Ibas Ingatkan Target Bantuan Pemerintah Agar Rakyat Tidak Tambah Susah

Kamis, 03 September 2020 10:19

ibas 1

Anggota Komisi VI DPR Edhie Baskoro Yudhoyono mempertanyakan target Banpres Produktif atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp 2,4 juta untuk 9,1 juta pelaku UMKM yang harus selesai September 2020. Pendataan by name by address UMKM hingga kini disinyalir mencapai 4.5 juta.

‘’Kami berharap implementasinya tepat waktu, tepat sasaran dan tepat guna. Rakyat tidak bisa menunggu terlalu lama. Banyak yang sudah bangkrut, susah cari makan. Tentu, pemberian bantuan ini harus segera dirasakan manfaatnya oleh rakyat,’’ kata Ibas, sapaan Ketua Fraksi Partai Demokrat itu.

Pertanyaan ini, disampaikan kepada Kementerian Koperasi/UMKM dalam Raker Komisi V dengan Menteri Koperasi dan UMKM secara virtual pada Kamis (2/9/2020). Ibas menilai, pemerintah meleset dari target, sementara masyarakat sedang sangat membutuhkan kepastian.

Menurut Ibas, investasi dan UMKM merupakan kunci penopang pemulihan ekonomi nasional. Keberhasilan menunaikan target-target di tahun 2020, akan sangat menentukan bagi keberhasilan pemulihan di tahun 2021 dan seterusnya.

‘’Jika pertumbuhan tahun 2020 bisa dijaga tetap positif, maka kita bisa hindari resesi, depresi, bahkan stagflasi tahun 2021,’’ tegasnya.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI ini juga menyampaikan bahwa soal vaksin Covid-19 yang disebut-sebut akan tersedia tahun 2021, harus lebih terang. Karena masyarakat tidak cukup hanya mendengar kabar baik.

‘’Vaksin kan memang tidak mudah. Sementara kenyataannya, trend Covid-19 terus menanjak. Kita saat ini yang terbesar di kawasan, yaitu peringkat 2 di ASEAN. Banyak daerah kembali memerah zonanya. Sementara di sisi lain, banyak PHK, usaha usaha masih juga menderita. Tentu saja, pengangguran, kemiskinan meningkat dan rakyat tambah susah,’’ paparnya.

Selain itu, Ibas juga menanyakan upaya Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam mempertahankan para investor yang saat ini telah menanamkan modal di Indonesia.

‘’Mohon elaborasi lebih lanjut perihal program fasilitasi minat outward investment. Di tengah krisis multidimensi ini, apakah tidak sebaiknya BKPM memfokuskan investasi di dalam negeri, bukannya mendorong capital outflow?’’ tanya Ibas.
(*)

Berita Lainya

Nasional

‘Perwira Milenial’ Indramayu Bulatkan Tekad dorong UMKM Naik Kelas

Nasional

Sekolah Tatap Muka Harus Didukung Petunjuk Teknis

Nasional

Pulihnya Pariwisata Nasional Tergantung Kecepatan Penyelesaian Pandemi Covid-19

Nasional

Jokowi Ungkap Kasus Corona Memburuk, Ini Catatan Kritis PD

Nasional

Jelang Libur Akhir Tahun, Demokrat Minta Kesiapan Dilakukan Secara Adaptif dan Responsif

Nasional

Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir

Nasional

Anggota DPR RI Achmad Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Warga Korban Banjir di Rohul

Nasional

Keputusan Libur Akhir Tahun, DPR Harap Pemerintah Utamakan Keselamatan Rakyat

Berita: Nasional - ‘Perwira Milenial’ Indramayu Bulatkan Tekad dorong UMKM Naik Kelas •  Nasional - Sekolah Tatap Muka Harus Didukung Petunjuk Teknis •  Nasional - Pulihnya Pariwisata Nasional Tergantung Kecepatan Penyelesaian Pandemi Covid-19 •  Nasional - Jokowi Ungkap Kasus Corona Memburuk, Ini Catatan Kritis PD •  Nasional - Jelang Libur Akhir Tahun, Demokrat Minta Kesiapan Dilakukan Secara Adaptif dan Responsif •  Nasional - Balada Pilkada di Tengah Pandemi, Politikus Demokrat: Harus Tetap Berikan Pemahaman Covid-19 Belum Berakhir •  Nasional - Anggota DPR RI Achmad Salurkan 2000 Paket Sembako Untuk Warga Korban Banjir di Rohul •  Nasional - Keputusan Libur Akhir Tahun, DPR Harap Pemerintah Utamakan Keselamatan Rakyat •