Fraksi Demokrat Kembali Gabung Panja Omnibus Law RUU Cipta Kerja

Rabu, 26 Agustus 2020 13:00

 BURUH 
 
Fraksi Partai Demokrat akhirnya memutuskan bergabung dengan Panitia Kerja Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di Badan Legislasi Dewan Perwakilan Rakyat. Fraksi Demokrat mengirimkan tiga wakilnya, yakni Hinca Pandjaitan, Bambang Purwanto, dan Benny Kabur Harman.
 
Hinca mengatakan Demokrat kini siap tempur kembali di Baleg DPR RI. Menurut dia, Demokrat bergabung ke Panja karena dinamika pembahasan RUU Cipta Kerja telah menimbulkan pro-kontra di tengah masyarakat, khususnya menyangkut klaster ketenagakerjaan, dan banyaknya harapan masyarakat kepada partainya.

"FPD hadir kembali di pembahasan RUU Ciptaker untuk memperjuangkan kepentingan rakyat karena harapan rakyat adalah perjuangan Demokrat," kata Hinca dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Agustus 2020.

Hinca mengatakan, sebelumnya Demokrat menarik diri dari Panja RUU Cipta Kerja karena situasi Covid-19 yang saat itu menjadi perhatian semua pihak. Kala itu, kata dia, Demokrat ingin semua pihak, baik pemerintah maupun para kadernya, untuk fokus pada penanganan dampak Covid-19.

Hinca berujar penanganan Covid-19 terus berjalan seiring waktu meski belum efektif, baik dari sisi kesehatan maupun dampak ekonomi. Demokrat pun termasuk yang menyetujui pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2020 yang menjadi landasan hukum bagi pemerintah untuk bekerja fokus menangani dampak pandemi Covid-19.

Fraksi Demokrat menarik diri dari Panja RUU Cipta Kerja pada April lalu. Anggota Fraksi Demokrat DPR, Benny Kabur Harman ketika itu mengatakan, partainya berpandangan RUU tersebut tak relevan dibahas di masa pandemi Covid-19 saat ini.

 

 

 

Berita Lainya

Nasional

Cara Sri Mulyani Kelola Uang Negara Membingungkan, Ada Silpa Rp 234 T Tapi Ngutang Rp 7 T

Nasional

Benny K Harman: Isu Siswi Nonmuslim Berjilbab Dimanfaatkan Penguasa Mengalihkan Kasus Korupsi Bansos

Nasional

Demokrat Beri Catatan Risma Pekerjakan Tunawisma di BUMN

Nasional

DPR Minta TNI Kejar Pelaku Penembakan Dua Prajuritnya Secara Terukur

Nasional

Utang RI Melonjak, Syarief Hasan Ingatkan Pemerintah Jaga Rasio Utang

Nasional

Demokrat Peringatkan Pemerintah, Jangan Tilep Bantuan Bencana Seperti Bansos Covid-19

Nasional

Hinca Serukan Gotong Royong Untuk Perbaikan Pasar Horas

Nasional

Soal UMKM, Rudana Minta Kemenkop Maksimalkan Sinergi dengan Lembaga Lain

Berita: Nasional - Cara Sri Mulyani Kelola Uang Negara Membingungkan, Ada Silpa Rp 234 T Tapi Ngutang Rp 7 T •  Nasional - Benny K Harman: Isu Siswi Nonmuslim Berjilbab Dimanfaatkan Penguasa Mengalihkan Kasus Korupsi Bansos •  Nasional - Demokrat Beri Catatan Risma Pekerjakan Tunawisma di BUMN •  Nasional - DPR Minta TNI Kejar Pelaku Penembakan Dua Prajuritnya Secara Terukur •  Nasional - Utang RI Melonjak, Syarief Hasan Ingatkan Pemerintah Jaga Rasio Utang •  Nasional - Demokrat Peringatkan Pemerintah, Jangan Tilep Bantuan Bencana Seperti Bansos Covid-19 •  Nasional - Hinca Serukan Gotong Royong Untuk Perbaikan Pasar Horas •  Nasional - Soal UMKM, Rudana Minta Kemenkop Maksimalkan Sinergi dengan Lembaga Lain •