Demokrat Sulteng: Segera Tertibkan Kader yang Bersekongkol dengan Pengacau

Minggu, 28 Februari 2021 17:13

anwar hafid

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mendukung langkah Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk menertibkan kader yang ingin mengoyak keutuhan dan menjatuhkan kekuatan konstitusional pimpinan Demokrat.

Menurut Anwar, upaya "bersih-bersih" partai mendesak dilakukan dari internal partai. Dia juga meminta untuk menertibkan kader yang bersekongkol dengan kelompok pengacau.

"Kita harus berani bersih-bersih dimulai dari dalam 'rumah' sendiri. Pertama, segera tertibkan kader yang bersekongkol dengan kelompok pengacau yang ingin menjatuhkan kekuatan konstitusional pimpinan partai," tuturnya, Sabtu (27/2/2021).

Langkah kedua, lanjut anggota Komisi II DPR ini, mereka tidak punya hak suara di dalam tubuh partai harus segera berhenti dari upayanya yang terus mengganggu keutuhan dan stabilitas partai.

Sebelumnya, sejumlah DPD lain juga mendukung langkah DPP yang memecat beberapa kader yang dinilai tidak sejalan bahkan ingin merongrong kekuatan Partai Demokrat.

DPP Partai Demokrat telah memecat tujuh kadernya. "Demi harapan ratusan ribu kader dan jutaan simpatisan dan pemilih, kami mendukung sepenuhnya langkah pemecatan terhadap 7 kader yang dilakukan oleh dewan kehormatan partai. Gelombang pertama 7 orang," ujar Kepala Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat, Andi Arief melalui cuitannya di akun Twitter Andiarief__, Jumat 26 Februari 2021.

Ketujuh kader tersebut, yakni Marzuki Alie, Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib dan Ahmad Yahya.

Berita Lainnya

Nasional

Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas

Nasional

Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona

Nasional

Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati

Nasional

Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina

Nasional

SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You

Nasional

Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan"

Nasional

Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih

Nasional

Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif

Berita: Nasional - Fraksi Demokrat Dukung Pembentukan Panja Kasus Dugaan Impor Emas •  Nasional - Covid Masih Tinggi Pertumbuhan Ekonomi Minus, FPD DPR Sebut Pemerintah Tak Optimalkan UU Corona •  Nasional - Anggota DPR: Pasal perzinaan di RKUHP patut dikaji secara hati-hati •  Nasional - Kasus Kilang Minyak Cilacap, Komisi VII DPR Diminta Panggil Dirut Pertamina •  Nasional - SBY ke Ibas yang Jadi Doktor IPB: A New Beginning For You •  Nasional - Batalkan Pungutan Pajak Kuliti Rakyat, Supadma: Jangan Bebani Rakyat Karena Gegabah Investasi "Ugal-Ugalan" •  Nasional - Transmigran Morowali Diusir Perusahaan Menteri ATR Hanya Sedih •  Nasional - Elite Demokrat Puji Pertemuan Anies-RK: Makin Banyak Alternatif •