Herman Khaeron : Pemerintah Masih Fokus Bangkitkan Sektor Pariwisata

Kamis, 04 Maret 2021 11:09

pak hero 2

Stimulus yang diberikan kepada restoran dan hotel dari pemerintah cukup membantu sektor pariwisata di tengah pandemi COVID-19. Pemerintah tetap mencari formulasi untuk kembali membangkitkan sektor penunjang APBN ini.

Anggota Komisi VI DPR RI, Dr Ir HE Herman Khaeron MSi mengatakan, situasi saat ini sangat tidak baik khususnya sektor pariwisata. Namun kabar baik pemerintah memberikan dana stimulan yang bersumber dari pajak yang mereka bayar setiap tahun.

“Stimulus cukup membantu sektor pariwisata. Yang terpenting membangkitkan kembali meski COVID-19,” kata dia usai sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Rabu (3/03/21).

Dana stimulan dari pemerintah lanjut Kang Hero panggilan akrabnya, digunakan untuk menutupi kebutuhan saat awal pandemi dan pendukung penerapan protokol kesehatan.

“apabila satu hotel membayar pajak Rp100 juta, kemudian naik menjadi Rp120 juta makan Rp20 juta akan dikembalikan menjadi insentif untuk keperluan operasional,” tambah dia.

Kang Hero itu juga mengakui, ada pembahasan vaksinasi untuk sektor perhotelan dan restoran. Ia menilai hal itu realisitis dan perlu didorong agar bisa masuk prioritas.

“Vaksin memang didahulukan untuk yang bersentuhan langsung dengan publik atau yang menjadi pelayan publik. Saya nilai sangat realistis kalau memang kita dorong komunitas ini harus menjadi prioritas. Saya akan sampaikan ke Menkes,” kata dia.

Informasi saat ini, lanjut Kang Hero, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) sudah mendaftar dan sudah diklaster. Kemudian dengan jumlah vaksin yang terbatas dan target vaksinasi 141 juta orang hingga Juni, maka perlu dipilih yang prioritas.

“Target penyelesaian vaksinasi mencapai 281 juta orang. Apabila PHRI sudah mengajukan demi pelayanan terhadap konsumen, maka itu baik dan saya akan dorong,” ujar dia.

Selain membahas persoalan sektor perhotelan dan restoran, Kang Hero juga menyampaikan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan terhadap pelaku ekonomi.

“Saya mengingatkan bahwa perjalanan negara ini menghasilkan Pancasila sebagai dasar negara, UUD 1945 sebagai konstitusi negara, Bhineka Tunggal Ika sebagai semboyan dan bentuk Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” jelas dia. [Wlk]

Berita Lainnya

Nasional

Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen

Nasional

Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent

Nasional

Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat

Nasional

Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme

Nasional

Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik

Nasional

Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat

Nasional

Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif

Nasional

Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan

Berita: Nasional - Kemendikbud dan Kemenristek Dilebur, DPR: Peran BRIN Harus Independen •  Nasional - Politikus Demokrat: RUU Perampasan Aset Sangat Urgent •  Nasional - Syukuran KLB Demokrat Deli Serdang Ditolak, Achmad Ajak Kader Kembali Lakukan Kerja Nyata untuk Rakyat •  Nasional - Wakil Ketua MPR Minta Peran Aktif Masyarakat Tangkal Radikalisme •  Nasional - Jangan Sampai Negara Dikelola Ugal-ugalan, DPR Siap Panggil PLN dan ESDM Soal Rencana Kenaikan Tarif Listrik •  Nasional - Nanang Respons Isu Merek atau Logo Demokrat •  Nasional - Anggota DPR dukung konten RUU Kejaksaan harus dirumuskan komprehensif •  Nasional - Rasa Keadilan Harus Bisa Didapatkan dalam RUU Kejaksaan •