memberikan jaminan keamanan dalam hal kesehatan di masa pandemi. Meski Indonesia sudah memasuki tahap vaksinasi, namun belum ada jaminan penuh tidak ada lagi warga negara yang terinfeksi virus COVID-19.

“Protokol kesehatan harus terus diterapkan dalam industri pariwisata. Kementerian Luar Negeri bisa membuka dialog kepada Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Kesehatan Australia untuk bekerja sama secara konkrit dalam membuka koridor dalam pembentukan travel bubble,” katanya.

Menurut dia, langkah cepat pemerintah membangkitkan pariwisata di Bali sangat dibutuhkan. Hal ini karena sebagian besar sumber penghasilan dan ekonomi Bali ditopang sektor pariwisata.

“Mungkin kalau hanya mengandalkan wisatawan domestik, belum mampu mengangkat sepenuhnya industri pariwisata Bali. Mendorong peningkatan kunjungan wisatawan Australia melalui IA-CEPA menjadi hal yang mungkin dilakukan,” tegasnya.

Rudana berharap melalui IA-CEPA, Indonesia bisa menerima lebih banyak keuntungan, tidak hanya menjadi importir produk Australia. Pariwisata menjadi salah satu potensi ekspor dan nilai jual Indonesia yang bisa ditingkatkan kepada Australia.

“Saya berharap, IA-CEPA ini tidak hanya menguntungkan pihak Australia saja, karena ekspor produk pertanian mereka saja sudah cukup banyak yang dikirim ke sini. Jangan sampai kita ketinggalan. Pariwisata jadi sektor yang potensial untuk mengejar keuntungan dari IA-CEPA, berhubung wisman Australia banyak yang berkunjung ke Bali dan bisa menyumbang devisa negara yang cukup besar,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Nasional

Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen

Nasional

Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Nasional

Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat

Nasional

Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme

Nasional

Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Nasional

Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat

Nasional

Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif

Nasional

Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan

Berita: Nasional - Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen •  Nasional - Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent •  Nasional - Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat •  Nasional - Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme •  Nasional - Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik •  Nasional - Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat •  Nasional - Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif •  Nasional - Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan •