KKP Beserta Komisi IV DPR RI Adakan Pelatihan Budidaya Ikan RAS dan Mangrove di Kota Serang

Jumat, 04 Juni 2021 16:46

nuraeni (1)-jpg

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Komisi IV DPR-RI mengadakan pelatihan budidaya ikan sistem Recirculating Aquaculture System (RAS), dan pembudidayaan pohon Mangrove bagi masyarakat pesisir.

Kegiatan itu dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 1hingga 2 Juni 2021, di Aula Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Diketahui, kegiatan ini dibuka langsung oleh Anggota Komisi IV DPR - RI Dapil 2 Banten Nuraeni secara virtual melalui Zoom Metting. Turut hadir Kepala PPN Karangantu Asep Saepulloh, dan Subkoordinator Tata Kelola dan Pelayanan Usaha Tukimun, dan BPPP Tegal.

"Hal ini merupakan bentuk komitmen dan tanggungkawab bersama dalam membantu para pembudidaya ikan dan pegiat mangrove," kata Nuraeni yang merupakan anggota DPR RI dati Paryai Demkorat ini, dalam vidio di zoom meeting.

Nuraeni mengatakan, pihaknya akan selalu mendukung atas program yang diberikan kepada masyarakat, untuk meningkatkan eduksi yang tentunya memberi nilai tambah terhadap sisi keterampilan dalam mengelola sumber daya. Sehingga akan berdampak pada peningkatan ekonomi juga.

Ia memandang, pelatihan budidaya ikan RAS dan budidaya mangrove ini terbilang sangat bagus. Untuk itu ia berharap agar para peserta dapat memanpaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya.

"Mari kita tetap semangat, dan bergerak maju. Tetap optimis meski di masa pandemi. Sesungguhnya tidak ada kesuksesan tanpa kerja keras," paparnya.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut diikuti oleh 100 peserta pelatihan yang terdiri dari pembudidaya ikan air tawar dan penggiat Mangroove di Kota Serang maupun di Kabupaten Serang.

Pada pelatihan itu didampingi langsung oleh 10 penyuluh perikanan dari Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluh Perikanan (BRPBATPP) yang ditugaskan di Kota Serang dan Kabupaten Serang. (es'em)

Berita Lainnya

Nasional

Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas

Nasional

Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona

Nasional

Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati

Nasional

Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina

Nasional

SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You

Nasional

Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan"

Nasional

Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih

Nasional

Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif

Berita: Nasional - Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas •  Nasional - Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona •  Nasional - Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati •  Nasional - Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina •  Nasional - SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You •  Nasional - Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan" •  Nasional - Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih •  Nasional - Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif •