Komisi VIII DPR RI dampingi Menag Launching PTSP dan Gema Zikir di NTB

Kamis, 24 September 2020 20:43

BAPAK NANANG

Anggota Komisi VIII DPR RI, H. Nanang Samodra dampingi Menteri Agama Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi luncurkan Gerakan Kementerian Agama Menuju Zona Integritas dan Kepedulian Individu yang Religius (Gema Zikir) Rabu, 16 September 2020, di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Kunjungannya itu juga dirangkai kegiatan launching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB sekaligus pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kemenag di Wilayah NTB.

“Teman-teman ASN telah berbuat banyak, pada satu sisi untuk membangun kerukunan. Kedua, mereka juga berada di tengah masyarakat yang kondusif, yang mau tidak mau membuat mereka aktif membangun kerukunan,” ungkap Fachrul Razi.

Fachrul Razi mengajak seluruh ASN untuk berkomitmen penuh dalam pengabdian kepada bangsa dan negara. Ia mewanti-wanti ASN agar jangan gampang goyah dan melakukan perbuatan yang tercela.

“Pegang teguh loyalitas terhadap komitmen kebangsaan dan tetap loyalitas penuh kepada komitmen yang telah dibangun, khususnya oleh tokoh-tokoh agama pada saat membentuk negara yang kita cintai ini,” ajaknya.

Fachrul Razi mengibaratkan pegawai Kementerian Agama seperti orang yang memakai baju putih. Apabila Ternoda sedikit saja, maka akan langsung terlihat meskipun dari kejauhan. Untuk itu, Ia meminta ASN lingkup Kemenag agar berhati-hati dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

“Apa yang harus kita lakukan ? Bukan membuka baju putih itu. Tapi tetap memakai baju putih tapi dengan sangat berhati-hati pegang aturan-aturan agama dan aturan Undang-Undang yang berlaku, sehingga Insya Allah kita tidak akan terkena noda sekecil apapun,” kata dia.

Ia pun menyampaikan rasa bangga kepada Gubernur serta jajaran pemerintah di Provinsi NTB. Menag menilai pemerintah telah melakukan kewajibannya dengan sangat baik hingga saat ini. Ia berharap ASN lingkup Kemenag dapat terus berkontribusi dan memberikan teladan serta contoh yang baik bagi masyarakat maupun ASN di instansi-instansi lainnya.

“Perkuat kerukunan beragama, karena sebetulnya, mau tidak mau kita bisa katakan, itulah kata kunci dari persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Anggota Komisi VIII DPR RI, Nanang Samodra apresiasi kinerja kepemimpinan Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah yang langsung berinteraksi dengan masyarakat ketika berkunjung ke daerah-daerah di NTB.

“Banyak sekali pekerjaan-pekerjaan yang beliau kerjakan, dan yang saya sangat tertarik adalah beliau kalau ke daerah tidak pernah merepotkan Pemda-nya, selalu menginap di Masjid, terutama di desa-desa,” ujarnya.

Nanang kagum ketegasan Pemprov NTB di dalam penanganan pandemi Covid-19. Ia juga menilai adanya Perda No. 7 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular merupakan langkah yang tepat untuk menekan kasus Covid-19 di NTB.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyebut Menag merupakan salah satu contoh tokoh nasional yang begitu bersahaja, rendah hati dan penuh kerja keras.

“Sejauh yang kami kenal, pak Jenderal Fachrul Razi ini tokoh yang biasanya bekerja dalam sunyi, tanpa tepukan, tapi hampir seluruh pekerjaannya kelar,” puji Gubernur.

Bang Zul sapaan akrabnya, kemudian menyampaikan bahwa NTB terus membuktikan diri sebagai salah satu destinasi pariwisata halal terbaik di dunia. Salah satunya dengan menjadikan sistem ekonomi syariah agar lebih baik dan terus berkembang.

“Alhamdulillah, ternyata kinerja Bank NTB Syariah itu termasuk Bank yang kinerjanya bagus se-Indonesia saat ini,” ujarnya.

Dr Zul berharap masyarakat NTB dapat terus kompak, menjaga kondusifitas dan kerukunan agama yang merupakan ciri khas daerah.

“Mudah-mudahan semangat generalitas dan inklusifitas yang ada di NTB bisa disampaikan pak Menteri Agama ke seluruh penjuru Indonesia bahkan pada negara lain,” pungkasnya.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi NTB, Dr. H. M. Zaidi Abdad mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Agama ke Provinsi NTB. Ia berharap, keindahan NTB dapat membekas di hati Menteri Agama serta rombongan.

“NTB kaya akan keberagaman agama dan etnis budaya, suku, agama yang heterogenitas sekali, namun demikian bahwa di NTB sangat harmonis, moderasi beragama sangat dijunjung tinggi di Provinsi NTB ini,” ungkap Zaidi.

Zaidi berharap instansi di bawah naungan langsung Kementerian Agama dapat terus konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran Menag hari ini disebutnya telah memberikan motivasi tersendiri bagi ASN lingkup Kemenag di wilayah NTB.

“Kami mengajak kita semua untuk memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan zona integritas pada lembaga dan instansi masing-masing dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi, wilayah bebas bersih melayani, khususnya di Lembaga Kementerian Agama Provinsi NTB,” ujarnya.

Berita Lainya

Nasional

Anggota DPR Ini Ungkap Penyebab Utama Banjir di Kalimantan

Nasional

Demokrat Sebut Tindakan @erlanggs Berpotensi Percepat Penularan Corona

Nasional

Rizki Natakusumah: ‘’RUU PDP Jangan Abaikan Kenyataan’’

Nasional

Prolegnas 2021, Fraksi PD DPR Nilai RUU BPIP hingga IKN Belum Diperlukan

Nasional

Kenang Syekh Ali Jaber, SBY: Tutur Katanya Jauh dari Kebencian

Nasional

DPR: Kekerasan pada Perempuan dan Anak Terus Meningkat dari 6.554 Menjadi 8.687 Kasus

Nasional

Anggota DPR RI, Linda Megawati Bersama Bank Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Longsor Cimanggung

Nasional

Utang Pemerintah: Hati-Hati, Bahaya Gali Lubang Tutup Lubang!

Berita: Nasional - Anggota DPR Ini Ungkap Penyebab Utama Banjir di Kalimantan •  Nasional - Demokrat Sebut Tindakan @erlanggs Berpotensi Percepat Penularan Corona •  Nasional - Rizki Natakusumah: ‘’RUU PDP Jangan Abaikan Kenyataan’’ •  Nasional - Prolegnas 2021, Fraksi PD DPR Nilai RUU BPIP hingga IKN Belum Diperlukan •  Nasional - Kenang Syekh Ali Jaber, SBY: Tutur Katanya Jauh dari Kebencian •  Nasional - DPR: Kekerasan pada Perempuan dan Anak Terus Meningkat dari 6.554 Menjadi 8.687 Kasus •  Nasional - Anggota DPR RI, Linda Megawati Bersama Bank Indonesia Salurkan Bantuan ke Korban Longsor Cimanggung •  Nasional - Utang Pemerintah: Hati-Hati, Bahaya Gali Lubang Tutup Lubang! •