Irwan DPR RI: 2022 Seluruh Jalan Nasional di Kaltim Sudah Mulus

Kamis, 23 Juli 2020 10:04

IRWAN KALTIM

Infrastruktur di Kaltim terus menjadi persoalan berkelanjutan dari masa ke masa. Anggaran daerah yang minim kerap jadi kambing hitam. Namun, sebetulnya hal itu bukanlah hambatan.

Anggota DPR RI daerah pemilihan Kaltim, Irwan, menegaskan hal itu saat melakukan reses di Kutai Barat, Rabu (22/7/2020). "Tidak ada yang sulit sebenarnya, asal ada komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan pusat," ujarnya.Pos-pos anggaran di APBN, kata Irwan, sangat banyak. Bisa dimaksimalkan untuk pembangunan infrastruktur daerah. Asalkan, pemerintah daerah serius membuat usulan dan perencanaan yang baik. Sehingga, dirinya sebagai anggota Komisi V DPR RI bisa membantu mendorong dan mengawal usulan tersebut.

Mengenai jalan negara di Kaltim yang selama ini banyak kerusakan, Irwan memastikan tahun 2022 semua akan menjadi mulus. Prosesnya tengah berjalan. Seperti tampak saat Irwan reses di Kutai Barat kemarin, preservasi sedang dikerjakan di beberapa ruas jalan. Setidaknya ada 23 proyek pelaksanaan preservasi dan peningkatan jalan nasional di Kubar tahun ini. Baik dengan skema tahun tunggal maupun tahun jamak (multiyears).

Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kaltim, Junaidi, yang ikut mendampingi agenda reses, mengamini hal itu. Dia mengatakan target seluruh jalan nasional di Kaltim bisa mulus tahun 2022 itu realistis.

Sebenarnya, lanjut Junaidi, ruas-ruas yang rusak berat sudah diakomodir dengan dana multiyears. "Cuma ada beberapa ruas, seperti dari Blusuh batas Kalteng, karena itu situasi Covid jadi pendanaan kita belum tuntas.

Harusnya dananya 600 miliar, multiyearsnya cuma 200 miliar. Berarti ada kemungkinan multiyears lagi di situ. Tapi kami akan berusaha tidak harus menunggu habis tahun 2022, kami masukkan paket baru, supaya tuntas," ungkapnya.

irwan

Irwan kembali menambahkan, di samping target tahun 2022 sudah mulus, untuk jangka panjang dia mengusulkan jalan shortcut dari Kubar ke Penajam Paser Utara (PPU) dan Kubar ke Kutai Timur. Juga Tiong Ohang-Long Pahangai, Mahakam Ulu. Perencanaan jalan-jalan tersebut perlu segera didiskusikan para stakeholder. "Saya siap kapan pun diundang membahas hal itu. Jika perencanaan sudah matang, tentu akan kita kawal di Pusat," ujar legislator muda asal Sangkulirang ini.

Berita Lainya

Nasional

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Madura Beri Bantuan Modal untuk Pelaku UMKM: Jangan Tinggalkan Salat

Nasional

Pasal Pendidikan di UU Cipta Kerja, Komisi X: Ini Lepas Kepala, tapi Buntut Masih Dipegang

Nasional

Syarief Hasan : Partai Demokrat Menolak UU Cipta Kerja, Bukan Mendalangi Demo

Nasional

Indonesia Masuk 10 Besar Negara Pengutang Besar, DPR: Sudah Masuk Tingkat Waspada

Nasional

Marwan Cik Asan Bina UMKM dan Bantu WiFi Gratis

Nasional

Imbas Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Pemerintah Diminta Antisipasi Klaster Baru Covid-19

Nasional

Politikus Demokrat: Penolakan Publik Terhadap UU Cipta Kerja Wajar

Nasional

Kutip Marwan Cik Asan, Media Asing Sorot Kontroversi UU Ciptaker

Berita: Nasional - Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Madura Beri Bantuan Modal untuk Pelaku UMKM: Jangan Tinggalkan Salat •  Nasional - Pasal Pendidikan di UU Cipta Kerja, Komisi X: Ini Lepas Kepala, tapi Buntut Masih Dipegang •  Nasional - Syarief Hasan : Partai Demokrat Menolak UU Cipta Kerja, Bukan Mendalangi Demo •  Nasional - Indonesia Masuk 10 Besar Negara Pengutang Besar, DPR: Sudah Masuk Tingkat Waspada •  Nasional - Marwan Cik Asan Bina UMKM dan Bantu WiFi Gratis •  Nasional - Imbas Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja, Pemerintah Diminta Antisipasi Klaster Baru Covid-19 •  Nasional - Politikus Demokrat: Penolakan Publik Terhadap UU Cipta Kerja Wajar •  Nasional - Kutip Marwan Cik Asan, Media Asing Sorot Kontroversi UU Ciptaker •