Komisi V DPR RI tinjau program padat karya pemeliharaan Bandara Wamena

Minggu, 23 Agustus 2020 09:04

1

Rombongan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat atau DPR RI bersama Kementerian Perhubungan pada Sabtu (22/8/2020) mengunjungi Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, Papua. Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau pelaksanaan program padat karya yang dilakukan Unit Penyelenggara Bandar Udara atau UPBU Kelas I Wamena.

Anggota Komisi V DPR RI, Willem Wandik mengatakan program padat karya itu merupakan instruksi Presiden Joko Widodo. Program itu bagian dari upaya pemerintah menjaga kestabilan perekonomian masyarakat pada masa pandemi Covid-19, dengan melibatkan masyarakat lokal dalam setiap pekerjaan yang dibutuhkan.

“Sebagai anggota parlemen pusat dari Daerah Pemilihan Papua, kami terus mendukung program pemerintah pusat dalam rangka menjaga kestabilan daya beli masyarakat. Seperti melalui program padat karya ini, supaya benar-benar terealisasi kepada masyarakat,” kata Willem Wandik di Wamena, Sabtu.

Ia menjelaskan, program padat karya itu tidak hanya diterapkan dalam proyek Kementerian Perhubungan saja. Program serupa juga diterapkan dalam pelaksanaan proyek sejumlah mitra Komisi V DPR RI, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

Wandik menyatakan dalam setiap Rapat Dengar Pendapat bersama mitranya, Komisi V selalu menyuarakan pentingnya sinergitas bersama pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjalankan program padat karya. Program padat karya UPBU Kelas I Wamena melibatkan Kementerian Perhubungan maupun balai Kementerian PUPR.

“Program padat karya ini melibatkan semua stakeholder, supaya bisa mendorong partisipasi masyarakat di seluruh daerah. Warga juga turut ambil bagian dalam program ini, supaya mereka juga dapat dukungan dalam hal pendapatan, supaya bisa bertahan, apalagi di tengah pandemi saat ini,” kata Wandik.

Berita Lainya

Nasional

Marwan Cik Asan: Pengelolaan Utang Pemerintah Kurang Efektif

Nasional

Soroti Soal BLT DD, DPR: Keluhan Mayoritas Kades Agenda Pembangunan Desa Terhambat

Nasional

PIA-FPD Respon Cepat Bencana di Tanah Air

Nasional

Kebijakan Subsidi Energi Sebaiknya Berbasis Target Sasaran

Nasional

AHY Ajak Masyarakat Doakan Korban Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel

Nasional

COVID-19 Naik Terus, MPR Minta Ketegasan Pemerintah Terapkan Prokes

Nasional

Bang Zul : Pemerintah Harus Pertimbangkan Ulang Bahayanya Alat Ventilator Udara untuk Pasien OTG/Covid-19

Nasional

Tarif Tol Naik, Waket MPR: Konsekuensi Berat bagi UMKM

Berita: Nasional - Marwan Cik Asan: Pengelolaan Utang Pemerintah Kurang Efektif •  Nasional - Soroti Soal BLT DD, DPR: Keluhan Mayoritas Kades Agenda Pembangunan Desa Terhambat •  Nasional - PIA-FPD Respon Cepat Bencana di Tanah Air •  Nasional - Kebijakan Subsidi Energi Sebaiknya Berbasis Target Sasaran •  Nasional - AHY Ajak Masyarakat Doakan Korban Gempa Sulbar dan Banjir Kalsel •  Nasional - COVID-19 Naik Terus, MPR Minta Ketegasan Pemerintah Terapkan Prokes •  Nasional - Bang Zul : Pemerintah Harus Pertimbangkan Ulang Bahayanya Alat Ventilator Udara untuk Pasien OTG/Covid-19 •  Nasional - Tarif Tol Naik, Waket MPR: Konsekuensi Berat bagi UMKM •