Jelang Putusan MK, Ibas: Demokrat Konsisten Ingin Sistem Proporsional Terbuka

Kamis, 15 Juni 2023 15:16

 

 
Ketua Fraksi Demokrat Ibas sebut Demokrat konsisten ingin sistem proporsional terbuka.
 
 

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas mengatakan, pihaknya mendukung sistem proporsional terbuka. Mereka menjadi satu dari delapan fraksi di DPR yang menolak sistem proporsional tertutup.

Ia sendiri berharap MK memutuskan sistem proposional terbuka dalam pemilihan umum (Pemilu). Namun, tentu semua pihak harus bersiap apa pun putusan MK.

"Tentunya sebagai pilar politik pilar demokrasi kita semuanya setelah putusan MK ini harus bersiap diri. Harus bersiap untuk berkompetisi dengan baik dan benar dan tentunya mengajak partisipasi publik sebanyak-banyaknya," ujar Ibas kepada wartawan dikutip Rabu (14/6/2023).

Menurut dia, beberapa pekan hingga bulan ke depan adalah waktu yang sangat penting dalam proses demokrasi. Baik dari partai politik, penyelenggara Pemilu 2024, hingga para pemilihnya.

"Tentu sebagai kader dan anggota DPR dari Fraksi Demokrat, ya kita menginginkan sistem pemilu itu dilakukan secara terbuka, yang mana itu terkait kehendak rakyat dan kehendak mayoritas partai politik," ujar Ibas.

"Karena sesungguhnya, kita tahu proses demokrasi itu ya kita kembalikan. Rakyatlah yang sedang berpesta, rakyat lah yang akan menentukan pemimpinnya," sambung Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR itu.

Mahkamah Konstitusi (MK) mengumumkan jadwal pembacaan putusan gugatan sistem Pemilu pada Kamis (15/6/2023). Putusan tersebut bakal menentukan apakah sistem pemilu tetap terbuka atau kembali tertutup seperti di era Orde Baru.

Gugatan judicial review terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu diajukan oleh pengurus PDIP Demas Brian Wicaksono beserta koleganya. Mereka keberatan dengan pemilihan anggota legislatif dengan sistem proporsional terbuka pada pasal 168 ayat 2 UU Pemilu.

"Hari ini MK sudah mengumumkan sudah memublikasikan karena seperti yang saya katakan di MK itu enggak ada sidang yang digelar tiba-tiba," kata Juru Bicara MK Fajar Laksono kepada wartawan, Senin (12/6/2023).

( sumber : news.repubika.co.id )


Berita Lainnya

Nasional

Suhardi Duka minta Badan Pangan Nasional tangani defisit produk beras dan perkuat peran Bulog

Nasional

vera febyanthy soroti kebijakan fiskal dan penerimaan negara

Nasional

Anggota Komisi XI DPR RI, Vera Febyanthy, Soroti Peningkatan Tax Ratio dan Implementasi Pajak Karbon dalam Rapat dengan Kementerian Keuangan

Nasional

Jaga Kewibawaan, Persiapan PON XII di Aceh-Sumut Jangan Sekadarnya

Nasional

Transformasi Digital Harus Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat

Nasional

Anggota DPR Kritik Wacana Presiden Dipilih MPR: Ciptakan Ketidakstabilan

Nasional

Dukung Pengembangan Konsep Perang Modern TNI AD Melalui Penambahan Anggaran Kavaleri

Nasional

Anita Jacoba Minta Perpusnas Perhatikan Perpustakaan di Sekolah-Sekolah Kristen dan 3T

Berita: Nasional - Suhardi Duka minta Badan Pangan Nasional tangani defisit produk beras dan perkuat peran Bulog •  Nasional - vera febyanthy soroti kebijakan fiskal dan penerimaan negara •  Nasional - Anggota Komisi XI DPR RI, Vera Febyanthy, Soroti Peningkatan Tax Ratio dan Implementasi Pajak Karbon dalam Rapat dengan Kementerian Keuangan •  Nasional - Jaga Kewibawaan, Persiapan PON XII di Aceh-Sumut Jangan Sekadarnya •  Nasional - Transformasi Digital Harus Menjangkau Seluruh Lapisan Masyarakat •  Nasional - Anggota DPR Kritik Wacana Presiden Dipilih MPR: Ciptakan Ketidakstabilan •  Nasional - Dukung Pengembangan Konsep Perang Modern TNI AD Melalui Penambahan Anggaran Kavaleri •  Nasional - Anita Jacoba Minta Perpusnas Perhatikan Perpustakaan di Sekolah-Sekolah Kristen dan 3T •