Herman Khaeron Ingin Dirut Bio Farma Fokus Pengadaan Vaksin, Jangan Terganggu Urusan Organisasi

Jumat, 05 Februari 2021 17:07

bapak hero (1)

Sebanyak 28 juta vaksin telah didatangkan di tanah air, setelah pengiriman tahap IV pada Selasa kemarin (2/2) berhasil mendatangkan 10 juta vaksin Covid-19 dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin untuk kebutuhan overfilled dari Sinovac.

Namun demikian, angka ini masih jauh dari kata cukup untuk program vaksinasi Indonesia. Apalagi setiap orang membutuhkan dua kali suntik vaksin dalam program tersebut. Artinya, stok yang ada baru cukup untuk 14 juta orang.

Atas alasan itu, anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron meminta kepada Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir, atau yang akrab disapa Ones untuk fokus dalam penyelesaian program vaksinasi.

Kang Hero, sapaan akrabnya, ingin agar vaksin dapat segera dilaksanakan sesuai target pemerintah agar mencapai herd immunity.

“Namun demikian pemerintah harus memiliki timeline vaksinasi yang lebih pasti, serta memastikan pengendalian covid 19 yang dapat menekan angka terinfeksi,” tegas Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (4/2).

Herman Khaeron meminta Honesti Basyir untuk fokus dalam membantu pemerintah mensukseskan vaksinasi dengan memastikan ketersediaan vaksin Indonesia tercukupi.

Apalagi, publik terus bertanya-tanya tentang waktu yang dibutuhkan untuk 182 juta vaksinasi.

“1 tahun, 1,5 tahun, atau 3 tahun seperti yang pernah disampaikan menkes. BUMN harus fokus dan melakukan percepatan penyediaan vaksin, di samping terus melakukan pengembangan vaksin merah putih,” tegasnya.

Secara khusus, dia tidak ingin tenaga, pikiran, dan waktu yang dimiliki Honesti terbuang unruk hal-hal selain masalah vaksin.

Keinginan Kang Hero itu berkaitan dengan ikut sertanya Honesti Basyir dalam pencalonan ketua umum Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB) periode 2021 hingga 2025

“Jadi untuk Dirut Bio Farma sebaiknya tidak terganggu dulu dengan organisasi dan fokus pengadaan vaksin,” tegasnya.

Senada dengan itu, alumni ITB, Adamsyah Wahab tidak ingin fokus pimpinan alumni ITB terpecah. Sebab ada tugas berat untuk menjadikan IA ITB sebagai wadah bersama yang menyatukan perbedaan politik.

Berita Lainnya

Nasional

Sambut Ramadhan, TRH Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Nasional

Gelar FGD, Wakil Ketua MPR Tampung Aspirasi Akademisi Soal GBHN

Nasional

Wastam : Pengawasan Bantuan Harus Diperketat

Nasional

Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat, Marwan Dorong Pemerintah Maksimalkan Ruang Fiskal

Irwan Minta Pemerintah Konsisten Larang Mudik Lebaran

Nasional

Dhevy Bijak Gelar Doa Bersama Partai Demokrat

Nasional

Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT

Nasional

Anggota DPR RI H Abdul Wahab Dalimunthe SH: Kader Demokrat Diminta Tetap Solid dan Tidak Terpengaruh dengan Manuver Politik Pihak Luar

Berita: Nasional - Sambut Ramadhan, TRH Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim •  Nasional - Gelar FGD, Wakil Ketua MPR Tampung Aspirasi Akademisi Soal GBHN •  Nasional - Wastam : Pengawasan Bantuan Harus Diperketat •  Nasional - Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat, Marwan Dorong Pemerintah Maksimalkan Ruang Fiskal •  - Irwan Minta Pemerintah Konsisten Larang Mudik Lebaran •  Nasional - Dhevy Bijak Gelar Doa Bersama Partai Demokrat •  Nasional - Demokrat Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTB dan NTT •  Nasional - Anggota DPR RI H Abdul Wahab Dalimunthe SH: Kader Demokrat Diminta Tetap Solid dan Tidak Terpengaruh dengan Manuver Politik Pihak Luar •