Legislator Demokrat Minta Jaringan Pipa Gas Digratiskan untuk Masyarakat

Jumat, 29 Januari 2021 12:48

zulfikar

Anggota Komisi VII Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Zulfikar Hamonangan meminta DPR dalam hal ini Komisi VII untuk memperjuangkan instalasi pipa gas rumah tangga gratis bagi masyarakat.

"Pimpinan sidang Komisi yang terhormat, mungkin ini perlu kita tindak lanjut bagaimana caranya masyarakat dapat terbantu agar pemasangan ini tidak dikenakan biaya," kata Zulfikar dalam rapat bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Pemasangan jaringan pipa gas rumah tangga, diketahui terbagi dua skema yakni pemasangan gratis dan berbayar. Untuk yang gratis, penetapan dilakukan oleh Kementerian ESDM dengan data rekomendasi dari pemerintah daerah, dan menggunakan dana APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara). Sementara untuk yang berbayar, PGN menjelaskan bahwa pemasangan instalasi listrik yang selama ini berbayar, dijadikan sebagai dasar pemikiran.

Dalam rapat tersebut, Zulfikar menekankan pentingnya mencari formula kebijakan agar pemasangan jaringan pipa gas rumah tangga bisa digratiskan. Selain karena menghindari beban bagi masyarakat, Ia khawatir masyarakat enggan memasang jaringan pipa gas jika harus membayar jutaan rupiah, hingga memilih tetap menggunakan gas tabung 3 Kg.

Zulfikar juga sempat meminta kepada PGN untuk diberi salinan data kuota pemasangan jaringan pipa gas gratis agar bisa memetakan dan membantu masyarakat untuk menerima jaringan pipa gas gratis.

Tak hanya itu, Ia juga meminta Direktur Utama PGN untuk berkomunikasi dengan Tenaga-Tenaga Ahli Komisi VII DPR RI agar tercipta sinergi untuk memberikan jaringan pipa gas gratis bagi masyarakat.

"Respon PGN kepada anggota dewan tidak respect. Saya minta ada usulan agar kiranya Pak Dirut bisa mengambil kesempatan untuk berkomunikasi juga dengan TA-TA kami, bagaimana cara solusinya ini agar jaringan pipa gas ini bisa terpasang (gratis untuk masyarakat, red)" kata Zulfikar.***

Berita Lainnya

Nasional

Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun

Nasional

Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif

Nasional

Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan

Nasional

Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh

Nasional

PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko

Nasional

BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir

Nasional

Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian

Nasional

Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi

Berita: Nasional - Ibas: Kelangkaan Pupuk Petani Jadi Persoalan Klasik dari Tahun ke Tahun •  Nasional - Ibas Dorong Percepatan Vaksinasi Daerah Agar Belajar Mengajar Kembali Efektif •  Nasional - Kawal Program BSPS, Ketua FPD DPR: Negara Bisa Kempes Sedikit Kantongnya, Rakyat Jangan •  Nasional - Demokrat Kritik Kereta Cepat Pakai APBN: Rakyat Tak Butuh •  Nasional - PD Minta Kader Jaga Keutuhan Partai: Musuh Kita Kubu Moeldoko •  Nasional - BPOM dan Anggota Komisi IX DPR RI ZA Sosialisasi Obat dan Makanan di Merangin dan Pelepat Ilir •  Nasional - Dua Tahun Jokowi-Ma’ruf Amin, Legislator Sebut Sektor Pertanian Masih Kurang Dapat Perhatian •  Nasional - Benny K Harman Baca Langkah Yusril: Ingin Rebut Demokrat Secara Ilegal Atas Nama Hukum dan Demokrasi •