Hero Dorong Revisi UU BUMN

Kamis, 29 April 2021 10:56

bapak hero (3)

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi (Hero)  mendorong revisi UU RI Nomor: 19 tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Revisi dilakukan dalam rangka melindungi serta memberdayakan potensi  lokal. Diharapkan pengusaha lokal ke depan juga bisa ikut terlibat dalam proyek nasional.

Hal itu disampaikan Herman Khaeron (Hero) saat sosialisasikan UU BUMN bersama Persatuan Wirausaha (Perwira) Milenial Indramayu di Gedung Puspihat Kemenag Indramayu, Jumat (23/4).

Hero mengungkapkan, kalau ada pekerjaan lintasan jalan tol dan nilai kontraknya di bawah Rp5 miliar, mestinya  bisa dinikmati pengusaha lokal.

“Jangan diambil semua oleh pusat. Kalau sifatnya teknologi, paket besar di atas Rp5 miliar baru menjadi urusan pusat. Yang terjadi selama ini nilai pekerjaan sebesar Rp500 juta pun diumumkan nasional. Kalau seperti ini terus, kasihan daerah tidak kebagian. Sementara pekerjaannya ada di wilayah mereka,” tegasnya.

Hero berharap dengan revisi UU 19/2003 akan bisa memberikan proyeksi peluang usaha kepada masyarakat lokal dimana BUMN itu berada.

“Kalau regulasinya tidak dirubah, pengusaha lokal akan kalah bersaing jika harus diperhadapkan dengan pengusaha nasional yang memiliki kemampuan finansial yang kuat. Kedepan kita harus ada keberpihaan kepada pengusaha lokal,” tandas Hero.

Hero menyebutkan, jumlah BUMN sangat banyak dan berdasarkan UUD 1945. BUMN bukan hanya menjalankan fungsi bisnis tetapi juga fungsi penugasan. Pada fungsi penugasan itu, baik langsung atau tidak langsung tentu membantu masyarakat. misalnya Perum Bulog dulu penugasan raskin dan stok beras cadangan pemerintah (BCP).

BCP dikeluarkan kalau ada bencana. Artinya saat ada bencana Bolog wajib mengeluarkan BCP sesuai kebutuhan secara gratis. Kemudian penugasan subsidi di Kereta Api Indonesia, penugasan subsidi BBM di Pertamina, dan yang lainya.

Sementara itu perwakilan Perwira Milenial Indramayu, Ahmad Dasuki mengatakan sosialisasi UU RI Nomor: 19 tahun 2003 tentang BUMN ini melibatkan anggota Perwira Milenial dari sejumlah Kecamatan di Indramayu. Dengan sosialsiasi tersebut, ia berharap para perwira milenial bisa mengetahui lebih luas tentang BUMN. (oet)

 

Berita Lainnya

Nasional

Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen

Nasional

Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital

Nasional

Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi

Nasional

Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani

Nasional

Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri

Nasional

Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi

Nasional

Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan

Nasional

Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun

Berita: Nasional - Anggota Komisi II Kritisi Cat Ulang Pesawat Presiden: Lebih Baik untuk Oksigen •  Nasional - Transaksi Digital Didominasi Asing, Marwan Demokrat: UMKM Harus Agresif Memasuki Pasar Digital •  Nasional - Upaya Ibas Supaya Peternak Sapi dan Kambing Tak Menjerit Kena Pandemi •  Nasional - Modernisasi Pertanian Tanah Air, Ibas Berikan Alat Panen “Combine Halvester” untuk Petani •  Nasional - Ibas: Impor Beras Merugikan Petani Negeri •  Nasional - Larangan Masuk WNI ke Berbagai Negara di Dunia, Anton Suratto: Diplomasi RI Perlu Evaluasi •  Nasional - Soroti Kasus BRI Life, Anton Desak RUU PDP Direalisasikan •  Nasional - Komisi III DPR Minta Kejagung Bongkar Skandar Impor Emas PT Antam Rp 47,1 Triliun •