Kriminal Besar, Demokrat Desak Polisi Telusuri Modus Oknum BUMN Pelaku Korupsi Antigen Bekas

Kamis, 29 April 2021 10:53

pak didi irawadi

 

Politisi Partai Demokrat Didi Irawadi menyayangkan terungkapnya oknum penjahat yang melakukan korupsi tes swab antigen bekas di Bandara Kuala Namu, Sumatera Utara.

Didi mengaku sedih di tengah pandemi virus corona baru (Covid-19) alat swab antigen bekas digunakan berkali-kali.

Kata Didi hal itu sangatlah berbahaya dan pelaku tidak beradab, apalagi melibatkan oknum pegawai perusahaan BUMN di bidang farmasi.

"Kasus ini adalah kriminal besar yang harus diusut tuntas, termasuk motif dan kemungkinan adanya jejaring modus serupa. Kasus ini meresahkan karena terjadi di counter resmi bandara dan melibatkan BUMN," demikian kata Didi  seperti keterangannya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (29/4).

Didi mengingatkan dalam situasi seperti saat ini, tidak boleh ada yang mengambil keuntungan ekonomi dari pandemi Covid-19.

Aparat penegak hukum, kata Didi harus menindak tegas pelaku kriminal tersebut.

"Sekecil apapun jangan pernah ada komersialisasi dan jangan pernah berbisnis dengan rakyat dalam mitigasi pandemi Covid-19," demikian kata Didi. 

Berita Lainnya

Nasional

Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024

Nasional

Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres

Nasional

Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar

Nasional

Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam

Nasional

Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan

Nasional

BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia

Nasional

Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim

Nasional

Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima?

Berita: Nasional - Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024 •  Nasional - Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres •  Nasional - Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar •  Nasional - Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam •  Nasional - Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan •  Nasional - BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia •  Nasional - Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim •  Nasional - Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima? •