Rabu, 16 September 2020 14:48

LUCY (1)

Pilkada serentak 2020 mewajibkan semua yang terlibat menerapkan protokol kesehatan. Baik penyelenggara, pengawas, peserta, dan pemilih harus taat pada protokol kesehatan.

Kepatuhan itu berlaku untuk setiap tahapan Pilkada serentak 2020, baik menggunakan masker yang benar, menjaga jarak minimal 1 meter, dan rajin membersihkan tangan.

"Namun demikian, hal itu tampaknya belum dilaksanakan dengan baik. Contohnya, saat tahapan pendaftaran calon baru-baru ini masih banyak yang melanggar protokol kesehatan," ungkap Anggota Komisi IX DPR RI dari Partai Demokrat
Lucy Kurniasari, Selasa, (15/9/2020).

Lucy mengatakan, massa pendukung calon berkerumun tanpa mengindahkan jarak yang dipersyaratkan protokol kesehatan.

"Berkerumun dalam jumlah banyak juga masih tampak dominan. Bahkan masih banyak ditemui yang tidak mengenakan masker dengan benar," tegas Lucy.

Karena itu, Lucy berharap, agar KPU, Bawaslu, dan calon dalam Pilkada serentak seyogyanya taat pada protokol kesehatan.

"Juga perlu terus menerus mensosialisasikan protokol kesehatan agar para pendukung dan pemilih juga taat melaksanakan protokol kesehatan. Bahkan KPU dan Bawaslu perlu tegas menindak calon dan tim suksesnya yang tidak taat melaksnakan protokol kesehatan," pungkas Lucy.

 

Berita Lainya

Nasional

Tak Miliki Payung Hukum, Keberadaan Pasukan Khusus BIN Dipertanyakan MPR

Nasional

Wakapolri Mau Rekrut Preman untuk Awasi Protokol Kesehatan, Didik Demokrat Langsung Bereaksi

Nasional

DPR Minta Kemendikbud Kawal Data Ponsel Siswa Dimanfaatkan untuk Pilkada

Nasional

Syarief Hasan: Saya Bangga Warga Pesantren Sangat Menjiwai Pancasila

Nasional

SYARIEF HASAN APRESIASI PROGRAM KUR BUNGA 0 PERSEN PEMERINTAH UNTUK UMKM

Nasional

Anggota DPR RI Apresiasi Bantuan Sembako untuk Pesantren dan Disabilitas di Bangkalan

Nasional

Ekonomi Terpuruk Akibat Pandemi, PSR Minta Industri Dalam Negeri Jadi Raja di Negeri Sendiri

Nasional

Demokrat Bangkit, Siapkan 10 Program Menuju Indonesia Emas 2045

Berita: Nasional - Tak Miliki Payung Hukum, Keberadaan Pasukan Khusus BIN Dipertanyakan MPR •  Nasional - Wakapolri Mau Rekrut Preman untuk Awasi Protokol Kesehatan, Didik Demokrat Langsung Bereaksi •  Nasional - DPR Minta Kemendikbud Kawal Data Ponsel Siswa Dimanfaatkan untuk Pilkada •  Nasional - Syarief Hasan: Saya Bangga Warga Pesantren Sangat Menjiwai Pancasila •  Nasional - SYARIEF HASAN APRESIASI PROGRAM KUR BUNGA 0 PERSEN PEMERINTAH UNTUK UMKM •  Nasional - Anggota DPR RI Apresiasi Bantuan Sembako untuk Pesantren dan Disabilitas di Bangkalan •  Nasional - Ekonomi Terpuruk Akibat Pandemi, PSR Minta Industri Dalam Negeri Jadi Raja di Negeri Sendiri •  Nasional - Demokrat Bangkit, Siapkan 10 Program Menuju Indonesia Emas 2045 •