Ibas Yudhoyono Soroti Makanan Sehat bagi Anak Makin Sulit Terjangkau

Selasa, 04 Mei 2021 05:29

eby ibas

Anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan, pandemi Covid-19 dan kesehatan gizi saat ini sangat berhubungan. 

Pasalnya, makanan sehat jadi makin sulit terjangkau karena keterbatasan yang muncul.

“Banyak saudara kita yang kesulitan untuk menjangkau makanan sehat yang penting dalam tumbuh kembang anak,” katanya saat sosialisasi virtual Kegiatan Bakti Sosial dan Sosialisasi 4 Pilar di dua lokasi sekaligus, yakni Balai Desa Kartoharjo, Magetan; dan Balai Desa Trisono, Ponorogo, Sabtu, 1 April 2021.

Pria yang kerap disapa Ibas Yudhoyono ini mengatakan bahwa kesehatan dan kesejahteraan adalah sebuah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. 

Jika masyarakat sejahtera, akses gizi seimbang dan makanan sehat pasti akan lebih tercukupi.

Oleh karena itu, sebagai warga negara yang baik, Ibas Yudhoyono terus mengingatkan agar masyarakat bisa lebih peduli dengan sesama.

“Pada saat ini, fokus kita yang utama adalah tertuju pada penanggulangan wabah Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Sementara itu, ada balita dan anak-anak di sekitar kita yang luput dari perhatian. Mungkin tetangga bahkan kerabat kita mengalami kesulitan, mari kita bantu bersama. Peduli dan saling berbagi,” tutur Ibas Yudhoyono.

Program Pengganti ASI

Terkait kepedulian dan saling berbagi, Ibas menyampaikan bahwa dirinya telah berhasil mengawal program penting, yakni penyaluran bahan makanan pengganti ASI (MPASI) untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan tercukupi kebutuhan nutrisinya. 

Ibas tidak menampik bahwa langkah ini bukanlah hal yang mudah, komitmen kuat dari seluruh pihak tentu dibutuhkan agar dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Peran bidan desa dan posyandu tentu sangat membantu dalam pendistribusian bantuan MP-ASI, tetapi jangkauan akan menjadi lebih luas jika kita ikut serta berpartisipasi dalam distribusi dan pendataannya. Monggo, dibantu untuk terus diworo-woro, didata, dan didistribusi jika ada ibu hamil, balita dan anak anak sekitar kita yang memerlukannya,” pesannya.

Menutup sambutannya, Ibas menyampaikan bahwa sebagai seorang ayah dan wakil rakyat, dirinya berharap agar para peserta bisa terus memberikan ASI eksklusif kepada anak-anaknya. Pasalnya, ASl eksklusif merupakan sumber gizi yang paling utama untuk bayi.

“Ibu-ibu yang membutuhkan, saya berharap untuk tidak sungkan, karena balita dan anak-anak bukan hanya harapan keluarga, tetapi juga harapan bangsa ini ke depan. Untuk itu sudah menjadi tugas kita semua untuk mengawal tumbuh kembangnya menjadi generasi muda yang sehat, bahagia serta cerdas berkualitas,” ujarnya.***

Berita Lainnya

Nasional

Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024

Nasional

Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres

Nasional

Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar

Nasional

Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam

Nasional

Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan

Nasional

BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia

Nasional

Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim

Nasional

Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima?

Berita: Nasional - Demokrat Ajak Kawal Pemilu 2024 •  Nasional - Buntut Soal Pemecatan Hakim Konstitusi Aswanto, Benny K Harman Tawarkan 4 Opsi, Salah Satunya Presiden Tidak Terbitkan Keppres •  Nasional - Puluhan Peserta Jaringan Hero Center Ikuti Diklatsar •  Nasional - Willem Wandik Sampaikan Sakit Hati Masyarakat Papua atas Pernyataan Menko Polhukam •  Nasional - Santoso: F-PD Siap Lakukan Perubahan dan Perbaikan •  Nasional - BKSAP DPR Harap Parlemen Uni Eropa Lebih Membuka Diri Kerja Sama dengan Indonesia •  Nasional - Pertanyakan Anggaran hingga Sosok Setara Dirjen, Komisi X Tagih Output ‘Tim Bayangan’ Nadiem Makarim •  Nasional - Gas Melon Mau Diganti Kompor Induksi, Legislator Demokrat: Bagaimana Nasib Pedagang Kaki Lima? •