Harapan Dede Yusuf untuk Dewan Pengawas BPJS Kesehatan

Rabu, 20 Januari 2016 00:00

fraksidemokrat.org—Jakarta. Ketua Komisi IX DPR RI Dede Yusuf kembali menegaskan harapannya terkait Dewan Pengawas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Dewas BPJS) Kesehatan. ‘’Semoga mereka adalah figur yang benar-benar independen, berintegritas tinggi, serta kritis dalam menyikapi persoalan pelayanan kesehatan,’’ kata Dede, usai silaturahmi FPD dengan puluhan jurnalis di Ruang Rapat FPD (20/01/2015).

Sebagai Ketua Komisi IX DPR,  Dede Yusuf memimpin langsung rapat uji kelayakan dan kepatutan Calon Anggota Dewan Pengawasan BPJS Kesehatan di Gedung Nusantara 1, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/216). Politisi asal Jawa Barat II ini membacakan jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon anggota dewan pengawasan BPJS Kesehatan mulai Senin s/d Kamis (21/1) termasuk pembuatan makalah dan pengambilan nomor urut pembuatan makalah.

Dalam undian bagi ke-10 calon akhirnya calon Atim Riyanto mendapaat tugas membuat makalah bertema “Pengenaan Sanksi Sebagai Salah Satu Instrumen Peningkatan Jumlah Peserta BPJS Kesehatan”.Michael Johannis dengan tema makalah “Strategi BPJS Kesehatan Meningkatkan Cakupan Peserta JKN Dalam Upaya Menuju Universal Health Coverage 2019 danMisbahul Munir dengan Tema makalah “Efektivitas Besaran Iuran BPJS Kesehatan Saat Ini Terhadap Mutu Pelayanan yang Diberikan Kepada Peserta, Serta Besar Iuran yang Ideal untuk dua Tahun ke Depan.

Calon selanjutnya Eko Suwardi dengan tema Makalah “Pemanfaatan Iuran Dan Hasil Pengembangannya Untuk Peningkatan Pelayanan Kepada Peserta”, Ketut Sendra dengan Tema Makalah “Kebijakan BPJS Kesehatan untuk Meningkatkan Kesejehateraan Dokter dan Tenaga Medis Lainnya yang Berakibat Kepada Mutu Layanan Medis Kepada Peserta BPJS Kesehatan dan Indrayana dengan tema “Pro dan Kontra: Insentif Bagi Rumah Sakit Swasta yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan”.

Selanjutnya calon Roni Febrianto dengan tema “Implementasi Standar Prosedur Operasional (SPO) sebagai upaya kendali mutu dan kendali biaya dalam program JKN, Karun dengan Tema “Stratego BPJS Kesehtaan dalam meningkatkan program koordinasi manfaat (CBO) dengan Asuransi Swasta”, La Tunrengdengan Tema “Pentingnya fungsi pengawasan kinerja dan etik terhadap deriksi BPJS kesehatan sebai bentuk transparasi dan akuntabilitas kelebagaan” dan Didiet Perwanto dengan Tema “Pencegahan fraud dalam program JKN pada FKTL”

Ke 10 calon ini membuat makalah maksimal 5 halaman folio dengan tulis tangan, hasil makalah yang dibuat nantinya akan dibagikan  kepada semua anggota Komisi IX untuk dilihat dan direview padangan para calon. Uji kelayakan selanjutnya akan diadakan sesi tanya jawab baik dari makalah maupun di luar makalah yang telah dibuat calon dewan pengawsan BPJS Kesehatan beserta dengan penyampaian visi dan misi.  (media fdp/ dpr.go.id)

 

 

Berita Lainnya

Nasional

Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing

Nasional

Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN

Nasional

Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor

Nasional

Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN

Nasional

Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop

Nasional

Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia

Nasional

Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet

Nasional

Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk

Berita: Nasional - Wakil Ketua MPR RI: Pemerintah Harus Fasilitasi UMKM agar Berdaya Saing •  Nasional - Suntikan Modal Tak Jelas, Elit Demokrat Dorong Audit Seluruh BUMN •  Nasional - Demokrat: Pemberantasan Korupsi dalam 2 Tahun Pemerintahan Jokowi Mati Suri, Lembek ke Koruptor •  Nasional - Dede Yusuf: LADI Bermasalah Sejak 2017, Akan Jadi Catatan Khusus dalam Revisi UU SKN •  Nasional - Reses, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Sartono Hutomo Bagi Sembako, Alsintan dan Terop •  Nasional - Debby Kurniawan : Trofi Thomas Cup Jadi Momen Kebangkitan Bulu Tangkis Indonesia •  Nasional - Komisi III DPR: Kapolri Tidak Boleh Diam, Tegur dan Pecat Anak Buahnya yang Ancam Warganet •  Nasional - Petani Menjerit, Legislator Demokrat Soroti Meroketnya Harga Pupuk •