DPR Desak Kemendikbud Sosialisasikan Kurikulum 2013 UN

Rabu, 28 Januari 2015 00:00

JAKARTA - Salah satu agenda pembahasan dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi X dengan Kemendikbud adalah Kurikulum 2013 dan Ujian Nasional. DPR pun memiliki berbagai catatan tentang kedua hal tersebut.

Dalam rapat yang berakhir tengah malam tersebut, Komisi X DPR RI, yang diketuai H. Teuku Riefky Harsya mendesak Kemendikbud untuk segera memberikan penjelasan komprehensif melalui berbagai sarana yang mudah diakses agar berbagai pihak dapat mengerti, memahami, dan menerima alasan penundaan Kurikulum 2013.

 

"Sosialisasi ini juga berisi penjelasan tentang kebijakan menjadikan sekolah yang sudah melaksanakan Kurikulum 2013 selama tiga semester sebagai sekolah pelaksana uji coba Kurikulum 2013," ujar Ketua Komisi X DPR RI, Teuku Riefky Harsya, di Ruang Rapat Komisi X, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, tadi malam.

 

Kemudian, berkaitan dengan ditundanya implementasi Kurikulum 2013, Komisi X DPR mendesak Kemendikbud untuk merealokasi anggaran Kurikulum 2013 dalam APBN 2015 untuk peningkatan akses dan mutu pendidikan. Desakan ini juga agar Kemendikbud konsisten terhadap implementasi Kurikulum 2013 secara bertahap sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Sementara itu, Komisi X DPR mengapresiasi kebijakan Kemendikbud terkait dengan UN yang tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa dan menyerahkan kelulusan siswa kepada satuan pendidikan. Meski demikian, Komisi X DPR mendesak Kemendikbud untuk segera mengeluarkan Prosedur Operasi Standar (POS) penyelenggara UN 2015 agar pelaksana UN dapat berjalan dengan lancar dan berkualitas.

 

"Komisi X DPR dan Kemendikbud sepakat akan melaksanakan RDP untuk membahas tentang persiapan UN 2015," ungkapnya.

 

Sumber : okezone.com

Berita Lainnya

Nasional

Pemerintah Harus Berikan Dukungan Maksimal Pemilu Serentak 2024, Anwar Hafid: Khususnya Anggaran

Nasional

Mantu Luhut Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad, Legislator Demokrat: Jangan Lagi Berpatokan Cara-cara Kuno

Nasional

Didatangi Waketum, Ketua Demokrat Lampung Sampaikan Tiga Laporan

Nasional

Legislator Kalteng Ini Geram Edi Mulyadi Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak

Nasional

ZA Hadir, Warga dan SAD di Pelepat Dapat Pengobatan Gratis

Nasional

Marwan Cik Asan Ingin Kejayaan Demokrat di Lampung Bisa Diraih Kembali

Nasional

Arteria Dahlan Singgung Penggunaan Bahasa Sunda, Dede Yusuf Beri Balasan Menohok

Nasional

Program Rehabilitas Narkoba Jadi Ajang Bisnis Aparat Penegak Hukum, Komisi III DPR: Ada Sikap Banci dari Negara Terhadap Penyalagunaan Narkotika

Berita: Nasional - Pemerintah Harus Berikan Dukungan Maksimal Pemilu Serentak 2024, Anwar Hafid: Khususnya Anggaran •  Nasional - Mantu Luhut Mayjen Maruli Jadi Pangkostrad, Legislator Demokrat: Jangan Lagi Berpatokan Cara-cara Kuno •  Nasional - Didatangi Waketum, Ketua Demokrat Lampung Sampaikan Tiga Laporan •  Nasional - Legislator Kalteng Ini Geram Edi Mulyadi Sebut Kalimantan Tempat Jin Buang Anak •  Nasional - ZA Hadir, Warga dan SAD di Pelepat Dapat Pengobatan Gratis •  Nasional - Marwan Cik Asan Ingin Kejayaan Demokrat di Lampung Bisa Diraih Kembali •  Nasional - Arteria Dahlan Singgung Penggunaan Bahasa Sunda, Dede Yusuf Beri Balasan Menohok •  Nasional - Program Rehabilitas Narkoba Jadi Ajang Bisnis Aparat Penegak Hukum, Komisi III DPR: Ada Sikap Banci dari Negara Terhadap Penyalagunaan Narkotika •