Ibas: Demokrat Di Luar Pemerintah, Tapi Tak Boleh di Luar Hati dan Pikiran Rakyat

Kamis, 06 Agustus 2020 19:55

ibas 1

'’Enough is never enough,  kita boleh di luar pemerintahan hari ini. Tapi kita tidak boleh di luar hati dan pikiran rakyat Indonesia. We must in the heart and mind of the people. Untuk itu mari kita tingkatkan kinerja dan sinergi kita dengan cerdas dan ikhlas. ‘Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit!’ kalau kata Mas AHY.’’

Demikian antara lain petikan sambutan Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Edhie Baskoro Yudhoyono dalam silaturami Ketua Umum DPP Partai Demokrat dan jajaran pengurus PD dengan anggota FPD di Ruang KK2, DPR RI, Senayan (6/8/2020). Tentu, kecuali Ibas—sapaan Ketua FPD—dan AHY, acara ini dihadiri para pengurus teras Partai Demokrat dan anggota FPD.

Silaturahmi ini digelar dengan protokol Covid-19 yang ketat. Sebelum acara, seluruh peserta forum terlebih dahulu menjalankan rapid test. Di dalam ruangan, tata letak kursi juga diatur dalam jarak yang sesuai protokol, dan semua hadirin mengenakan masker.

Merespons sambutan Ibas, AHY juga menegaskan Demokrat memang harus selalu hadir untuk rakyat. Ia sepakat bahwa meski berada di luar pemerintahan saat ini, Demokrat harus terus berupaya untuk tetap berada di hati rakyat.

‘’Saya sepakat dengan Mas Ibas, Ketua FPD, bahwa kepentingan Demokrat adalah terus menerus dan semakin kuat menyalurkan aspirasi rakyat.

Kita sama-sama ingin mewujudkan harapan rakyat,’’ kata AHY.

Dengan semangat inilah, baik Ibas maupun AHY optimistik rakyat akan semakin menerima Partai Demokrat. Karena para kader, khususnya yang berkiprah di Senayan, sudah menunjukkan sikap peduli secara konsisten terutama di masa pandemik Covid-19 saat ini.

‘’Tadi kami ke ruangan-ruangan FPD di atas (lantai 9 dan 10). Tentu ruangan-ruangan itu cukup untuk 54 anggota FPD saat ini. Tapi nanti, 2024, kita buat ruangan itu tidak cukup,’’ kata AHY disambut tepuk tangan hadirin.

Sementara sebelumnya, Ibas menegaskan bahwa para anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) fokus dan konsekuen menjalankan AD/ART Partai Demokrat, dan secara menjalankan fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan di DPR RI. Semua dijalankan sesuai amanah, secara baik dan benar karena keyakinan bahwa Demokrat akan terus berperan sesuai cita-cita Kemerdekaan 1945 dan Reformasi 1998.

Ibas mengatakan bahwa harusnya rakyat menyaksikan negara tumbuh kembang bahkan lepas landas. Tapi dunia, tak terkecuali Indonesia dihantam pandemic Covid-19.

‘’Setidaknya ada 2 hal yang sangat kita rasakan saat ini.

Pertama, terkait kesehatan dan keselamatan nyawa manusia dan kedua,

terkait perekonomian dan kesejahteraan rakyat,’’ kata Ibas.

‘’Kita tidak bisa berdiam diri. Parlemen di masa Pandemi ini berbeda. Untuk itu saya ingin mengajak kita semua untuk mengawal kedua prioritas tersebut. There's a saying: actions louder than words. Kita harus bersatu bergerak dalam kesunyian dan ketidakpastian ini; untuk rakyat kita,’’ tambah Ibas. (***)

 

 

Berita Lainya

Nasional

Ibas Ajak Nelayan Tetap Produktif

Nasional

Ada Pasal Hilang dari UU Ciptaker, Benny K Harman: Itu Kecerobohan Fatal!

Nasional

Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara

Nasional

Ibas: UMKM Sektor Krusial dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional

SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju

Nasional

Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law

Nasional

Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker

Nasional

Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19

Berita: Nasional - Ibas Ajak Nelayan Tetap Produktif •  Nasional - Ada Pasal Hilang dari UU Ciptaker, Benny K Harman: Itu Kecerobohan Fatal! •  Nasional - Akses Informasi untuk Mendorong Santri Berkontribusi bagi Negara •  Nasional - Ibas: UMKM Sektor Krusial dalam Pemulihan Ekonomi Nasional •  Nasional - SDK Kembali Guyur Bantuan Alsintan Ke Petani Mamuju •  Nasional - Hinca Pandjaitan: UU Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan Tidak Mengenal Sistem Omnibus Law •  Nasional - Publik Tak Puas Kinerja Jokowi Versi Litbang Kompas, PD: Karena UU Ciptaker •  Nasional - Lucy Kurniasari Ingatkan Libur Bersama Berpeluang Menambah Kasus Covid-19 •